Empat Pelaut AS Bunuh Diri di Kapal Induk Memicu Penyelidikan

Selasa, 24 September 2019 - 17:24 WIB
Empat Pelaut AS Bunuh...
Empat Pelaut AS Bunuh Diri di Kapal Induk Memicu Penyelidikan
A A A
WASHINGTON - Otoritas Hamptons Road bergabung dengan agen penegak hukum federal untuk menyelidiki empat kasus bunuh diri pelaut Amerika Serikat (AS) di atas kapal induk USS George H.W. Bush.

Dari empat kasus itu, dua pelaut ditemukan bunuh diri pada hari yang sama. Namun, para pejabat Angkatan Laut AS menjauhkan diri dari rumor yang bermunculan di Internet yang menggambarkan kematian mereka sebagai "epidemi".

Pihak berwenang di Portsmouth, Norfolk dan agen-agen Layanan Investigasi Kriminal Angkatan Laut belum dapat menghubungkan kematian para pelaut satu sama lain.

"Para pelaut tidak melayani di departemen yang sama, dan tampaknya tidak ada hubungan antara kematian mereka," kata juru bicara untuk Komandan Naval Air Force Atlantic, Jennifer Cragg, dalam sebuah pernyataan email kepada Navy Times, Selasa (24/9/2019).

Menurut Cragg, tidak ada pemimpin tamtama yang telah dibebastugaskan setelah empat kasus bunuh diri terendus.

Polisi Norfolk mulai menyelidiki kematian Robert John Bartulewicz III (Machinist’s Mate 3rd Class) pada 16 Juli. Cragg mengatakan, itu adalah bunuh diri pertama yang melibatkan awak kapal induk USS George H.W. Bush sejak akhir 2017.

Pekan lalu, pihak berwenang di Norfolk dan Portsmouth memutuskan tiga kematian lagi akibat bunuh diri. Satu kematian pada 14 September, dan dua lainnya pada 19 September. Mereka yang bunuh diri antara lain James Harold Shelton (Chief Electronics Technician), Vincent Michael Forline (Aviation Ordnanceman 1st Class) dan Ethan Thomas Lee Stuart (Airman).

Psikolog dan konselor telah membantu mereka yang berduka dan tim intervensi cepat psikiatris khusus siaga di kapal.

"Sebagai kru dan sebagai keluarga, mereka berduka," kata Cragg. "Mereka saling mendukung, dan menghibur mereka yang membutuhkan," ujarnya.

Keluarga dekat mereka telah diberitahu dan pejabat Angkatan Laut telah meminta wartawan untuk menghormati privasi mereka saat mereka meratapi kematian para korban.

Baik jumlah bunuh diri dan tingkat kematian yang diakibatkan diri sendiri dalam dinas Angkatan Laut AS telah meningkat terus sejak 2016, ketika 52 pelaut tewas. Tahun lalu, Angkatan Laut mencatat 68 kasus bunuh diri aktif.
(mas)
Berita Terkait
Spesifikasi USS Ronald...
Spesifikasi USS Ronald Reagan, Kapal Induk Nuklir Amerika Serikat
Dari Kapal Induk hingga...
Dari Kapal Induk hingga Kapal Selam Nuklir, Segini Total Armada Tempur Amerika Serikat
Iran Bangun Kapal Induk...
Iran Bangun Kapal Induk Palsu Amerika Serikat untuk Diserang
Kapal Induk AS Senilai...
Kapal Induk AS Senilai Rp211 Triliun Tak Lagi Relevan dalam Perang Masa Depan, Berikut 5 Alasannya
Kapal Induk Nuklir Amerika...
Kapal Induk Nuklir Amerika Berlabuh di Singapura, Ada Apa?
Pertama dalam Sejarah...
Pertama dalam Sejarah AS, Perempuan Pimpin Kapal Induk Nuklir
Berita Terkini
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
1 jam yang lalu
Bagaimana Perdamaian...
Bagaimana Perdamaian Iran dan AS Membentuk Arsitektur Timur Tengah yang Baru?
2 jam yang lalu
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
2 jam yang lalu
Dunia Sambut Positif...
Dunia Sambut Positif Perdamaian AS dan Iran, Hanya Israel yang Marah
3 jam yang lalu
Perdamaian Segera Terwujud,...
Perdamaian Segera Terwujud, Militer Iran: Keinginan Rakyat Sudah Dipaksakan kepada Musuh
5 jam yang lalu
Serang Lebanon, Israel:...
Serang Lebanon, Israel: Kami Tak Terikat dalam Perjanjian Damai Iran dan AS
6 jam yang lalu
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved