Afghanistan Mengaku Miliki Kekhwatiran atas Perjanjian AS-Taliban

Rabu, 04 September 2019 - 21:02 WIB
Afghanistan Mengaku...
Afghanistan Mengaku Miliki Kekhwatiran atas Perjanjian AS-Taliban
A A A
KABUL - Pemerintah Afghanistan mengaku memiliki keprihatinan tentang rancangan perjanjian perdamaian yang dicapai antara perunding Amerika Serikat (AS) dan Taliban. Kabul mengatakan ingin meminta klarifikasi Washington mengenai hal ini.

Kesepakatan itu, yang akan membuat sekitar 5.000 tentara AS ditarik dan lima pangkalan ditutup dengan imbalan jaminan bahwa Afghanistan tidak akan digunakan sebagai pangkalan untuk serangan militan terhadap Amerika, disampaikan kepada Presiden Afghanistan, Ashraf Ghani minggu ini oleh utusan khusus AS untuk perdamaian di Afghanistan, Zalmay Khalilzad.

Namun, dengan Taliban meningkatkan serangan Kabul dan pusat-pusat provinsi di seluruh negeri, perjanjian tersebut menghadapi keraguan dari beberapa pihak, termasuk sejumlah mantan pejabat dan politisi AS.

"Pemerintah Afghanistan juga prihatin dan kami, oleh karena itu, ingin kejelasan lebih lanjut tentang dokumen ini untuk sepenuhnya menganalisis bahaya dan konsekuensi negatifnya dan menghindari bahaya," juru bicara Ghani, Sediq Sediqqi, seperti dilansir Channel News Asia pada Rabu (4/9).

Kesepakatan itu sendiri, yang dicapai setelah berbulan-bulan negosiasi, sejatinya dimaksudkan untuk membuka jalan bagi apa yang disebut pembicaraan "intra-Afghanistan" untuk mengakhiri pertempuran dan mencapai penyelesaian politik penuh.

Namun, kecurigaan yang mendalam masih ada dan masih belum jelas apakah Taliban akan setuju untuk melakukan pembicaraan penuh dengan pemerintah Afghanistan.
(esn)
Berita Terkait
Unjuk Rasa Pengungsi...
Unjuk Rasa Pengungsi Imigran Afghanistan di Batam
Pengungsi Afghanistan...
Pengungsi Afghanistan Demo ke Gedung DPR RI Tuntut Dipindah ke Negara Tujuan
Detik-Detik Pengungsi...
Detik-Detik Pengungsi Afghanistan Bakar Diri Terekam Video Amatir
Pencari Suaka Asal Afghanistan...
Pencari Suaka Asal Afghanistan Dirikan Tenda di Trotoar Kebon Sirih
Pengungsi Afghanistan...
Pengungsi Afghanistan Tiba di Bandara Dulles Virginia
Ratusan Imigran Afghanistan...
Ratusan Imigran Afghanistan Unjuk Rasa di Medan
Berita Terkini
Mertua Tak Tahu Kondisi...
Mertua Tak Tahu Kondisi Mojtaba Khamenei: Dia Tak Berkomunikasi dengan Orang Mana Pun
12 menit yang lalu
Penegasan sebagai Negara...
Penegasan sebagai Negara Yahudi, Bahasa Arab Dilarang Digunakan Warga Palestina di Israel
28 menit yang lalu
Kim Jong-un Ajak Putrinya...
Kim Jong-un Ajak Putrinya Peringati Perang Korea untuk Pertama Kalinya, Ini Penampakannya
45 menit yang lalu
Dramatis, FSB Tangkap...
Dramatis, FSB Tangkap Pria Rusia atas Tuduhan Jadi Mata-mata Five Eyes
1 jam yang lalu
10 Stasiun Kereta Bawah...
10 Stasiun Kereta Bawah Tanah Terdalam di Dunia, Apa Dibangun untuk Perlindungan saat Perang Nuklir?
1 jam yang lalu
Pendarahan Hebat, Wanita...
Pendarahan Hebat, Wanita Palestina Kehilangan Janin karena Tentara Israel Menahan Ambulans
2 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved