Korut ke AS: Pyongyang Siap untuk Dialog atau Konfrontasi

Jum'at, 23 Agustus 2019 - 09:52 WIB
Korut ke AS: Pyongyang...
Korut ke AS: Pyongyang Siap untuk Dialog atau Konfrontasi
A A A
SEOUL - Menteri Luar Negeri Korea Utara (Korut) Ri Yong-ho mengatakan Pyongyang siap untuk dialog dan konfrontasi dengan Amerika Serikat (AS). Ia memperingatkan Washington bahwa melanjutkan sanksi adalah sebuah kesalahan, seperti dilaporkan kantor berita Korut, KCNA.

"Jika AS masih memimpikan mencapai segalanya dengan sanksi, kita harus membiarkannya bermimpi atau menghancurkan mimpi itu," kata Ri.

“Kami siap untuk dialog dan konfrontasi. Jika AS mencoba menghadapkan kami dengan sanksi dan tidak meninggalkan postur konfrontasinya, itu akan menjadi kesalahan," imbuhnya seperti dikutip dari Reuters, Jumat (23/8/2019).

Ri juga menuduh Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo melakukan “bayang-bayang gelap” atas pembicaraan AS-Korut. Ia menuding Pompeo lebih tertarik pada ambisi politiknya sendiri daripada kebijakan luar negeri AS saat ini.

Pernyataan Ro Yong-ho ini didorong oleh komentar Pompeo dalam wawancara media pekan ini yang mengatakan jika Korut tidak melakukan denuklirasi, AS akan mempertahankan sanksi terkuat dalam sejarah sambil meyakinkan Korut bahwa denuklirisasi adalah jalan yang benar.

Utusan AS untuk Korut, Stephen Biegun, yang memimpin pembicaraan tingkat kerja dengan Pyongyang, tiba di Seoul pada Selasa lalu untuk membahas perundingan.

Pembicaraan denuklirisasi diperkirakan akan segera dibuka kembali. Hal itu diungkapkan wakil penasihat keamanan nasional Korea Selatan (Korsel) Kim Hyun-chong mengatakan. Ia pun memberikan penilaian yang optimis setelah bertemu Biegun pada hari Kamis kemarin. (Baca juga: AS dan Korut Segera Kembali ke Meja Perundingan )

Pembicaraan tingkat kerja antara AS dan Korut belum dimulai kembali sejak macet setelah pertemuan puncak kedua yang gagal antara Presiden AS Donald Trump dan Pemimpin Korut Kim Jong-un di Hanoi pada bulan Februari.

Trump dan Kim kemudian bertemu lagi pada bulan Juni di perbatasan antar-Korea dan setuju untuk membuka kembali perundingan, tetapi itu belum terjadi hingga saat ini.
(ian)
Berita Terkait
China Tuding Amerika...
China Tuding Amerika Serikat Kacaukan Semenanjung Korea
5 Rudal Korea Utara...
5 Rudal Korea Utara yang Ditakuti Amerika Serikat
Korea Utara Marah Korea...
Korea Utara Marah Korea Selatan dan Amerika Serikat Mulai Latihan Militer
Korut Ancam Akhiri Amerika...
Korut Ancam Akhiri Amerika Serikat dengan Senjata Nuklir
Amerika Serikat Prediksi...
Amerika Serikat Prediksi Korea Utara Siap Tes Nuklir Bulan Ini
5 Negara Sahabat China,...
5 Negara Sahabat China, 3 di Antaranya Musuh Amerika Serikat
Berita Terkini
AS Serang Lebih dari...
AS Serang Lebih dari 170 Target di Iran dalam 2 Hari, 3 Anggota IRGC Tewas
8 jam yang lalu
Delegasi Hamas Kembali...
Delegasi Hamas Kembali ke Kairo, Pembicaraan Fokus Fase Kedua Gencatan Senjata
9 jam yang lalu
Khamenei Dimakamkan...
Khamenei Dimakamkan Hari Ini, Dihadiri Lebih dari 2,3 Juta Orang
10 jam yang lalu
Gubernur Bushehr Ungkap...
Gubernur Bushehr Ungkap Target Serangan AS, Pemakaman Khamenei Tak Terdampak
11 jam yang lalu
Ledakan Terdengar di...
Ledakan Terdengar di Wilayah PLTN Bushehr, Iran Serang Fasilitas AS di Negara-negara Teluk
13 jam yang lalu
Peti Jenazah Khamenei...
Peti Jenazah Khamenei Mendarat di Kota Mashhad Menjelang Pemakamannya
13 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved