Wakil Kanselir Jerman Skeptis dengan Misi AS di Selat Hormuz

Kamis, 01 Agustus 2019 - 02:28 WIB
Wakil Kanselir Jerman...
Wakil Kanselir Jerman Skeptis dengan Misi AS di Selat Hormuz
A A A
BERLIN - Wakil Kanselir dan Menteri Keuangan Jerman, Olaf Scholz, mengaku skeptis dengan permintaan Amerika Serikat (AS) untuk bergabung dengan misi militer di Selat Hormuz.

AS telah mengusulkan upaya peningkatan untuk menjaga Selat Hormuz di Teluk, pada saat ketegangan meningkat antara negara itu dan Iran. Selat Hormuz adalah jalur dari sekitar seperlima dari minyak dunia melewati selat.

AS secara resmi telah meminta Jerman untuk bergabung dengan Prancis dan Inggris dalam misi untuk mengamankan selat dan untuk memerangi agresi Iran, kedutaan AS di Berlin mengatakan pada hari Selasa. (Baca juga: Amankan Selat Hormuz, AS Minta Bantuan Jerman )

"Saya sangat skeptis tentang itu, dan saya pikir itu adalah skeptisisme yang dimiliki banyak orang lain," kata Scholz kepada televisi ZDF.

Scholz mengatakan penting untuk menghindari eskalasi militer di wilayah itu dan misi semacam itu membawa risiko diseret ke dalam konflik yang bahkan lebih besar.

"Itu sebabnya saya pikir ini bukan ide yang baik," ujarnya seperti dikutip dari Reuters, Kamis (1/8/2019).

Ada banyak oposisi di antara partai Sosial Demokrat Scholz (SPD), mitra junior dalam koalisi Kanselir Angela Merkel yang berkuasa, untuk terlibat dalam misi yang dipimpin AS.

Ditanya apakah partai koalisi memiliki pandangan yang sama tentang permintaan AS, Scholz mengatakan: "Ya, itu kesan saya."

Dia mengatakan bahwa Berlin masih memandang perjanjian nuklir internasional dengan Iran sebagai opsi terbaik untuk mencegahnya mengembangkan bom nuklir.

Jerman sendiri telah menolak proposal AS untuk membentuk koalisi militer di Teluk Persia untuk melawan apa yang disebutnya ancaman Iran. Koalisi ini direncakan akan melakukan patroli bersama di kawasan Selat Hormutz.
(ian)
Berita Terkait
Mengapa Amerika Serikat...
Mengapa Amerika Serikat Memblokade Pelabuhan Iran?
Amerika Serikat Blacklist...
Amerika Serikat Blacklist Menteri Dalam Negeri Iran
SMURP Aksi Solidaritas...
SMURP Aksi Solidaritas di Monas, Serukan Boikot Produk Terafiliasi Israel dan AS
Iran Akan Pertimbangkan...
Iran Akan Pertimbangkan Negosiasi Langsung dengan Amerika Serikat
Seberapa Penting Timur...
Seberapa Penting Timur Tengah bagi Amerika Serikat?
Prancis dan Jerman Desak...
Prancis dan Jerman Desak AS Kembali ke Pendekatan Bersama Terhadap Iran
Berita Terkini
Gempa Magnitudo 8,1...
Gempa Magnitudo 8,1 Guncang Filipina, Peringatan Tsunami Dikeluarkan, Warga Kocar-kacir Selamatkan Diri
13 menit yang lalu
Rentetan Penembakan...
Rentetan Penembakan Guncang Israel, 1 Tewas, 5 Luka
37 menit yang lalu
Israel Marah usai Diserang...
Israel Marah usai Diserang Rudal Iran: Teheran Harus Terbakar!
1 jam yang lalu
Iran Merudal Israel,...
Iran Merudal Israel, Trump Cegah Zionis Balas Serangan
1 jam yang lalu
Iran Tembakkan Rentetan...
Iran Tembakkan Rentetan Rudal ke Israel, Janjikan Serangan Lebih Dahsyat
1 jam yang lalu
Siapa Han Seong-sook?...
Siapa Han Seong-sook? PM Korea Selatan Perempuan Pimpin Transformasi AI
4 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved