Korut: Uji Coba Rudal dan Manuver AS di Korea Berbahaya

Kamis, 22 Agustus 2019 - 08:34 WIB
Korut: Uji Coba Rudal...
Korut: Uji Coba Rudal dan Manuver AS di Korea Berbahaya
A A A
SEOUL - Seorang juru bicara Korut mengatakan uji coba rudal jarak menengah yang dilakukan Amerika Serikat (AS) baru-baru ini dan rencana untuk mengerahkan jet F-35 serta peralatan militer di sekitar Korea adalah gerakan berbahaya yang akan memicu perang dingin di wilayah tersebut.

Ia menegaskan bahwa posisi Korut tidak akan berubah untuk menyelesaikan semua masalah dengan dialog dan negosiasi.

"Tetapi dialog yang disertai ancaman militer tidak menarik bagi kami," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Korut dalam sebuah pernyataan yang dilaporkan media pemerintah KCNA.

"Langkah-langkah militer yang berbahaya dan tidak biasa sekarang ada di cakrawala, yang akan memicu perang dingin baru di semenanjung Korea dan di kawasan," tambah pernyataan itu seperti dilansir dari Reuters, Kamis (22/8/2019).

Pernyataan yang dimuat KCNA juga menyuarakan protes yang berulang-ulang dari Korut terhadap senjata teknologi tinggi yang diimpor oleh Korea Selatan (Korsel) seperti jet siluman F-35. Korsel menyebut hal itu sebagai provokasi serius.

Pembicaraan tingkat kerja antara AS dan Korut belum dimulai kembali setelah terhenti karena pertemuan puncak kedua yang gagal antara Presiden AS Donald Trump dan Pemimpin Korut Kim Jong-un di Hanoi pada bulan Februari.

Trump dan Kim bertemu lagi pada bulan Juni di perbatasan antar-Korea dan setuju untuk membuka kembali perundingan.

Utusan AS Stephen Biegun, yang memimpin pembicaraan tingkat kerja dengan Korut, telah berada di Seoul sejak Selasa setelah sempat singgah di Jepang untuk membahas denuklirisasi Korut.

"Kami siap untuk terlibat segera setelah kami mendengar dari rekan-rekan kami di Korea Utara," kata Biegun, pada Rabu kemarin.

Pentagon pada awal pekan ini mengatakan pihaknya telah menguji coba rudal jelajah yang diluncurkan di darat dengan jangkauan lebih dari 500 km. Tes semacam ini adalah yang pertama sejak AS menarik diri dari Perjanjian Nuklir Jarak Menengah (INF).

Sementara Korut telah menembakkan beberapa rudal jarak pendek dalam beberapa pekan terakhir, dengan alasan perlunya memperkuat keamanannya sendiri.
(ian)
Berita Terkait
Korea Utara Marah Korea...
Korea Utara Marah Korea Selatan dan Amerika Serikat Mulai Latihan Militer
China Tuding Amerika...
China Tuding Amerika Serikat Kacaukan Semenanjung Korea
Rusia-Korea Utara Mesra,...
Rusia-Korea Utara Mesra, AS, Korea Selatan, Jepang Waswas
Korea Utara Bersiap...
Korea Utara Bersiap Ledakkan Jalan-jalan Menuju Korea Selatan
AS Bersumpah Bela Korea...
AS Bersumpah Bela Korea Selatan Jika Terjadi Agresi Korea Utara
Anaknya Ditahan Korut,...
Anaknya Ditahan Korut, Ini Curhat Ibu Tentara AS
Berita Terkini
10 Rudal Iran Gempur...
10 Rudal Iran Gempur Pangkalan Yordania dan Pusat Komando AS di Timur Tengah
18 menit yang lalu
AS Serang Lebih dari...
AS Serang Lebih dari 170 Target di Iran dalam 2 Hari, 3 Anggota IRGC Tewas
9 jam yang lalu
Delegasi Hamas Kembali...
Delegasi Hamas Kembali ke Kairo, Pembicaraan Fokus Fase Kedua Gencatan Senjata
10 jam yang lalu
Khamenei Dimakamkan...
Khamenei Dimakamkan Hari Ini, Dihadiri Lebih dari 2,3 Juta Orang
11 jam yang lalu
Gubernur Bushehr Ungkap...
Gubernur Bushehr Ungkap Target Serangan AS, Pemakaman Khamenei Tak Terdampak
12 jam yang lalu
Ledakan Terdengar di...
Ledakan Terdengar di Wilayah PLTN Bushehr, Iran Serang Fasilitas AS di Negara-negara Teluk
14 jam yang lalu
Infografis
Megawati Hangestri Gabung...
Megawati Hangestri Gabung Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea Selatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved