Mahasiswa Indonesia Bikin Workshop Jamu di Philadelphia AS

Selasa, 10 September 2019 - 10:13 WIB
Mahasiswa Indonesia...
Mahasiswa Indonesia Bikin Workshop Jamu di Philadelphia AS
A A A
PHILADELPHIA - Sekelompok mahasiswa Indonesia membuat kegiatan unik di Philadelphia, Amerika Serikat (AS). Mereka menyelenggarakan workshop tentang tradisi minum jamu untuk kaum milenial Indonesia dan komunitas internasional di Amerika.

Para mahasiswa kreatif ini tergabung dalam Perhimpunan Mahasiswa Indonesia-Amerika Serikat (Permias). Workshop yang mereka gelar bertajuk "Suwe Ora Jamu: Celebrating Jamu as a new lifestyle for the young generation”.

Kegiatan tersebut berlangsung hari Minggu (8/9/2019) di Cafe? Square One, Philadelphia. Para mahasiswa berkolaborasi dengan brand lokal Suwe Ora Jamu di bawah pimpinan Nova Dewi.

Inisiator workshop yang juga humas Permias Philadelphia, Audrey Tirtaguna, mengatakan jamu sebagai minuman herbal tradisional Indonesia kurang populer di kalangan generasi milenial. Namun, oleh brand Suwe Ora Jamu, produk herbal tersebut dikemas menjadi minuman yang menyegarkan dan disukai oleh anak muda tanpa mengurangi khasiatnya.

“Saya terkesan dengan brand Suwe Ora Jamu yang saat ini sedang happening dan giat mempromosikan produknya di berbagai penjuru Indonesia bahkan sampai ke mancanegara. Dan kebetulan pada September 2019 ini pendiri Suwe Ora Jamu, Ibu Nova Dewi, punya kesempatan mengunjungi Amerika,” kata Audrey dalam keterangan tertulis yang diterima SINDOnews.com, Selasa (10/9/2019).

“Sungguh apresiasi yang luar biasa buat kami sebagai pengurus Permias Philadelphia ketika Ibu Nova berkenan bekerja sama dengan kami untuk bersama-sama memperkenalkan jamu dengan membuat workshop tentang jamu hingga proses pembuatannya," ujarnya.

Audrey melanjutkan, selain komunitas Indonesia di Philadelphia, Permias juga mengundang rekan-rekan mahasiswa dan komunitas Indonesia di kota-kota sekitar seperti New York, New Jersey dan Washington DC. Dalam acara tersebut, diadakan berbagai kegiatan, seperti jamu tester; presentasi dan tanya jawab tentang sejarah dan perkembangan jamu, dan; demo pembuatan jamu dari bahan-bahan yang bisa ditemui sehari-hari.

“Yang paling menarik adalah jamu workshop (praktek singkat pembuatan jamu) yang dapat diikuti para pengunjung,” tuturnya.

Menurutnya, jamu sebagai salah satu warisan leluhur sudah seharusnya dilestarikan karena menjadi akar budaya penting dalam kebudayaan Indonesia. Jamu sudah rutin dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia sejak dulu sebagai minuman kesehatan maupun penyegar tubuh.

Dengan kegiatan ini, Audrey berharap jamu dapat diperkenalkan kembali secara komprehensif. Dia yakin, konsep Suwe Ora Jamu sebagai jamu kaum milenial dapat merebut hati dan selera generasi muda sekaligus melestarikan jamu Indonesia.
(mas)
Berita Terkait
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Amerika Serikat Darurat...
Amerika Serikat Darurat Ekonomi, Berdampak ke Indonesia?
Khawatir Agresivitas...
Khawatir Agresivitas China, Amerika Serikat Dekati Indonesia
Amerika Serikat Dukung...
Amerika Serikat Dukung Indonesia Jadi Anggota FATF
Perbandingan Kekuatan...
Perbandingan Kekuatan Militer Amerika Serikat Vs Indonesia
BRICS Menambah Indonesia,...
BRICS Menambah Indonesia, Waspadai Ancaman Amerika Serikat
Berita Terkini
Siapa Zhang Zhidong?...
Siapa Zhang Zhidong? Warga China yang Dituduh sebagai Raja Fentanyl Meksiko
16 menit yang lalu
Tren Tak Mau Punya Anak...
Tren Tak Mau Punya Anak Melonjak di Jepang, Humanisasi Bayi Berbulu Berkembang Pesat
1 jam yang lalu
Gencatan Senjata Berakhir!...
Gencatan Senjata Berakhir! Perang Houthi dan Arab Saudi Bisa Pecah Kapan Saja
2 jam yang lalu
AS Ingin Ambil Alih...
AS Ingin Ambil Alih Selat Hormuz, Trump: Kita Akan Dapat Bayaran
6 jam yang lalu
Citra Satelit Ungkap...
Citra Satelit Ungkap Kerusakan Parah pada Pangkalan AS Akibat Serangan Iran
7 jam yang lalu
Pakar Militer Ungkap...
Pakar Militer Ungkap Pertarungan Sangat Sengit AS dan Iran untuk Berebut Selat Hormuz
8 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved