Kremlin Peringatkan AS Tidak Publikasikan Pembicaraan Putin-Trump

Minggu, 29 September 2019 - 02:00 WIB
Kremlin Peringatkan...
Kremlin Peringatkan AS Tidak Publikasikan Pembicaraan Putin-Trump
A A A
MOSKOW - Rusia memperingatkan Amerika Serikat (AS) agar tidak mempublikasikan percakapan pribadi antara Presiden Vladimir Putin dengan Donald Trump. Peringatan ini muncul ketika Gedung Putih membatasi akses percapakan Putin dengan banyak pemimpin dunia.

Peringatan ini sebagai tanggapan terhadap keputusan Gedung Putih untuk mempublikasikan transkip pembicaraan telepon Trump dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky. Itu dilakukan setelah Partai Demokrat mengumumkan penyelidikan awal pemakzulan apakah presiden AS itu menekan koleganya atas intervensi dalam pemilu 2020.

"Kami ingin berharap bahwa itu tidak akan terjadi dalam hubungan kita, yang sudah banyak masalah," kata juru bicara Kremlin Dmitry Peskov saat ditanya apakah Moskow khawatir tentang transkrip panggilan telepon Trump dengan Presiden Rusia.

"Materi yang terkait dengan percakapan antara kepala negara biasanya diklasifikasikan (dirahasiakan) menurut praktik internasional yang normal," tambahnya seperti dikutip dari The Telegraph, Minggu (29/9/2019).

Publikasi panggilan tersebut, di mana Trump dan Zelensky membuat komentar kritis tentang Kanselir Jerman Angela Merkel dan Presiden Prancis Emmanuel Macron, telah menarik komentar pedas dari pejabat Rusia lainnya.

"Kami sedang menunggu pesta berlanjut," ucap juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova.

"Biarkan mereka menerbitkan transkrip percakapan antara sekutu-sekutu NATO. Akan bermanfaat juga untuk mempublikasikan risalah rapat tertutup di CIA, FBI dan Pentagon. Tayangkan semuanya!" imbuhnya.

Zakharova juga mencemooh keputusan Ketua DPR Partai Demokrat Nancy Pelosi untuk membuka penyelidikan pemakzulan berdasarkan panggilan telepon itu.

"Apakah tugas Demokrat untuk membuat Amerika Serikat bahan tertawaan?" ucap Zakharova.

"Persis seperti yang dilakukan Pelosi pada Kongres, Gedung Putih, dan lembaga-lembaga negara lainnya," sambungnya.

Keluhan whistleblower di pusat skandal Ukraina mengklaim pengacara Gedung Putih telah memerintahkan transkrip kata demi kata panggilan telepon antara Trump dan Zelensky untuk disimpan di sistem komputer terpisah untuk membatasi jumlah orang yang dapat mengaksesnya.

Laporan media AS menunjukkan taktik yang sama digunakan dengan panggilan telepon Trump dengan para pemimpin lain, termasuk Putin dan putra mahkota Arab Saudi, Mohammad Bin Salman.

Pejabat pemerintahan dan mantan pejabat mengatakan kepada CNN bahwa setidaknya satu panggilan telepon dengan putra mahkota setelah pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi tidak pernah beredar kepada para pejabat yang biasanya akan diberikan akses ke sana.

Akses ke setidaknya satu transkrip panggilan dengan Putin juga sangat dibatasi, menurut mantan pejabat administrasi Trump.

Gedung Putih belum mengomentari klaim tersebut.
(ian)
Berita Terkait
Dibela Vladimir Putin,...
Dibela Vladimir Putin, Begini Reaksi Donald Trump
Jadi Sorotan Dunia,...
Jadi Sorotan Dunia, Apakah Donald Trump dan Vladimir Putin Sahabat Dekat?
Donald Trump dan Vladimir...
Donald Trump dan Vladimir Putin Akan Bertemu di Arab Saudi
Donald Trump: AS Harusnya...
Donald Trump: AS Harusnya Tak Terlalu Mengkhawatirkan Putin
Trump-Putin Lakukan...
Trump-Putin Lakukan Pembicaraan Via Telepon, Ini yang Dibahas
Donald Trump Tolak Sebut...
Donald Trump Tolak Sebut Vladimir Putin Diktator
Berita Terkini
AS Serang 80 Target...
AS Serang 80 Target di Iran, Teheran Ancam Pembalasan yang Menghancurkan
40 menit yang lalu
Iran Sebut Sanksi AS...
Iran Sebut Sanksi AS yang Diperbarui Langgar MoU, Langkah itu Mulai Berlaku Penuh 17 Juli
1 jam yang lalu
Harga Minyak Melonjak...
Harga Minyak Melonjak setelah AS Cabut Izin Umum Penjualan Minyak Iran
2 jam yang lalu
AS Serang Iran dan Cabut...
AS Serang Iran dan Cabut Pengecualian Sanksi Sementara untuk Minyak Iran
3 jam yang lalu
Apa itu Administrasi...
Apa itu Administrasi Gaza yang Baru setelah Pemerintahan Hamas Bubar?
12 jam yang lalu
Hamas Bubarkan Pemerintahannya...
Hamas Bubarkan Pemerintahannya di Gaza, Bagaimana Selanjutnya?
13 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved