DK PBB Bakal Gelar Pertemuan Bahas Uji Coba Rudal Korut

Jum'at, 04 Oktober 2019 - 14:39 WIB
DK PBB Bakal Gelar Pertemuan...
DK PBB Bakal Gelar Pertemuan Bahas Uji Coba Rudal Korut
A A A
NEW YORK - Sejumlah diplomat mengatakan Dewan Keamanan (DK) PBB diperkirakan akan mengadakakan pembicaraan tertutup tentang uji coba rudal yang diluncurkan dari kapal selam oleh Korea Utara (Korut). Uji coba ini dilakukan di tengah tekanan kekuatan Eropa agar badan dunia itu mempertahankan tekanan terhadap Pyongyang.

Korut mengklaim telah memasuki fase baru dalam kemampuan pertahanannya dengan melakukan uji coba rudal balistik yang diluncurkan dari kapal selam pada Rabu lalu. Ini adalah uji coba paling provokatif sejak Pyongyang memulai dialog dengan Washington pada 2018 lalu. (Baca juga: Korut Akui Uji Coba Rudal Balistik Kapal Selam )

Permintaan untuk melakukan pertemuan tertutup ini dilakukan oleh Inggris, Prancis dan Jerman saat Amerika Serikat (AS) dan Korut bersiap untuk melanjutkan pembicaraan nuklir minggu ini. Awalnya pembicaraan ini dijadwalkan pada hari Jumat, namun sekarang diperkirakan akan berlangsung awal pekan depan karena kendala penjadwalan.

Seorang diplomat mengatakan negara-negara Eropa menganggap uji coba itu sebagai pelanggaran terhadap resolusi PBB, dan mendesak delegasi AS agar dewan mengambilnya.

"Orang-orang Amerika tidak menginginkan pertemuan resmi sehingga orang-orang Eropa meminta sesi tertutup," kata seorang diplomat lain, yang juga berbicara dengan syarat anonim seperti dikutip dari Channel News Asia, Jumat (4/10/2019).

Presiden Donald Trump, yang mengatakan memiliki hubungan yang hebat dengan Kim Jong-un, menghindari memberikan kritik kepada Korut atas uji coba misilnya ketika kedua pihak mencari kesepakatan bagi Korut untuk menyerahkan senjata nuklirnya.

"Kami sangat prihatin dan kami perlu membawa ini kembali ke Dewan Keamanan. Ini adalah pelanggaran lain yang jelas dari resolusi Dewan Keamanan PBB," kata diplomat pertama itu.

"Tes ini tidak netral, dan Dewan Keamanan harus dapat membahasnya," diplomat kedua mengatakan.

Pada akhir Agustus, Inggris, Prancis dan Jerman mengusahakan pertemuan Dewan Keamanan setelah Korut menguji peluncur roket berganda "super besar".

Namun pada akhirnya ketiga anggota dewan itu hanya mengeluarkan pernyataan yang menyerukan berlanjutnya sanksi internasional terhadap Pyongyang.

Korut berada di bawah tiga set sanksi PBB yang diadopsi pada 2017 dalam upaya untuk memaksanya melepaskan program senjata nuklir dan balistiknya.

Sanksi tersebut membatasi impor minyak Korut dan memberlakukan larangan terkait dengan ekspor batubara, ikan, dan tekstil.

Sejak perundingan AS-Korut dimulai, Rusia dan China telah menyerukan agar PBB mulai mencabut sanksi untuk menciptakan momentum menuju denuklirisasi Pyongyang. Namun Amerika Serikat menolak.
(ian)
Berita Terkait
Disaksikan Kim Jong...
Disaksikan Kim Jong Un, Begini Dahsyatnya Kekuatan Artileri Militer Korea Utara
AS Cs Kutuk Peluncuran...
AS Cs Kutuk Peluncuran Rudal Balistik Korea Utara
Lagi, Korea Utara Tembakkan...
Lagi, Korea Utara Tembakkan Rudal Balistik
Korea Utara Pamerkan...
Korea Utara Pamerkan Rudal Balistik Antar Benua di Parade Militer
Korut Diduga Bakal Uji...
Korut Diduga Bakal Uji Coba Rudal Balistik Berbasis Kapal Selam
Korea Utara Tembakkan...
Korea Utara Tembakkan 2 Rudal Balistik ke Laut Jepang
Berita Terkini
AS Serang Iran dan Cabut...
AS Serang Iran dan Cabut Pengecualian Sanksi Sementara untuk Minyak Iran
13 menit yang lalu
Apa itu Administrasi...
Apa itu Administrasi Gaza yang Baru setelah Pemerintahan Hamas Bubar?
9 jam yang lalu
Hamas Bubarkan Pemerintahannya...
Hamas Bubarkan Pemerintahannya di Gaza, Bagaimana Selanjutnya?
10 jam yang lalu
Desa-desa Kristen Lebanon...
Desa-desa Kristen Lebanon Tolak Klaim Pencaplokan Netanyahu: Sama Sekali Salah
11 jam yang lalu
Israel Berencana Bangun...
Israel Berencana Bangun 40 Pos Permukiman Baru di Sepanjang Perbatasan Yordania
12 jam yang lalu
Hindari Teluk, Irak...
Hindari Teluk, Irak Bersiap Buka Lagi Jalur Darat Suriah untuk Ekspor Minyak
13 jam yang lalu
Infografis
Korut Gelar Latihan...
Korut Gelar Latihan Serangan Balik Nuklir Dipantau Kim Jong-un
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved