Pasangan AS Dapat Transferan Nyasar Rp1,6 M, Dikuras untuk Belanja

Selasa, 10 September 2019 - 16:06 WIB
Pasangan AS Dapat Transferan...
Pasangan AS Dapat Transferan Nyasar Rp1,6 M, Dikuras untuk Belanja
A A A
PENNSYLVANIA - Sepasang suami istri asal Pennsylvania, Amerika Serikat (AS) didakwa melakukan pencurian setelah membelanjakan sebagian besar dari uang transferan USD120.000 (Rp1,6 miliar) yang keliru masuk rekening bank mereka.

Pasangan ini telah membelanjakan sekitar USD100.000 dari duit transferan nyasar tersebut.

Seorang kasir di bank BB&T secara tidak sengaja mentransfer total USD120.000 ke akun atau rekening bank pasangan Robert dan Tiffany William pada 31 Mei 2019.

Uang itu seharusnya ditransfer pihak bank ke rekening perusahaan investasi, Dimension Covington Investment LLC.

Kesalahan administrasi ditemukan sebelum 20 Juni atau beberapa hari insiden salah transfer. Pihak bank lantas melakukan transfer yang semestinya.

"Setelah transfer yang benar telah dilakukan, pihak bank memberi tahu Tiffany William bahwa dia dan Robert bertanggung jawab atas pengembalian semua dana," kata petugas polisi setempat, Aaron Brown yang menangani kasus tersebut, seperti dikutip dari surat kabar Williamsport Sun-Gazette, Selasa (10/9/2019).

Brown menjelaskan mbahwa pasangan itu tidak lagi memiliki dana di rekeningnya, yang artinya uang transferan dari bank sebagian besar telah dihabiskan untuk melunasi tagihan atau belanjaan mereka.

Robert menghabiskan "porsi besar" dari uang transferan bank tersebut untuk membeli kendaraan roda empat. Tiffany mengatakan dia dan suaminya akan membuat "perjanjian pembayaran" dengan bank.

Menurut pernyataan tertulis, pasangan itu hanya memiliki total USD1.121 di rekening mereka sebelum insiden salah transfer oleh pihak bank.

Polisi terlibat dalam kasus ini setelah pasangan itu tidak dapat dihubungi oleh bank awal Juli lalu. Kemudian di bulan yang sama, pasangan itu mengakui kepada penyelidik polisi bahwa mereka tahu uang itu bukan milik mereka, namun masih memilih untuk membelanjakannya.

Pasangan tersebut telah muncul di pengadilan Selasa lalu atau 3 September atas tuduhan pencurian dan menerima barang curian. Sesuai laporan, mereka dibebaskan dengan jaminan, masing-masing ditetapkan sebesar USD25.000.
(mas)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
AS Ingin Ambil Alih...
AS Ingin Ambil Alih Selat Hormuz, Trump: Kita Akan Dapat Bayaran
1 jam yang lalu
Citra Satelit Ungkap...
Citra Satelit Ungkap Kerusakan Parah pada Pangkalan AS Akibat Serangan Iran
3 jam yang lalu
Pakar Militer Ungkap...
Pakar Militer Ungkap Pertarungan Sangat Sengit AS dan Iran untuk Berebut Selat Hormuz
3 jam yang lalu
3 Fakta Kebakaran Bar...
3 Fakta Kebakaran Bar di Bangkok Tewaskan 27 Orang, Pintu Darurat Terhalang
5 jam yang lalu
Selat Hormuz Makin Tidak...
Selat Hormuz Makin Tidak Aman, Harga Minyak Terus Melonjak
6 jam yang lalu
Gagalkan Rencana Intelijen...
Gagalkan Rencana Intelijen Ukraina, Rusia Tangkap Dalang Serangan Drone Berbasis AI
7 jam yang lalu
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved