Pria Berpisau Mengamuk di Manchester, 5 Terluka

Jum'at, 11 Oktober 2019 - 22:15 WIB
Pria Berpisau Mengamuk...
Pria Berpisau Mengamuk di Manchester, 5 Terluka
A A A
MANCHESTER - Seorang pria bersenjatakan pisau mengamuk di pusat perbelanjaan Manchester Arndale, kota Manchester, Inggris, Jumat (11/10) siang waktu setempat. Akibat amukan pria tersebut, 5 orang dilaporkan terluka.

Seperti dilaporkan independent.co.uk, para pengunjung pusat perbelanjaan itu dilanda kepanikan ketika pria berusia 40 tahunan itu memasuki area pusat perbelanjaan dan melakukan serangan acak pada pengunjung mal.

“Dia mempersenjatai diri dengan pisau besar. Dan, ketika dia memasuki Exchange Court, ia mulai menerjang, menyerang orang-orang dengan pisau. Pria itu menyerang orang-orang di sekitarnya dan kami mendapati lima orang terluka olehnya,” jelas Asisten Kepala Polisi Constable Jackson.

"Meskipun luka-lukanya parah, untungnya tidak ada yang mengancam jiwa. Dua petugas pendukung komunitas polisi yang tidak bersenjata berada di lokasi dan berusaha untuk menghadapi penyerang. Petugas lain, baik yang bersenjata maupun yang tidak bersenjata, dengan cepat merespons dan dalam lima menit pelaku ditangkap di Market Street, di luar Arndale Center,” lanjut Jackson.

Sejumlah saksi mata menggambarkan serangan itu membuat pengunjung panik. “Saya mendengar banyak jeritan di luar toko. Seorang wanita masuk ke dalam toko dan mengatakan seorang pria mencoba menikamnya,” tutur Freddie Houlder (22), pegawai Market Drayton, berada di Arndale Centre.

Houlder menambahkan, untungnya wanita itu mengenakan jaket yang cukup tebal. “Awalnya, ia mengira itu adalah pisau palsu, karena betapa mudahnya pisau itu lepas. Tetapi polisi lalu datang dan mengatakan itu adalah pisau asli dan wanita itu pun menangis," lanjut Houlder.

Serangan terjadi di dekat Manchester Arena, yang menjadi sasaran pembom bunuh diri pada tahun 2017. Insiden ini mengejutkan seantero Inggris. Perdana Menteri Boris Johnson mengaku terkejut dengan kejadian itu. “Pikiran saya tertuju pada yang terluka dan semua yang terdampak,” kata Johnson.
(esn)
Berita Terkait
Belajar Bahasa Inggris...
Belajar Bahasa Inggris Sambil Mancing di Kampung Inggris Sawangan
Kerajaan Inggris Resmi...
Kerajaan Inggris Resmi Deklarasikan Charles III sebagai Penguasa Inggris
PM Inggris Rishi Sunak...
PM Inggris Rishi Sunak Disebut Tidak Tersentuh
Otoritas Italia Perketat...
Otoritas Italia Perketat Prokes Fans Inggris Jelang Laga Ukraina vs Inggris
Kampung Inggris Kediri...
Kampung Inggris Kediri Sabet Dua Rekor MURI
Prabowo Bertemu PM Inggris...
Prabowo Bertemu PM Inggris Keir Starmer, Bahas Peningkatan Kerja Sama Indonesia-Inggris
Berita Terkini
Horor! Jendela Pesawat...
Horor! Jendela Pesawat Terlepas di Tengah Penerbangan, Seorang Penumpang Nyaris Tersedot Keluar
23 menit yang lalu
AS Serang Iran Lagi...
AS Serang Iran Lagi untuk Ketiga Kalinya
59 menit yang lalu
Iran Tutup Selat Hormuz...
Iran Tutup Selat Hormuz usai Serang Kapal Tak Berizin
1 jam yang lalu
12 Pegawai Pajak Bantu...
12 Pegawai Pajak Bantu Pengusaha Korupsi Uang Negara Senilai Rp110 Triliun, Dijuluki 'Perampokan Abad Ini'
1 jam yang lalu
AI, Robot, dan Modal...
AI, Robot, dan Modal Negara: Taruhan Besar Xi Jinping untuk Masa Depan China
2 jam yang lalu
Ukraina Ngamuk, Serang...
Ukraina Ngamuk, Serang 21 Kapal Tanker Minyak Rusia
2 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved