Seorang Siswa Brilian Bantai 5 Orang Keluarganya lalu Bunuh Diri

Senin, 19 Agustus 2019 - 19:58 WIB
Seorang Siswa Brilian...
Seorang Siswa Brilian Bantai 5 Orang Keluarganya lalu Bunuh Diri
A A A
ULYANOVSK - Seorang siswa brilian berusia 16 tahun di Rusia membantai seluruh keluarganya yang terdiri dari lima orang, kemudian bunuh diri. Pelaku yang menyandang Grade-A ini mengamuk dengan kapak pada Sabtu malam pekan lalu.

Siwa bernama Timerlan Kimaletdinov membantai ibunya yang tercinta, kedua adik kembarnya yang berusia 4 tahun, dan kedua kakek-neneknya. Serangan brutal itu membuat masyarakat desa setempat terguncang.

Kimaletdinov menyandang Grade-A dan secara teratur memenangkan kompetisi akademik untuk siswa-siswa cerdas di wilayah Ulyanovsk, Volga River. Menurut laporan otortitas hukum setempat, siswa brilian itu bunuh diri dengan melompat dari tiang pemancar telepon lokal.

Dalam catatan yang ditinggalkan di meja ruang makan di tengah-tengah pembantaian berdarah, dia mengatakan bahwa dia mencintai keluarganya, terutama kakek-neneknya; Viktor, 66 dan Lidia, 69.

Remaja itu mengaku merenggut nyawa kakek-neneknya karena dia tidak ingin pasangan tersebut menjadi sedih pada kematian kerabat dekat mereka.

Ibu dan kakeknya berusaha melawan. Sedangkan korban lainnya tewas di tempat tidur mereka.

Kimaletdinov meninggalkan pesan suara untuk temannya; Evgeny, dengan mengatakan mudah untuk membunuh mereka.

Dia juga memberi tahu seorang teman sekolahnya bernama Daniil, 16, yang menemukan tubuh remaja yang bunuh diri tersebut.

Kimaletdinov digambarkan oleh para tetangga sebagai anak kebanggaan keluarga karena kecakapan akademisnya.

Para tetangga menemukan lima jasad yang dimutilasi dengan bekas luka kapak yang dalam. Awalnya, para tetangga curiga bahwa kakek-nenek di rumah itu tidak merawat kebun sayur mereka seperti biasa pada hari Minggu pagi di desa Patrikeevo di wilayah Ulyanovsk, Rusia.

Tubuh ibu Kimaletdinov; Marina, ditemukan berada di dekat anak kembarnya; Sofia dan Anton, yang tak jauh dari jasad dan pasangan kakek-nenek.

Polisi masih mencari motif pembunuhan.

Teman-teman Kimaletdinov mengatakan Marina selama ini selalu memuji anak-anaknya. Marina telah bercerai dari ayah anak-anaknya.

Menurut teman pelaku, Kimaletdinov pernah mengatakan bahwa dia cemburu pada waktu yang dihabiskan ibunya dengan kedua adik kembarnya. Dia juga pernah mengaku kesal karena dijadikan pengasuh untuk merawat kedua adik kembarnya yang berusia empat tahun.

Menurut seorang sumber, Kimaletdinov telah mengakui rencananya untuk membunuh keluarganya terlebih dahulu kepada teman sekolah. Namun, teman tersebut tidak menganggap serius kata-katanya.

"Bocah remaja itu adalah siswa yang cerdas, peserta dan pemenang banyak kompetisi intelektual (untuk siswa yang cerdas)," kata pejabat kejaksaan negara bagian setempat, Vasily Zima, dikutip Mirror, Senin (19/8/2019).
(esn)
Berita Terkait
Para Pemimpin UE Siapkan...
Para Pemimpin UE Siapkan Sanksi Keras ke Rusia
Militer Rusia Kembali...
Militer Rusia Kembali Bombardir Fasilitas Utama di Ukraina
Rudal Rusia Hantam Pasar...
Rudal Rusia Hantam Pasar di Ukraina, 16 Orang Tewas
Pertempuran Sengit di...
Pertempuran Sengit di Mariupol, Pejuang Chechnya bunuh Pasukan Asing
Begini Momen saat Pesawat...
Begini Momen saat Pesawat Canggih Rusia SU-35S Hancurkan Markas Militer Ukraina dengan Rudal
Roket Uragan Rusia Hantam...
Roket Uragan Rusia Hantam Apartemen di Kota Chasiv Yar, 10 Tewas dan Puluhan Lain Tertimbun
Berita Terkini
Iran Serang Pesawat...
Iran Serang Pesawat F-18 AS di Pangkalan Azraq Yordania
46 menit yang lalu
Operasi Siber China...
Operasi Siber China Diduga Targetkan Uyghur, Tibet, Hong Kong, dan Taiwan
55 menit yang lalu
Blokade Angkatan Laut...
Blokade Angkatan Laut AS terhadap Iran Dimulai Lagi, Kerahkan Lebih Banyak Kekuatan Militer
1 jam yang lalu
Taktik Trump Sering...
Taktik Trump Sering Menjiplak Musuh-musuhnya, dari Blokade Laut hingga Tarif Selat Hormuz
2 jam yang lalu
Diejek Habis-habisan,...
Diejek Habis-habisan, Trump akan Ganti Biaya Kargo Selat Hormuz 20% dengan Kesepakatan Investasi untuk Negara-negara Teluk
3 jam yang lalu
Jerman akan Beli 50.000...
Jerman akan Beli 50.000 Drone Serang untuk Ukraina
4 jam yang lalu
Infografis
5 Presiden Indonesia...
5 Presiden Indonesia yang Paling Sering Reshuffle Kabinet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved