Jatuhkan Sanksi kepada Venezuela, Bolton: Waktu Negosiasi Telah Berakhir

Rabu, 07 Agustus 2019 - 08:26 WIB
Jatuhkan Sanksi kepada...
Jatuhkan Sanksi kepada Venezuela, Bolton: Waktu Negosiasi Telah Berakhir
A A A
LIMA - Pemerintahan Donald Trump menolak kompromi yang diajukan oleh para mediator internasional dan beberapa Amerika Latin terhadap rezim Nicolas Maduro di Venezuela. AS baru saja menjatuhkan sanksi yang lebih keras kepada Venezuela sebagai bagian dari kebijakan tekanan maksimum untuk melengserkan Nicolas Maduro. AS membekukan seluruh aset milik negara yang kaya akan minyak itu. (Baca juga: AS Bekukan Seluruh Aset Pemerintah Venezuela )

"Kami mengambil langkah ini untuk menolak akses Maduro ke sistem keuangan global dan untuk mengisolasinya lebih lanjut secara internasional," ujar Penasihat Keamanan Nasional AS, John R. Bolton, menguraikan pembekuan aset negara Venezuela di AS.

"Kami ingin mengirim pesan kepada pihak ketiga yang ingin melakukan bisnis dengan rezim Maduro: Tidak perlu mengambil risiko bagi kepentingan bisnis Anda di AS untuk tujuan mendapat untung dari pemerintah yang korup dan sekarat," imbuhnya seperti dikutip dari New York Times, Rabu (7/8/2019).

Bolton mengungkapkan hal itu di Lima, Peru, saat menghadiri konferensi 50 negara yang dimaksudkan untuk memecahkan kebuntuan politik di Venezuela.“Waktu untuk dialog sudah berakhir,” tegas Bolton.
Delapan bulan setelah AS dan sekutu-sekutunya mendeklarasikan kepresidenan Maduro tidak sah, menunjuk Guaido sebagai pemimpin sah negara itu dan mulai menerapkan sanksi terhadap Venezuela, negara kaya minyak itu telah menderita keruntuhan ekonomi dan tidak lagi menemukan resolusi damai untuk perselisihan antara dua kepala negara yang bersaing.

Amerika Serikat selama ini mengklaim berupaya untuk memulihkan demokrasi di negara warisan Hugo Chavez tersebut. Washington telah mengakui politisi oposisi Juan Guaido sebagai presiden sementara Venezuela pada Januari lalu dan menuntut pengunduran diri Maduro.

Upaya berulang-ulang dari Guaido untuk menempatkan dirinya di istana presiden telah gagal, termasuk percobaan kudeta militer pada 30 April.
(ian)
Berita Terkait
Operasi AS: Demi Berantas...
Operasi AS: Demi Berantas Narkoba atau Incar Minyak Venezuela?
Venezuela Marah Jet...
Venezuela Marah Jet Militer Amerika Serikat Langgar Wilayah Udaranya
Kemenangan Mamdani,...
Kemenangan Mamdani, Sinyal Perlawanan ke Pemerintah Federal AS?
Ribuan Migran Venezuela...
Ribuan Migran Venezuela Nekat Menyeberang Ke AS
Venezuela Ancam Berikan...
Venezuela Ancam Berikan 'Respon yang Layak' kepada Angkatan Laut AS
Maduro: Trump Izinkan...
Maduro: Trump Izinkan CIA Lakukan Operasi Senyap di Venezuela
Berita Terkini
5 Fakta Pidato Trump...
5 Fakta Pidato Trump di Jamuan Jurnalis Gedung Putih, Ingin Jadi Capres pada Pilpres Mendatang
30 menit yang lalu
Apakah Strategi Panas...
Apakah Strategi Panas dan Dingin yang dilakukan Trump untuk Menekan Iran Bisa Sukses?
2 jam yang lalu
Pasukan Khusus AS Siapkan...
Pasukan Khusus AS Siapkan Operasi Perebutan Bom Nuklir Iran, Ini 7 Strateginya
3 jam yang lalu
Setelah Ribuan Gen Z...
Setelah Ribuan Gen Z Berdemo selama Berminggu-minggu, Menteri Pendidikan India Mundur
6 jam yang lalu
Viral di Media Sosial,...
Viral di Media Sosial, Jet Tempur AS Diduga Jatuh di Iran pada Serangan ke-13
7 jam yang lalu
Siapa Yu Deng dan Hong...
Siapa Yu Deng dan Hong Wang? Matematikawan China yang Memecahkan Masalah Paling Sulit di Dunia
8 jam yang lalu
Infografis
Ini Kecanggihan Drone...
Ini Kecanggihan Drone MQ-9 Reaper AS, 11 Unit Telah Ditembak Jatuh Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved