Trump Salahkan Obama atas Keputusan Iran Lampaui Pengayaan Uranium

Senin, 08 Juli 2019 - 17:23 WIB
Trump Salahkan Obama...
Trump Salahkan Obama atas Keputusan Iran Lampaui Pengayaan Uranium
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump secara tersirat menyalahkan pemerintahan era Barack Obama atas keputusan Iran melampui batas pengayaan uranium. Kemarin, Iran mengumumkan bahwa mereka akan melampui batas yang ditetapkan kesepakatan nuklir dalam pengayaan uranium.

Trump mengatakan bahwa kesepakatan nuklir, yang diteken pada masa pemerintahan Obama adalah kesepakatan yang sangat buruk dan bodoh. Kesepakatan ini, papar Trump, sedari awal ditakdirkan untuk gagal.

"Iran melakukan banyak hal buruk. Perjanjian Obama adalah perjanjian paling bodoh yang pernah Anda temukan. Perjanjian itu berakhir dalam periode waktu yang sangat singkat. Iran tidak akan pernah memiliki senjata nuklir," kata Trump, seperti dilansir Sputnik pada Senin (8/7).

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri AS, Michael Pompeo memperingatkan konsekuensi yang akan dirasakan Iran jika memperkaya uranium melampui batasan kesepakatan nuklir 2015. Konsekuensi itu adalah sanski dan isolasi yang jauh lebih banyak.

"Perluasan program nuklir Iran terbaru akan mengarah pada isolasi dan sanksi lebih lanjut. Negara-negara (penandatangan JCPOA) harus mengembalikan standar lama tidak ada pengayaan untuk program nuklir Iran. Rezim Iran, dipersenjatai dengan senjata nuklir, akan menimbulkan bahaya yang lebih besar bagi dunia," ucap Pompeo, menggunakan nama resmi kesepakatan nuklir.

Sementara itu, Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu mengatakan, peningkatan pengayaan uranium yang diumumkan oleh Iran merupakan langkah yang sangat berbahaya. Dia lalu menyerukan Eropa untuk menjatuhkan sanksi tambahan terhadap Teheran.

Netanyahu kemudian mengatakan, satu-satunya alasan Iran memperkaya uranium adalah untuk membuat senjata nuklir. "Pengayaan uranium dibuat untuk satu alasan dan hanya satu alasan, itu untuk pembuatan bom atom," tukasnya.
(esn)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
23 menit yang lalu
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Negara-negara Arab Bisa Bernapas Lega
1 jam yang lalu
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
3 jam yang lalu
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
5 jam yang lalu
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
5 jam yang lalu
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
7 jam yang lalu
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved