Netanyahu: Orang Eropa Tak Akan Bangun sampai Dihantam Nuklir Iran

Selasa, 16 Juli 2019 - 13:53 WIB
Netanyahu: Orang Eropa...
Netanyahu: Orang Eropa Tak Akan Bangun sampai Dihantam Nuklir Iran
A A A
YERUSALEM - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu kesal dengan respons Uni Eropa yang pasif terhadap pelanggaran pembatasan pengayaan uranium oleh Iran. Menurutnya, orang-orang Eropa tidak akan terbangun dari tidurnya sampai rudal nuklir rezim para Mullah itu menghantam tanah mereka.

Pemimpin negara Yahudi itu membandingkan respons Uni Eropa terhadap pelanggaran Iran dengan kegagalan diplomasi dengan rezim Nazi Jerman menjelang Perang Dunia II.

"(Ini) mengingatkan saya pada peredaan Eropa tahun 1930-an," kata Netanyahu dalam sebuah pernyataan video setelah Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa Federica Mogherini mengatakan tidak ada satu pihak pun dalam perjanjian nuklir 2015 dengan Iran yang melihat peningkatan pengayaan uranium Teheran sebagai pelanggaran yang signifikan.

"Kemudian, ada orang-orang yang menancapkan kepala mereka di pasir dan tidak melihat bahaya yang mendekat," lanjut Netanyahu, yang sering menyebut proyek nuklir Iran sebagai ancaman besar bagi Israel dan dunia yang lebih luas. Iran membantah berupaya membuat bom nuklir.

"Tampaknya ada orang-orang di Eropa yang tidak akan bangun sampai rudal nuklir Iran mendarat di tanah Eropa. Tetapi kemudian akan terlambat, tentu saja," imbuh Netanyahu, seperti dikutip Reuters, Selasa (16/7/2019).

Seperti diberitakan sebelumnya, Iran telah mengumumkan bahwa pengayaan uranium mereka telah melampui batas yang ditetapkan dalam kesepakatan nuklir 2015 yang bernama resmi Joint Comprehensive Plan of Action (JCPOA).

Dalam kesepakatan itu, Teheran dilarang memperkaya uranium di atas 300 kilogram, tapi Teheran sengaja melakukannya karena negara-negara penandatangan JCPOA tidak berbuat banyak untuk menolong Iran dari hantaman sanksi Amerika Serikat (AS).

JCPOA 2015 diteken Teheran dan enam kekuatan dunia (AS, Rusia, Inggris, Prancis, Jerman dan China). Kesepakatan itu mengharuskan Teheran mengekang program nuklrinya dengan imbalan pencabutan sanksi internasional. Namun pada tahun lalu, AS keluar dari perjanjian tersebut dan memberlakukan kembali sanksinya terhadap negara itu.

Israel telah meramalkan jika kekuatan-kekuatan Eropa bergabung dengan Washington dalam menerapkan kembali sanksi terhadap Teheran, maka rezim para Mullah itu akan terpaksa bersedia melakukan perundingan nuklir kembali.

Netanyahu kembali mengulang komitmen Israel yang tidak akan membiarkan Teheran memperoleh senjata pemusnah massal."Dalam hal apa pun, kami akan terus melakukan apa pun yang diperlukan untuk mencegah Iran mendapatkan persenjataan nuklir," katanya.
(mas)
Berita Terkait
Cegah Iran Dapatkan...
Cegah Iran Dapatkan Senjata Nuklir, Israel 'Akan Lakukan Segalanya'
Netanyahu: Israel Tak...
Netanyahu: Israel Tak Terikat dengan Perjanjian Nuklir Iran yang Baru
AS dan Eropa Khawatir...
AS dan Eropa Khawatir Israel Sedang Persiapkan Serangan ke Iran
Netanyahu Desak AS Tidak...
Netanyahu Desak AS Tidak Kembali ke Kesepakatan Nuklir Iran
Netanyahu Minta Biden...
Netanyahu Minta Biden Tak Bawa Kembali AS ke Kesepakatan Nuklir Iran
Iran Rahasiakan Penyebab...
Iran Rahasiakan Penyebab Insiden Misterius di Situs Nuklir Natanz
Berita Terkini
Rumor Putin Gunakan...
Rumor Putin Gunakan Pemeran Pengganti Muncul Lagi usai Wakil PM Rusia Salah Sebut Namanya
25 menit yang lalu
Presiden Iran Diklaim...
Presiden Iran Diklaim Mundur karena Ribut dengan IRGC, Ini Faktanya
1 jam yang lalu
Imbas Perang Iran, Proyek...
Imbas Perang Iran, Proyek NEOM Arab Saudi Impian Mohammed bin Salman Jadi Berantakan
2 jam yang lalu
Negara Pecahan Soviet...
Negara Pecahan Soviet Ini Ingin Gabung NATO, tapi Ditentang Rakyatnya
2 jam yang lalu
Iran Diduga Gunakan...
Iran Diduga Gunakan Rudal China saat Tembak Jatuh Jet Tempur F-15 AS
3 jam yang lalu
Malaysia Geram dengan...
Malaysia Geram dengan Respons Lemah Dunia atas Norwegia Batalkan Sepihak Penjualan Rudal Canggih
3 jam yang lalu
Infografis
290 Senjata Nuklir Prancis...
290 Senjata Nuklir Prancis Ingin Lindungi Eropa dari Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved