Korban Tewas Penembakan Massal Texas Jadi 7 Orang, 22 Luka
Senin, 02 September 2019 - 07:47 WIB
Korban Tewas Penembakan Massal Texas Jadi 7 Orang, 22 Luka
A
A
A
ODESSA - Korban tewas dalam penembakan massal di sekitar Odessa, Texas, Amerika Serikat (AS) bertambah menjadi tujuh orang. Sedangkan korban luka sebanyak 22 orang, termasuk anak perempuan berusia 17 bulan.
Penembakan massal itu terjadi hari Sabtu waktu AS. Pria bersenjata yang jadi pelaku penembakan tewas saat baku tembak dengan polisi.
Gadis kecil berusia 17 bulan yang ikut terkena tembakan bernama Anderson Davis. Dia terkena pecahan peluru di dada kanannya. Menurut keluarganya, korban juga memiliki lubang di bibir bawah dan lidah setelah ditembak di wajah.
Direktur pemasaran Sistem Kesehatan UMC (United Methodist Church) Texas, Eric Finley, mengatakan Anderson dalam kondisi memuaskan di sebuah rumah sakit di Lubbock.
"Kami memuji Tuhan karena berjalan di samping kami selama waktu ini dan doa kami ditujukan kepada semua keluarga yang berjalan di jalan yang sama ini," kata orang tua Anderson Davis dalam sebuah pernyataan. "Kami merasa sangat terluka untuk keluarga yang orang-orang yang mereka cintai tidak selamat dari tragedi ini."
Orang tua Anderson Davis, Kelby dan Garret Davis, berharap dapat menyatukan kembali putri kecil mereka dengan saudara kembarnya di rumah.
Tragedi penembakan dimulai setelah tersangka, yang berada dalam kendaraan Honda warna emas dihentikan polisi di jalur lalu lintas antara Midland dan Odessa. Kepala Polisi Odessa Michael Gerke mengatakan tersangka menembak polisi yang menghentikannya dan melanjutkan aksinya ke sekitar Odessa, tempat dia menembak beberapa orang lain.
Pria bersenjata itu meninggalkan kendaraannya, kemudian mencuri van petugas Layanan Pos AS dan akhirnya terbunuh dalam baku tembak dengan polisi di dekat bioskop Cinergy.
"Anda akan melihat bahwa saya tidak menyebutkan nama subjek ini dan ada alasan untuk itu. Saya menolak," kata Gerke pada konferensi pers hari Minggu yang menolak menyebutkan nama pelaku. "Saya tidak akan memberinya kemasyhuran atas apa yang dia lakukan."
Gerke menambahkan identitas pada akhirnya akan dirilis, tetapi tidak pada forum publik.
Tiga sumber penegak hukum yang mengetahui investigasi penembakan massal Midland-Odessa mengatakan kepada NBC News, Senin (2/9/2019), bahwa identitas tersangka penembakan adalah Seth Ator, 36. Sumber penegak hukum juga mengatakan penembak baru-baru ini dipecat dari pekerjaannya.
Motif penembakan massal belum diketahui, namun para pejabat meragukan bahwa aksi pelaku sebagai aksi teroris domestik atau pun internasional. Menurut laporan media setempat, pelaku beraksi dengan senapan AR-15.
Para pejabat menggambarkan tersangka sebagai pria kulit putih berusia 30-an tahun yang diduga memiliki catatan sejarah kriminal. Gerke mengatakan tidak ada surat perintah penangkapan untuknya pada saat serangan itu.
Seorang polisi negara bagian, seorang perwira polisi Odessa dan seorang perwira polisi Midland terluka dalam baku tembak. Polisi belum merilis identitas para korban tewas, tetapi disebutkan bahwa mereka berusia 15 hingga 57 tahun.
Seorang siswa Sekolah Menengah Odessa termasuk di antara tujuh orang yang tewas. Demikian konfirmasi Ector County Independent School District.
Penembakan massal itu terjadi hari Sabtu waktu AS. Pria bersenjata yang jadi pelaku penembakan tewas saat baku tembak dengan polisi.
Gadis kecil berusia 17 bulan yang ikut terkena tembakan bernama Anderson Davis. Dia terkena pecahan peluru di dada kanannya. Menurut keluarganya, korban juga memiliki lubang di bibir bawah dan lidah setelah ditembak di wajah.
Direktur pemasaran Sistem Kesehatan UMC (United Methodist Church) Texas, Eric Finley, mengatakan Anderson dalam kondisi memuaskan di sebuah rumah sakit di Lubbock.
"Kami memuji Tuhan karena berjalan di samping kami selama waktu ini dan doa kami ditujukan kepada semua keluarga yang berjalan di jalan yang sama ini," kata orang tua Anderson Davis dalam sebuah pernyataan. "Kami merasa sangat terluka untuk keluarga yang orang-orang yang mereka cintai tidak selamat dari tragedi ini."
Orang tua Anderson Davis, Kelby dan Garret Davis, berharap dapat menyatukan kembali putri kecil mereka dengan saudara kembarnya di rumah.
Tragedi penembakan dimulai setelah tersangka, yang berada dalam kendaraan Honda warna emas dihentikan polisi di jalur lalu lintas antara Midland dan Odessa. Kepala Polisi Odessa Michael Gerke mengatakan tersangka menembak polisi yang menghentikannya dan melanjutkan aksinya ke sekitar Odessa, tempat dia menembak beberapa orang lain.
Pria bersenjata itu meninggalkan kendaraannya, kemudian mencuri van petugas Layanan Pos AS dan akhirnya terbunuh dalam baku tembak dengan polisi di dekat bioskop Cinergy.
"Anda akan melihat bahwa saya tidak menyebutkan nama subjek ini dan ada alasan untuk itu. Saya menolak," kata Gerke pada konferensi pers hari Minggu yang menolak menyebutkan nama pelaku. "Saya tidak akan memberinya kemasyhuran atas apa yang dia lakukan."
Gerke menambahkan identitas pada akhirnya akan dirilis, tetapi tidak pada forum publik.
Tiga sumber penegak hukum yang mengetahui investigasi penembakan massal Midland-Odessa mengatakan kepada NBC News, Senin (2/9/2019), bahwa identitas tersangka penembakan adalah Seth Ator, 36. Sumber penegak hukum juga mengatakan penembak baru-baru ini dipecat dari pekerjaannya.
Motif penembakan massal belum diketahui, namun para pejabat meragukan bahwa aksi pelaku sebagai aksi teroris domestik atau pun internasional. Menurut laporan media setempat, pelaku beraksi dengan senapan AR-15.
Para pejabat menggambarkan tersangka sebagai pria kulit putih berusia 30-an tahun yang diduga memiliki catatan sejarah kriminal. Gerke mengatakan tidak ada surat perintah penangkapan untuknya pada saat serangan itu.
Seorang polisi negara bagian, seorang perwira polisi Odessa dan seorang perwira polisi Midland terluka dalam baku tembak. Polisi belum merilis identitas para korban tewas, tetapi disebutkan bahwa mereka berusia 15 hingga 57 tahun.
Seorang siswa Sekolah Menengah Odessa termasuk di antara tujuh orang yang tewas. Demikian konfirmasi Ector County Independent School District.
(mas)