Garda Revolusi Iran Terlibat Bentrok Maut, Satu Personelnya Tewas
Sabtu, 27 Juli 2019 - 04:56 WIB
Garda Revolusi Iran Terlibat Bentrok Maut, Satu Personelnya Tewas
A
A
A
TEHERAN - Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran mengatakan salah satu tentaranya tewas dalam bentrokan mematikan pada Jumat (26/7/2019) dengan kelompok anti-revolusioner. Bentrok maut itu terjadi di dekat perbatasan barat negara itu dengan Irak.
"Sebuah patroli penjaga perbatasan bertemu dan bertempur dengan kelompok anti-revolusioner di Sarvabad, di Provinsi Kurdistan," bunyi pernyataan IRGC yang dilansir sejumlah kantor berita Teheran.
Menurut laporan media-media Iran yang dikutip RFERL, Sabtu (27/7/2019), sejumlah milisi anti-revolusioner terbunuh dan terluka. Sebagian besar senjata dan amunisi para milisi itu juga dihancurkan.
Salah satu anggota IRGC terluka dan meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit.
IRGC juga mengatakan bahwa beberapa anggota kelompok anti-revolusioner telah melarikan diri dari wilayah tersebut.
Sekadar diketahui, wilayah Savabad telah menjadi tempat bentrokan antara pasukan Iran dan milisi Kurdi di masa lalu.
"Sebuah patroli penjaga perbatasan bertemu dan bertempur dengan kelompok anti-revolusioner di Sarvabad, di Provinsi Kurdistan," bunyi pernyataan IRGC yang dilansir sejumlah kantor berita Teheran.
Menurut laporan media-media Iran yang dikutip RFERL, Sabtu (27/7/2019), sejumlah milisi anti-revolusioner terbunuh dan terluka. Sebagian besar senjata dan amunisi para milisi itu juga dihancurkan.
Salah satu anggota IRGC terluka dan meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit.
IRGC juga mengatakan bahwa beberapa anggota kelompok anti-revolusioner telah melarikan diri dari wilayah tersebut.
Sekadar diketahui, wilayah Savabad telah menjadi tempat bentrokan antara pasukan Iran dan milisi Kurdi di masa lalu.
(mas)