Hamas Tolak Gencatan Senjata, Israel Ancam Luncurkan Serangan Militer

Sabtu, 31 Agustus 2019 - 04:29 WIB
Hamas Tolak Gencatan...
Hamas Tolak Gencatan Senjata, Israel Ancam Luncurkan Serangan Militer
A A A
TEL AVIV - Israel bersedia memberikan konsesi ekonomi dan mengurangi blokade Gaza jika tercapai gencatan senjata jangka panjang dengan Hamas. Namun Israel akan meluncurkan serangan militer besar-besaran jika kelompok gerilyawan itu melanjutkan serangan roketnya ke negara Zionis tersebut.

Begitu bunyi laporan yang diturunkan surat kabar Lebanon, al-Akhbar, mengutip sumber Hamas yang mengetahui negosiasi kelompok itu dengan para pejabat dari intelijen Mesir.

Negosiator Hamas dilaporkan menjawab bahwa kelompok itu tidak takut terhadap ancaman Israel, tetapi berjanji untuk meneruskan rincian proposal Mesir ke kepemimpinan mereka seperti dikutip dari Sputnik, Sabtu (31/8/2019).

Kelompok itu juga menegaskan bahwa serangan roket adalah hasil dari tindakan pihak Israel, termasuk sanksi baru-baru ini terhadap pasokan bahan bakar untuk pembangkit listrik satu-satunya wilayah itu, dan serangan udara militer Israel yang sedang berlangsung ke wilayah tersebut.

Menurut laporan itu, Israel bersedia mengembalikan pasokan bahan bakar ke Gaza ke kapasitas semula jika Hamas setuju untuk gencatan senjata.

Al-Akhbar mencatat bahwa negosiasi juga berfokus pada hubungan Hamas dengan Mesir, termasuk prospek peningkatan pergerakan barang dan orang melalui penyeberangan perbatasan Rafah, satu-satunya perbatasan legal yang melintasi antara Mesir dan Jalur Gaza.

Sumber surat kabar itu juga membantah laporan sebelumnya yang mengatakan bahwa Mesir sedang mempertimbangkan penangguhan upaya mediasinya antara Hamas dan Israel. (Baca juga: Hamas Hujani Israel dengan Roket, Mesir Ancam Berhenti Jadi Mediator )

Pada hari Jumat, media Israel The Jerusalem Post melaporkan, mengutip militer Israel, bahwa enam truk bahan bakar yang dibayar oleh Qatar telah menyeberang ke Gaza dari Israel melalui persimpangan perbatasan Kerem Shalom.

Sementara pada hari Kamis, militer Israel mengkonfirmasi bahwa mereka telah melancarkan serangan udara terhadap sebuah pos terdepan Hamas di Gaza utara. Militer Israel mengatakan serangan itu merupakan tanggapan terhadap serangan roket yang diluncurkan ke wilayah Israel.

Pada hari Selasa lalu, Gaza dilanda berbagai ledakan, yang mengarah ke keadaan darurat di seluruh wilayah dengan 1,85 juta penduduk itu.

Hamas telah mengendalikan Gaza selama lebih dari satu dekade menyusul konflik dengan partai politik Palestina Fatah, yang menyebabkan pemisahan Otoritas Palestina pada 2007. Tel Aviv menyalahkan kelompok itu karena meningkatkan ketegangan dalam beberapa tahun terakhir.

Israel dan Hamas berada di ambang perang pada Mei lalu, setelah gerilyawan meluncurkan ratusan roket ke Israel selatan. Aksi ini dibalas Israel dengan melancarkan serangan udara di berbagai sasaran di wilayah itu. Aksi saling serang ini menewaskan sedikitnya 25 warga Palestina dan empat Israel. Para mediator asal Mesir kemudian memfasilitasi gencatan senjata pada 6 Mei.

Selama satu setengah tahun terakhir, ratusan demonstran Palestina dan setidaknya satu tentara Israel telah tewas dalam protes yang sedang berlangsung di perbatasan antara Israel dan Gaza yang dimulai pada Maret 2018.
(ian)
Berita Terkait
Hamas Lanjutkan Tembakan...
Hamas Lanjutkan Tembakan Roket ke Israel Hari Ini
Israel Tembaki 4 Pejuang...
Israel Tembaki 4 Pejuang Hamas yang Keluar dari Terowongan Gaza
6 Negara yang Diserang...
6 Negara yang Diserang Israel sebagai Upaya Mewujudkan Greater Israel
Perbedaan Perlakuan...
Perbedaan Perlakuan Hamas dan Israel terhadap Tawanan Perang Masing-masing
Mungkinkah Hamas dapat...
Mungkinkah Hamas dapat Jaminan Gencatan Senjata yang Langgeng dari Israel?
Hamas Bebaskan Semua...
Hamas Bebaskan Semua Sandera Israel yang Masih Hidup
Berita Terkini
Kenapa Perdamaian Iran...
Kenapa Perdamaian Iran Tak Semudah Membalikkan Telapak Tangan?
1 jam yang lalu
Selat Hormuz Tak Akan...
Selat Hormuz Tak Akan Lagi seperti Dulu, Ini 3 Alasannya
4 jam yang lalu
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
6 jam yang lalu
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
8 jam yang lalu
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
9 jam yang lalu
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
9 jam yang lalu
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved