China: Jika Situasi Hong Kong Memburuk Kami Tidak akan Diam
Selasa, 03 September 2019 - 21:56 WIB
China: Jika Situasi Hong Kong Memburuk Kami Tidak akan Diam
A
A
A
BEIJING - Pemerintah China menyatakan, mereka percaya pemerintah Hong Kong dapat mengendalikan situasi. Namun, Beijing menegaskan mereka tidak akan tinggal diam jika situasi mulai di luar kendali.
Juru bicara Kantor Urusan Pemerintah Hong Kong dan Makau, Yang Guang menuturkan, pihaknya mendukung penuh pemimpin Hong Kong, Carrie Lam. Yang menyebut, Beijing percaya pemerintahan Carrie Lam memiliki kemauan dan kemampuan untuk mengakhiri kekerasan sesegera mungkin.
Tetapi, seperti dilansir Channel News Asia pada Selasa (3/9), Yang menegaskan, pemerintah China tidak akan duduk diam jika situasi berputar di luar kendali dan membahayakan kedaulatan nasional.
"Untuk mengakhiri kekerasan dan kekacauan dan memulihkan ketertiban adalah tugas paling mendesak di Hong Kong. Pemerintah pusat tidak akan pernah membiarkan situasi di Hong Kong terus berlanjut," ucap Yang.
"Jika situasi terus memburuk dan bergerak ke dalam kekacauan yang membahayakan kedaulatan dan keamanan nasional, itu berada di luar kendali pemerintah Hong Kong, pemerintah pusat tidak akan pernah duduk diam dengan tenang," sambungnya.
Sementara itu, sebelumnya Carrie Lam, mengungkap alasan kenapa Chian sampai saat ini belum mengerahkan pasukan ke Hong Kong untuk menghentikan aksi demonstrasi. Dia menyebut, kepemimpinan di Beijing menyadari potensi kerusakan pada reputasi China yang akan timbul dari pengiriman pasukan ke Hong Kong untuk memadamkan protes.
"Mereka tahu bahwa harganya akan terlalu besar untuk dibayar. Mereka peduli dengan profil internasional negara. Butuh waktu lama bagi China untuk membangun profil internasional semacam itu dan mengatakan, tidak hanya ekonomi besar tapi ekonomi besar yang bertanggung jawab, jadi mengabaikan semua perkembangan positif jelas bukan agenda mereka," ucap Carrie Lam.
Juru bicara Kantor Urusan Pemerintah Hong Kong dan Makau, Yang Guang menuturkan, pihaknya mendukung penuh pemimpin Hong Kong, Carrie Lam. Yang menyebut, Beijing percaya pemerintahan Carrie Lam memiliki kemauan dan kemampuan untuk mengakhiri kekerasan sesegera mungkin.
Tetapi, seperti dilansir Channel News Asia pada Selasa (3/9), Yang menegaskan, pemerintah China tidak akan duduk diam jika situasi berputar di luar kendali dan membahayakan kedaulatan nasional.
"Untuk mengakhiri kekerasan dan kekacauan dan memulihkan ketertiban adalah tugas paling mendesak di Hong Kong. Pemerintah pusat tidak akan pernah membiarkan situasi di Hong Kong terus berlanjut," ucap Yang.
"Jika situasi terus memburuk dan bergerak ke dalam kekacauan yang membahayakan kedaulatan dan keamanan nasional, itu berada di luar kendali pemerintah Hong Kong, pemerintah pusat tidak akan pernah duduk diam dengan tenang," sambungnya.
Sementara itu, sebelumnya Carrie Lam, mengungkap alasan kenapa Chian sampai saat ini belum mengerahkan pasukan ke Hong Kong untuk menghentikan aksi demonstrasi. Dia menyebut, kepemimpinan di Beijing menyadari potensi kerusakan pada reputasi China yang akan timbul dari pengiriman pasukan ke Hong Kong untuk memadamkan protes.
"Mereka tahu bahwa harganya akan terlalu besar untuk dibayar. Mereka peduli dengan profil internasional negara. Butuh waktu lama bagi China untuk membangun profil internasional semacam itu dan mengatakan, tidak hanya ekonomi besar tapi ekonomi besar yang bertanggung jawab, jadi mengabaikan semua perkembangan positif jelas bukan agenda mereka," ucap Carrie Lam.
(esn)