Jerman Kembali Tegaskan Tolak Gabung Koalisi Teluk AS

Selasa, 06 Agustus 2019 - 04:44 WIB
Jerman Kembali Tegaskan...
Jerman Kembali Tegaskan Tolak Gabung Koalisi Teluk AS
A A A
BERLIN - Menteri Luar Negeri Jerman, Heiko Maas kembali menegaskan keengganan Berlin untuk bergabung dengan misi maritim pimpinan Amerika Serikat (AS) di Selat Hormuz. Maas menyatakan, Jerman hanya tertarik bergabung dengan misi yang dibentuk oleh negara Eropa.

“Saat ini orang Inggris lebih suka bergabung dengan misi Amerika. Kami tidak akan melakukan itu. Kami menginginkan misi Eropa," kata Maas dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Reuters pada Senin (5/8).

Pada saat yang sama, ia menambahkan bahwa rencana pembentukan pasukan gabungamn Eropa tetap di atas meja. Tetapi, Maas menyebut, meyakinkan Uni Eropa (UE) untuk melakukan misi seperti itu akan memakan waktu.

Pernyataan Maas sendiri datang tidak lama setelah Menteri Luar Negeri Iran, Mohammad Javad Zarif mengatakan Washington telah gagal membuat koalisi dengan sekutunya di Teluk Arab. "AS berdiri sendirian di dunia dan mereka tidak dapat membuat koalisi (di Teluk)," kata Zarif.

Disebut "Operasi Sentinel," rencana pembentukan koalisi, yang akan melakukan patroli di kawasan Teluk, muncul pada bulan Juni lalu, di tengah kekhawatiran administrasi Donald Trump bahwa Iran berada di balik serangkaian serangan terhadap kapal komersial di kawasan Teluk.

Ketua Kepala Staf Gabungan AS, Jenderal Marinir Joseph Dunford, mengatakan Pentagon telah mengembangkan rencana khusus, dan peran utama militer AS adalah untuk memberikan kesadaran domain maritim, informasi intelijen dan pengawasan, kepada kapal-kapal mitra koalisi yang akan melakukan patroli di Selat Hormuz, yang memisahkan Teluk Arab dari Teluk Oman, serta Bab el Mandeb, selat antara Yaman di Semenanjung Arab dan Djibouti dan Eritrea.
(esn)
Berita Terkait
Bayern München Ikat...
Bayern München Ikat Leon Goretzka Hingga 2026
Produksi Makanan Crispy...
Produksi Makanan Crispy dari Ulat Jerman
Banjir Rendam Kota Koblenz,...
Banjir Rendam Kota Koblenz, Jerman
Hasil EURO 2024: Langsung...
Hasil EURO 2024: Langsung Tancap Gas, Jerman Bantai Skotlandia 5-1
Pangeran Jerman Dituntut...
Pangeran Jerman Dituntut Ayahnya karena Jual Kastil Keluarga Hanya Rp17.000
Balas Tindakan Berlin,...
Balas Tindakan Berlin, Teheran Usir Dua Diplomat Jerman
Berita Terkini
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Meningkat, Perang Hadir di Depan Rumah Warga Rusia
44 menit yang lalu
12,9 Juta Siswa Ikuti...
12,9 Juta Siswa Ikuti Ujian Gaokao untuk Masuk Universitas di China
4 jam yang lalu
Israel Bombardir Markas...
Israel Bombardir Markas Besar Hizbullah di Beirut
5 jam yang lalu
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
6 jam yang lalu
6 Tradisi Teraneh di...
6 Tradisi Teraneh di Dunia, Salah Satunya Makan Abu Orang Mati
7 jam yang lalu
Mendagri Pakistan Sampaikan...
Mendagri Pakistan Sampaikan Surat Khusus untuk Mojtaba Khamenei
7 jam yang lalu
Infografis
Jerman Khawatir Bom...
Jerman Khawatir Bom Nuklir AS Tak Bela NATO saat Perang Lawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved