Lavrov: Situasi Suriah Rumit karena 'Eksperimen' AS pada Kurdi

Kamis, 10 Oktober 2019 - 22:06 WIB
Lavrov: Situasi Suriah...
Lavrov: Situasi Suriah Rumit karena 'Eksperimen' AS pada Kurdi
A A A
MOSKOW - Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov menuturkan, situasi di Suriah, khususnya di wilayah perbatasan dengan Turki menjadi sangat rumit karena adanya eksperimen Amerika Serikat (AS). Lavrov menyebut masalah situasi di perbatasan Suriah-Turki sejatinya bisa diselesaikan melalui perjanjian yang ada.

Lavrov menuturkan, Moskow memahami kekhwatiran Turki mengenai keamanan di perbatasan dengan Suriah. Namun, Lavrov mengatakan, jika perjanjian yang ada dapat diimpelementasikan dengan maksimal, maka opsi militer seharusnya tidak perlu dan tidak akan pernah diambil.

"Kami terus-menerus menyoroti sejak awal krisis di Suriah, bahwa kami memahami kekhawatiran sah Republik Turki mengenai keamanan perbatasannya. Pada saat yang sama, kami menekankan dalam segala hal kebutuhan untuk menyelesaikan masalah ini dalam kerangka perjanjian yang ada antara Damaskus dan Ankara, yang disebut perjanjian Adana tahun 1998," ucap Lavrov.

"Sayangnya, implementasi yang efisien dari perjanjian itu, yang mempertimbangkan upaya bersama untuk menggagalkan aksi teror di perbatasan antara Turki dan Suriah, diperumit oleh aktivitas Amerika dan koalisi di tepi timur Sungai Eufrat," sambungnya, seperti dilansir Tass pada Kamis (10/10/2019).

Dia menuturkan bahwa Moskow telah bertahun-tahun memperingatkan tentang bahaya ekstrem dari eksperimen yang dilakukan AS di Suriah, dimana Washingtion mencoba untuk membuat Kurdi berseteru dengan suku-suku Arab lain dengan segala cara yang mungkin.

"Kami memperingatkan agar tidak memainkan kartu Kurdi, karena ini bisa datang dan tidak ada gunanya, di mana kami juga diperingatkan oleh rekan-rekan kami dari negara-negara lain di kawasan itu yang memiliki komunitas Kurdi yang besar," tukasnya.
(esn)
Berita Terkait
Para Pemimpin UE Siapkan...
Para Pemimpin UE Siapkan Sanksi Keras ke Rusia
Militer Rusia Kembali...
Militer Rusia Kembali Bombardir Fasilitas Utama di Ukraina
Rudal Rusia Hantam Pasar...
Rudal Rusia Hantam Pasar di Ukraina, 16 Orang Tewas
Pertempuran Sengit di...
Pertempuran Sengit di Mariupol, Pejuang Chechnya bunuh Pasukan Asing
Begini Momen saat Pesawat...
Begini Momen saat Pesawat Canggih Rusia SU-35S Hancurkan Markas Militer Ukraina dengan Rudal
Roket Uragan Rusia Hantam...
Roket Uragan Rusia Hantam Apartemen di Kota Chasiv Yar, 10 Tewas dan Puluhan Lain Tertimbun
Berita Terkini
Meski Sekutu Sejati,...
Meski Sekutu Sejati, Mengapa Pentagon Tingkatkan Ancaman Mata-mata Israel ke Tingkat Tertinggi?
14 menit yang lalu
3 Fakta Bantahan Azerbaijan...
3 Fakta Bantahan Azerbaijan Terkait Wilayahnya Digunakan Israel dalam Perang Iran
2 jam yang lalu
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
6 jam yang lalu
Selalu Jadi Target Iran,...
Selalu Jadi Target Iran, Kuwait Beli Senjata Anti-Drone Senilai Rp36 Triliun dari AS
7 jam yang lalu
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
8 jam yang lalu
Putin Klaim Tak Melihat...
Putin Klaim Tak Melihat Adanya Provokasi dari Iran
9 jam yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved