Perkosa dan Bunuh Gadis di Jerman, Pengungsi Irak Dibui Seumur Hidup

Kamis, 11 Juli 2019 - 07:00 WIB
Perkosa dan Bunuh Gadis...
Perkosa dan Bunuh Gadis di Jerman, Pengungsi Irak Dibui Seumur Hidup
A A A
WIESBADEN - Seorang pria pengungsi asal Irak dijatuhi hukuman penjara seumur hidup oleh pengadilan Jerman pada hari Rabu atas tuduhan pemerkosaan dan pembunuhan terhadap seorang gadis remaja. Kasus pembunuhan ini pernah memicu protes kelompok sayap kanan terhadap gelombang migran Muslim di negara Eropa tersebut.

Partai Alternatif untuk Jerman (AfD) dan kelompok sayap kanan lainnya telah menjadikan pembunuhan brutal yang dialami Susanna Maria Feldman, 14, sebagai kampanye untuk melawan kebijakan suaka Kanselir Angela Merkel.

Terdakwa, Ali Bashar, 22,—yang pengajuan suakanya ditolak pemerintah Jerman—dinyatakan bersalah atas pembunuhan dan dijatuhi hukuman penjara seumur hidup oleh pengadilan di Wiesbaden, kota tempat pembunuhan itu terjadi pada Mei tahun lalu.

Hakim Juergen Bonk mengatakan kejahatan yang dilakukan terdakwa sangat parah, yang berarti bahwa Bashar tidak akan diberikan pembebasan bersyarat setelah 15 tahun menjalani hukuman penjara.

Bashar memukuli, memerkosa, dan mencekik korban hingga tewas di daerah berhutan dekat rel kereta api pada 23 Mei.

Pengadilan, seperti dikutip AFP, Kamis (11/7/2019), mendengar kesaksian bahwa terdakwa mengirim pesan palsu dari telepon pintar Susanna yang mengindikasikan bahwa gadis itu telah pergi untuk perjalanan dadakan ke Paris.

Tubuh korban ditemukan pada 6 Juni di kuburan dangkal yang ditutupi dengan daun, ranting dan tanah.

Sejak itu, Bashar dan keluarganya telah meninggalkan Jerman dan kembali ke Erbil, Irak utara. Namun, terdakwa ditangkap oleh pasukan keamanan Kurdi dan—meskipun Berlin dan Baghdad tidak memiliki perjanjian ekstradisi resmi—dibawa kembali ke Jerman.

Kepala polisi federal Dieter Romann secara pribadi bergabung dengan operasi kontroversial itu, ketika halaman depan surat kabar menunjukkan gambar-gambar pasukan komando yang mengawal Bashar yang sangat terkendali dari sebuah pesawat.

Bashar kemudian mengakui pembunuhan itu tetapi membantah melakukan pemerkosaan. Dia mengklaim ia dan korban melakukan hubungan seksual konsensual. Bashar menjadi marah ketika hubungan mereka rudak dan korban mengancam akan menghubungi polisi.

Dalam pengadilan terpisah, Bashar dituduh dua kali memerkosa seorang gadis berusia 11 tahun, yang diyakini juga telah mengalami pelecehan seksual oleh seorang pemuda Afghanistan.

Kasus Bashar memberi tekanan baru pada pemerintah Merkel atas keputusan untuk menjaga perbatasan Jerman di puncak krisis pengungsi Eropa.

Kelompok sayap kanan telah menyuarakan kemarahan tentang kasus-kasus kekerasan seksual yang dilakukan oleh migran baru dan warga negara asing lainnya—termasuk serangan massal di Cologne pada Malam Tahun Baru 2015-2016, dan pada bulan April tahun ini.

Ibu Susanna, Diana Feldmann, yang berpakaian hitam selama persidangan digelar terlihat menangis saat pengadilan mendengar rincian mengerikan dari kejahatan tersebut.
(mas)
Berita Terkait
Wanita ISIS Ini Jadikan...
Wanita ISIS Ini Jadikan Perempuan Yazidi Budak, Dorong Suami untuk Memerkosanya
Pesta Kanselir Jerman...
Pesta Kanselir Jerman Diguncang Skandal Seks, 9 Wanita Dicekoki Obat Pemerkosaan
Serangan Beruntun Rudal...
Serangan Beruntun Rudal dan Bom Hantam Irak
Ratusan Ribu Umat Muslim...
Ratusan Ribu Umat Muslim Syiah Irak Gelar Ritual Arbain di Karbala
Ribuan Peziarah Syiah...
Ribuan Peziarah Syiah Peringati Hari Raya Arbaeen di Karbala Irak
Mengenal PM Baru Irak,...
Mengenal PM Baru Irak, Mantan Jurnalis dan Bos Intelijen
Berita Terkini
Trump Klaim AS Telah...
Trump Klaim AS Telah Bikin Kesepakatan Hebat dengan Iran, Teheran Bilang Belum!
4 menit yang lalu
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
30 menit yang lalu
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
1 jam yang lalu
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
1 jam yang lalu
Trump Mendadak Batal...
Trump Mendadak Batal Bombardir Iran Besar-besaran, Israel Terkejut
2 jam yang lalu
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
11 jam yang lalu
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved