Rusia: Masalah Venezuela Harus Diselesaikan Tanpa Campur Tangan Asing
Kamis, 26 September 2019 - 23:39 WIB
Rusia: Masalah Venezuela Harus Diselesaikan Tanpa Campur Tangan Asing
A
A
A
MOSKOW - Rusia menyatakan, setiap masalah Venezuela harus diselesaikan tanpa campur tangan asing. Moskow juga mengatakan, karena Presiden Venezuela, Nicolas Maduro menunjukkan fleksibilitas, oposisi harus melakukan hal yang sama.
"Presiden Venezuela telah berulang kali mencatat kemungkinan dan perlunya dialog ini. Ini berarti bahwa kepemimpinan Venezuela menunjukkan fleksibilitas yang diperlukan," kata juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov.
"Tentu saja, timbal balik diperlukan dari pihak oposisi. Tetapi yang paling penting adalah bahwa semua masalah Venezuela harus dipecahkan oleh rakyat Venezuela sendiri tanpa ada gangguan dari negara ketiga," sambungnya, seperti dilansir Sputnik pada Kamis (26/9).
Peskov menekankan bahwa Rusia memberikan bantuan kepada Venezuela, termasuk melalui konsultasi. Dia mencatat bahwa Presiden Rusia, Vladimir Putin dan Maduro belum menyentuh jumlah bantuan keuangan Rusia untuk negara Amerika Latin itu.
"Rusia dan Venezuela melanjutkan kerja sama pertahanan mereka, dan Rusia memenuhi komitmennya untuk memperbaiki peralatan militer yang sebelumnya dikirim ke Venezuela," tukasnya.
"Presiden Venezuela telah berulang kali mencatat kemungkinan dan perlunya dialog ini. Ini berarti bahwa kepemimpinan Venezuela menunjukkan fleksibilitas yang diperlukan," kata juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov.
"Tentu saja, timbal balik diperlukan dari pihak oposisi. Tetapi yang paling penting adalah bahwa semua masalah Venezuela harus dipecahkan oleh rakyat Venezuela sendiri tanpa ada gangguan dari negara ketiga," sambungnya, seperti dilansir Sputnik pada Kamis (26/9).
Peskov menekankan bahwa Rusia memberikan bantuan kepada Venezuela, termasuk melalui konsultasi. Dia mencatat bahwa Presiden Rusia, Vladimir Putin dan Maduro belum menyentuh jumlah bantuan keuangan Rusia untuk negara Amerika Latin itu.
"Rusia dan Venezuela melanjutkan kerja sama pertahanan mereka, dan Rusia memenuhi komitmennya untuk memperbaiki peralatan militer yang sebelumnya dikirim ke Venezuela," tukasnya.
(esn)