Pembicaraan Damai dengan AS 'Mati', Taliban Sambangi Moskow

Sabtu, 14 September 2019 - 02:09 WIB
Pembicaraan Damai dengan...
Pembicaraan Damai dengan AS 'Mati', Taliban Sambangi Moskow
A A A
MOSKOW - Seorang pejabat Taliban mengatakan tim negosiator kelompok pemberontak itu telah tiba di Ibu Kota Rusia. Kedatangan mereka hanya beberapa hari setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan kesepakatan yang telah dirancang hampir setahun telah mati.

Pejabat itu, yang berbicara dengan syarat anonim, tidak mengatakan dengan siapa Taliban akan bertemu di Moskow seperti disitir dari ABC News, Sabtu (14/9/2019).

Kunjungan tersebut menandai perkembangan yang menarik mengingat bahwa kelompok pemberontak ini menjadikan Moskow kunjungan internasional pertamanya setelah gagalnya pembicaraan damai dengan Washington. Tim ini dipimpin oleh Mullah Sher Mohammad Stanikzai.

Moskow dituduh membantu Taliban sebagai perlindungan terhadap afiliasi ISIS yang sedang berkembang yang terkait erat dengan kelompok teroris Asia Tengah, Gerakan Islam Afghanistan.

Moskow dua kali pada tahun ini menjadi tuan rumah pertemuan antara Taliban dan tokoh-tokoh penting Afghanistan.

Presiden AS, Donald Trump mengatakan, pembicaraan damai AS dengan Taliban sudah mati. Trump memutuskan mengakhiri pembicaraan itu setelah Taliban mengaku bertanggung jawab atas serangan yang menewaskan seorang tentara AS.

AS dan Taliban sejatinya sudah menyepakati draft kesepakatan damai, yang bisa menghentikan perang 18 tahun antara kedua pihak. Draft kesepakatan itu disepakati dalam putaran kesembilan pembicaraan damai antara kedua belah di Doha, Qatar beberapa waktu lalu.

Dalam draft tersebut disebutkan bahwa AS akan menarik pulang 5.000 tentara dan menutup lima pangkalan di Afghanistan, dengan imbalan jaminan bahwa Afghanistan tidak akan digunakan sebagai pangkalan untuk serangan militan terhadap Amerika.
(ian)
Berita Terkait
Iran: Pengusiran Amerika...
Iran: Pengusiran Amerika Serikat dari Afghanistan 'Memalukan'
AS-Rusia Bahas Dugaan...
AS-Rusia Bahas Dugaan Moskow Bayar Taliban untuk Bunuh Tentara Washington
Menlu Rusia Bantah Laporan...
Menlu Rusia Bantah Laporan Moskow Beri Taliban Hadiah Bunuh Tentara AS
Taliban dan Gagalnya...
Taliban dan Gagalnya Amerika Serikat Membangun Negara Boneka di Afghanistan
China: Mesin-mesin Perang...
China: Mesin-mesin Perang Amerika Serikat Jadi Taman Bermain Taliban
Senator Republik: Amerika...
Senator Republik: Amerika Serikat Akan Kembali ke Afghanistan
Berita Terkini
Delegasi Hamas Kembali...
Delegasi Hamas Kembali ke Kairo, Pembicaraan Fokus Fase Kedua Gencatan Senjata
40 menit yang lalu
Khamenei Dimakamkan...
Khamenei Dimakamkan Hari Ini, Dihadiri Lebih dari 2,3 Juta Orang
1 jam yang lalu
Gubernur Bushehr Ungkap...
Gubernur Bushehr Ungkap Target Serangan AS, Pemakaman Khamenei Tak Terdampak
2 jam yang lalu
Ledakan Terdengar di...
Ledakan Terdengar di Wilayah PLTN Bushehr, Iran Serang Fasilitas AS di Negara-negara Teluk
4 jam yang lalu
Peti Jenazah Khamenei...
Peti Jenazah Khamenei Mendarat di Kota Mashhad Menjelang Pemakamannya
4 jam yang lalu
Nasib Apes Pesawat Boeing...
Nasib Apes Pesawat Boeing 737 Hilang Kontak, Ditemukan Jadi Puing-puing di Laut Arab
5 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved