Jet F-35 Akan Dipersenjatai Rudal yang Butakan Pertahanan Udara Musuh

Jum'at, 26 Juli 2019 - 00:17 WIB
Jet F-35 Akan Dipersenjatai...
Jet F-35 Akan Dipersenjatai Rudal yang Butakan Pertahanan Udara Musuh
A A A
WASHINGTON - Pesawat F-35 Lightning II Joint Strike Fighter (JSF) Amerika Serikat (AS) akan dipersenjatai dengan rudal yang mampu membutakan radar sistem pertahanan udara musuh dan menghancurkan sistem itu dari jarak jauh.

Senjata baru yang sedang dikembangkan itu adalah Advanced Anti-Radiation Guided Missile–Extended Range (AARGM-ER).

Lockheed Martin yang memproduksi jet tempur siluman F-35 telah memperoleh kontrak senilai USD34,7 juta untuk memodifikasi ruang senjata internal pesawat itu untuk membawa "senjata berat". Kontrak itu resmi diumumkan Departemen Pertahanan AS pekan lalu.

Senjata berat yang dirujuk dalam pengumuman itu adalah AARGM-ER, senjata pemicu yang dirancang untuk menargetkan radar pada sistem pertahanan udara musuh. Seorang sumber yang dekat dengan proyek senjata tersebut mengungkapkannya kepada Aviation Week yang dikutip Business Insider, Kamis (25/7/2019).

Northrop Grumman, yang bertanggung jawab atas pengembangan AARGM-ER, mengatakan bahwa senjata jarak jauh ini dapat digunakan dari "tempat perlindungan", sebuah kawasan lindung yang berada di luar jangkauan kemampuan anti-access area-denial China dan Rusia.

Kisaran tepat senjata diklasifikasikan, meskipun ada laporan bahwa itu bisa melebihi 120 mil, jauh lebih jauh dari 60 hingga 80 mil yang dijangkau AGM-88E AARGM.

Angkatan Laut AS mulai mengembangkan AARGM-ER—secara resmi dinamai AGM-88G—hampir dua tahun yang lalu dengan rencana melaporkan senjata ini pada jet tempur generasi keempat yang tidak sehat seperti F/A-18E/F Super Hornet yang berbasis pada kapal induk dan serangan elektronik EA-18G Growler sekitar awal tahun 2020-an.

Layanan ini diharapkan nantinya mengintegrasikan rudal ke dalam ruang senjata F-35C generasi kelima, yang baru saja mencapai kemampuan operasi awal.

Angkatan Udara, yang juga merupakan bagian dari proyek, diharapkan menurunkan AGM-88G pada F-35A-nya sekitar tahun 2025. Korps Marinir F-35B, karena keberadaan kipas pengangkat, memiliki ruang yang sangat terbatas di ruang senjata internalnya.

Modifikasi F-35, yang akan melibatkan perubahan pada sekat Station 425 di ruang senjata, juga akan memungkinkan para jet tempur untuk membawa lebih banyak rudal air-to-air secara internal. Modifikasi "Sidekick", demikian program ini disebut, akan memungkinkan F-35 untuk membawa enam rudal air-to-air yang dipandu radar AIM-120 secara internal.
(mas)
Berita Terkait
AS Tetap Tolak Turki...
AS Tetap Tolak Turki Gabung Program Jet Tempur Siluman F-35 karena S-400 Rusia
Turki, India dan China...
Turki, India dan China Berlomba, tapi Ini 3 Jet Tempur Generasi Kelima Terbaik di Dunia
AS Isyaratkan Turki...
AS Isyaratkan Turki Segera Singkirkan Sistem Rudal S-400 Rusia demi Jet Tempur Siluman F-35
AS Akui Sulit Jual Jet...
AS Akui Sulit Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki Gara-gara S-400 Rusia
Erdogan Yakin Turki...
Erdogan Yakin Turki Akan Miliki Jet Tempur Siluman F-35 AS Meski Operasikan S-400 Rusia
Erdogan Disebut Minta...
Erdogan Disebut Minta Putin Ambil Kembali Sistem Rudal S-400 Rusia demi Jet Tempur Siluman F-35
Berita Terkini
Jenderal Iran Incar...
Jenderal Iran Incar Trump dan Netanyahu, Balas Dendam untuk Khamenei
17 menit yang lalu
Trump Ketar-ketir Nyawanya...
Trump Ketar-ketir Nyawanya Terancam, Sebut Iran Berencana Membunuhnya
49 menit yang lalu
AS Bombardir Iran 2...
AS Bombardir Iran 2 Hari Beruntun, Ledakan Terjadi di Mana-mana
1 jam yang lalu
Siapa Adnan Al Jumaili?...
Siapa Adnan Al Jumaili? Wakil Menteri Perminyakan Iran yang Simpan Uang Korupsi di Galon dan Ditimbun di Tanah
4 jam yang lalu
4 Makna Bendera Merah...
4 Makna Bendera Merah di Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei, Balas Dendam untuk Picu Perang Meluas
5 jam yang lalu
Saat Hadapi Invasi Drone...
Saat Hadapi Invasi Drone Ukraina, Rusia Deklarasikan Perang Melawan NATO
7 jam yang lalu
Infografis
Sniper Udara Paling...
'Sniper Udara' Paling Ditakuti Dunia Perkuat Pertahanan Udara Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved