Penembakan Festival California, 4 Tewas dan 15 Orang Lainnya Terluka

Senin, 29 Juli 2019 - 14:46 WIB
Penembakan Festival...
Penembakan Festival California, 4 Tewas dan 15 Orang Lainnya Terluka
A A A
SACRAMENTO - Empat orang tewas dalam sebuah penembakan di Gilroy Garlic Festival di California, Amerika Serikat (AS). Polisi mengatakan, jumlah orang yang tewas tersebut termasuk pelaku penembakan.

Pernyataan polisi ini sekaligus mengklarifikasi laporan sejumlah media setempat yang melaporkan pelaku ditangkap. Laporan sejumlah media itu mengutip keterangan para saksi mata. Penembakan terjadi Minggu malam waktu setempat atau Senin (29/7/2019) WIB.

Kepala polisi setempat, Scot Smithee, dalam konferensi pers mengatakan sebanyak 15 orang lainnya terluka, termasuk beberapa di antaranya menderita luka tembak. Dia tidak merinci penyebab kematian pelaku apakah ditembak polisi atau bunuh diri. (Baca: Festival Makanan California Ditembaki, Orang-orang Berhamburan )

"Sangat menyedihkan dan menyedihkan bahwa pada suatu peristiwa yang sangat bermanfaat, masyarakat harus menderita dari tragedi seperti ini," kata Smithee, kepala polisi di kota Gilroy, dekat San Jose, seperti dikutip Reuters, Senin (29/7/2019).

Menurut Smithee, pria bersenjata tersebut diduga telah memotong pagar untuk masuk ke Gilroy Garlic Festival, sebuah festival makanan tahunan yang digelar tiga hari. Smithee menduga pelaku memiliki seorang kaki tangan di lokasi festival sehingga dia bisa masuk.

Sebelumnya, Seorang anggota dewan kota setempat, Dion Bracco, mengatakan kepada The New York Times bahwa tiga orang tewas dan 12 lainnya terluka dalam penembakan tersebut. (Baca juga: Festival California Ditembaki dengan Senapan Semi-Otomatis )

"Mereka tidak tahu apakah ada lebih banyak, jadi mereka harus memperlakukannya sebagai situasi aktif," katanya. "Kami punya polisi di sini dari jauh seperti San Jose."

Identitas pelaku dan motif penembakan belum diungkap polisi. Para saksi mata mengatakan pelaku mengenakan pakaian mirip seragam militer dan mengumbar tembakan secara acak dengan senapan semi-otomatis.
(mas)
Berita Terkait
DPR Amerika Serikat...
DPR Amerika Serikat Kembali Makzulkan Presiden Donald Trump
Donald Trump Kampanye...
Donald Trump Kampanye Pilpres Tanpa Kenakan Masker
Amerika Serikat Darurat...
Amerika Serikat Darurat Ekonomi, Berdampak ke Indonesia?
Pendukung Donald Trump...
Pendukung Donald Trump Kembali Berunjuk Rasa di Arizona
Donald Trump Tinggalkan...
Donald Trump Tinggalkan Gedung Putih
Tak Jadi Ditahan, Usai...
Tak Jadi Ditahan, Usai Diperiksa Donal Trump Kembali ke Florida
Berita Terkini
Kirim Video ke Agen...
Kirim Video ke Agen Intelijen Iran, Tentara Israel Ini Dipenjara selama 5 Tahun
2 jam yang lalu
Juni Jadi Bulan Paling...
Juni Jadi Bulan Paling Mematikan bagi Ukraina sejak 2022, Apa Pemicunya?
3 jam yang lalu
Mantan Pasukan Khusus...
Mantan Pasukan Khusus AS Bawa Paspor China Ini Ditangkap di Perbatasan Nepal dan India, Siapa Jordan Brown?
4 jam yang lalu
Inggris Akan Larang...
Inggris Akan Larang Penggunaan Media Sosial saat Malam Hari
5 jam yang lalu
Ilmuwan AS Ini Pelajari...
Ilmuwan AS Ini Pelajari Uji Coba Nuklir Korut, tapi Ditangkap China karena Melakukan Spionase
6 jam yang lalu
Perang Iran Terus Berkobar,...
Perang Iran Terus Berkobar, China Tuding AS Bawa Timur Tengah ke Jurang Maut
7 jam yang lalu
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved