Giliran Inggris Alami Blackout

Sabtu, 10 Agustus 2019 - 08:28 WIB
Giliran Inggris Alami...
Giliran Inggris Alami Blackout
A A A
LONDON - Pemadaman listrik total atau blackout yang dialami Jakarta pekan lalu, terjadi di Inggris. Akibatnya sejumlah layanan di seluruh negara Ratu Elizabeth itu pun terganggu.

Hampir satu orang terkena dampak pemadaman listrik besar-besaran di wilayah Inggris dan Wales, yang memengaruhi rumah tangga dan jaringan transportasi. National Grid mengatakan pemadaman listirk itu disebabkan oleh masalah pada dua generator listrik tetapi masalahnya sekarang telah diatasi.

Pemadaman listrik dilaporkan terjadi di seluruh Midlands, Tenggara, Barat Daya dan Timur Laut Inggris, dan Wales.

"Pemadaman listrik saat ini berdampak pada perjalanan," kata Departemen Transportasi Inggris.

"Kami bekerja keras dengan Network Rail dan yang lainnya untuk memastikan sistem berjalan dan bekerja secepat mungkin, sehingga semua orang dapat menyelesaikan perjalanan mereka dengan aman," imbuhnya seperti dikutip dari BBC, Sabtu (10/8/2019)

Pada puncak jam sibuk Jumat, semua kereta di King's Cross ditangguhkan dan tetap demikian hampir sepanjang malam. Akibatnya ratusan orang dilaporkan terlantar di stasiun King's Cross karena kereta tertunda dan dibatalkan.

Seorang penumpang, Zoe Hebblethwaite mengatakan, situasi di luar stasiun adalah "kekacauan mutlak" dan penumpang tidak dapat menemukan petugas untuk diajak bicara.

Wartawan BBC Emma Petrie mengatakan ada pengumuman yang meminta penumpang untuk meninggalkan stasiun.

Pada pukul 21:00 waktu setempat, lebih dari 1.000 penumpang tampaknya terlantar di King's Cross, dengan London North Eastern Railway dan National Rail menyarankan penumpang agar tidak melakukan semua perjalanan selama sisa hari itu.

Kemudian, beberapa kereta LNER berjalan ke selatan menuju King's Cross, dan layanan ke Stevenage dan Peterborough dari London juga dilanjutkan, tetapi tidak lebih jauh ke Jalur Utama Pantai Timur.

Papan di stasiun Waterloo tidak menunjukkan kereta berangkat pada platform apa pun.

Network Rail mengatakan semua kereta telah dihentikan setelah terjadi "lonjakan listrik di National Grid" tetapi sistem pensinyalannya telah kembali online.

"Meskipun peristiwa ini berada di luar kendali kami, kami memiliki rencana untuk merespons dan sistem beroperasi sesuai rencana dengan memutuskan sebagian permintaan listrik yang terisolasi," bunyi pernyataan yang dikeluarkan National Grid.

"Tindakan itu memungkinkan sistem untuk melindungi dirinya sendiri dan membatasi penurunan frekuensi, yang memungkinkan daya pulih dengan cepat", tambahnya.

Polisi Transportasi Inggris mengatakan telah mengirim petugas ke "beberapa" stasiun kereta api untuk memberikan bantuan kepada para pelancong.

Blackout juga menyebabkan lampu lalu lintas di beberapa daerah juga berhenti bekerja. Seorang pengguna jalan, Harriet Jackson (26) mengatakan ada adegan "apokaliptik" di Northcote Road, Battersea, ketika lampu lalu lintas padam dan mobil tidak berhenti.

"Mengingat ini hari Jumat sore, itu hal terakhir yang ingin kau temui," katanya.

Seorang juru bicara untuk Transportasi London mengatakan beberapa lampu lalu lintas di ibukota itu "tidak berfungsi" tetapi skala masalahnya belum diketahui.

Pemadaman listrik juga berdampak pada operasional bandara. Penumpang di Bandara Newcastle mengatakan listrik padam selama sekitar 15 menit, tetapi bandara Heathrow, Gatwick dan Luton mengatakan mereka tidak terpengaruh.

Scott McKenzie (31) dari Cardiff, mengatakan berbagai alarm berbunyi di Bandara Newcastle.

"Kami benar-benar jatuh ke dalam kegelapan dan orang-orang menggunakan ponsel mereka sebagai obor untuk melihat dan berkeliling," tambahnya.

Sekitar 500.000 orang terkena dampak di wilayah Western Power Distribution - termasuk 44.500 pelanggan di Wales - dengan listrik kembali menyala tak lama setelah pukul 18.00 waktu setempat, kata perusahaan itu.

Northern Powergrid mengatakan 110.000 pelanggannya mati lampu antara 17:10 dan 18:00 waktu setempat, sementara Listrik Barat laut mengatakan setidaknya 26.000 orang tanpa listrik di Barat laut.

Juru bicara UK Power Networks mengatakan 300.000 orang terkena dampak di London dan Tenggara.

Rumah Sakit Ipswich juga terkena dampak dari pemadaman listrik di daerah itu, karena generator cadangannya gagal berfungsi, tetapi semua masalah telah diselesaikan.

Pengawas energi Ofgem mengatakan telah meminta laporan rinci yang mendesak dari National Grid sehingga dapat memahami apa yang salah dan memutuskan langkah apa yang perlu diambil.
(ian)
Berita Terkait
Belajar Bahasa Inggris...
Belajar Bahasa Inggris Sambil Mancing di Kampung Inggris Sawangan
Kerajaan Inggris Resmi...
Kerajaan Inggris Resmi Deklarasikan Charles III sebagai Penguasa Inggris
PM Inggris Rishi Sunak...
PM Inggris Rishi Sunak Disebut Tidak Tersentuh
Otoritas Italia Perketat...
Otoritas Italia Perketat Prokes Fans Inggris Jelang Laga Ukraina vs Inggris
Kampung Inggris Kediri...
Kampung Inggris Kediri Sabet Dua Rekor MURI
Prabowo Bertemu PM Inggris...
Prabowo Bertemu PM Inggris Keir Starmer, Bahas Peningkatan Kerja Sama Indonesia-Inggris
Berita Terkini
Pemimpin Hizbullah Kecam...
Pemimpin Hizbullah Kecam Negosiasi Lebanon-Israel, Dianggap Tidak Tahu Malu
5 jam yang lalu
Jerman Gagal Peroleh...
Jerman Gagal Peroleh Kursi di Dewan Keamanan PBB untuk Pertama Kali
6 jam yang lalu
Lebih dari 9.500 Orang...
Lebih dari 9.500 Orang Hilang di Gaza sejak Awal Perang
7 jam yang lalu
Raja Langit Sesungguhnya:...
Raja Langit Sesungguhnya: 5 Helikopter Tempur Paling Mematikan Berdasarkan Rekam Jejak Perang
8 jam yang lalu
Presiden Lebanon Aoun...
Presiden Lebanon Aoun Peringatkan Kesepakatan Gencatan Senjata sebagai Kesempatan Terakhir
9 jam yang lalu
Drone Hizbullah Hantam...
Drone Hizbullah Hantam Kendaraan Kepala Komando Utara IDF di Lebanon Selatan
10 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved