Terus Ditekan Soal S-400, Turki: Kami Bukan Koloni AS

Senin, 17 Juni 2019 - 04:54 WIB
Terus Ditekan Soal S-400,...
Terus Ditekan Soal S-400, Turki: Kami Bukan Koloni AS
A A A
ANKARA - Kepala Partai Gerakan Nasionalis Turki (MHP), Devlet Bahceli menyatakan, keputusan untuk membeli sistem pertahanan udara S-400 adalah hak Turki sebagai negara yang berdaulat. Dia menegaskan, tidak ada negara, termasuk Amerika Serikat (AS), yang berhak menentukan mana yang boleh dan tidak boleh dilakukan Turki.

"Turki akan membeli S-400 jika membutuhkannya, sesuai dengan keamanan dan kepentingan nasionalnya sendiri. Ini sudah berakhir, Turki adalah satu-satunya otoritas untuk memutuskannya," kata Bahceli, seperti dilansir Anadolu Agency pada Senin (17/6).

Pemimpin oposisi Turki itu kemudian mengatakan, Turki adalah negara yang kuat di kawasan dan memiliki kemampuan untuk membuat keputusan independen dan menerapkannya tanpa konsesi apa pun.

Dia lalu mengkritik Washington, yang menyarankan Turki untuk membeli sistem rudal AS Patriot daripada S-400, dengan argumen bahwa S-400 akan tidak kompatibel dengan sistem NATO dan mengekspos F-35 kepada Rusia. "Turki bukanlah koloni atau negara bagian AS," tegasnya.

Sementara itu, sebelumnya Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan mengatakan ia memperkirakan sistem pertahanan rudal S-400 Rusia akan mulai tiba di Turki pada semester pertama pada Juli.

“Kami membahas masalah S-400 dengan Rusia. Memang masalah S-400 diselesaikan. Saya pikir mereka akan mulai datang pada paruh pertama bulan Juli," kata Erdogan.

Hubungan antara Ankara dan Washington memburuk paska Turki memutuskan membeli S-400. Hubungan kedua terus memburuk setelah AS menyebut bahwa Turki kemungkinan besar akan ditendang dari program F-35.
(esn)
Berita Terkait
Timnas Indonesia Dibungkam...
Timnas Indonesia Dibungkam Inggris 0-3 di Piala Dunia Amputasi
Banyak Bangunan Ambruk...
Banyak Bangunan Ambruk Saat Gempa, Turki Tahan 180 Orang
Hikmah di Balik Bencana,...
Hikmah di Balik Bencana, Perbatasan Armenia-Turki Dibuka untuk Pertama Kalinya
Jaga Amanah 106 Tahun,...
Jaga Amanah 106 Tahun, Keluarga Palestina Serahkan Uang Tentara Turki Utsmani
Harapan di Tengah Reruntuhan...
Harapan di Tengah Reruntuhan Gempa Dahsyat Turki-Suriah
Pelepasan Bantuan Kemanusiaan...
Pelepasan Bantuan Kemanusiaan ke Turki
Berita Terkini
Meski IRGC Tutup Selat...
Meski IRGC Tutup Selat Hormuz, Perundingan Damai AS dan Iran Digelar di Swiss
1 jam yang lalu
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
2 jam yang lalu
Raja Charles Inggris...
Raja Charles Inggris Akan Ungkap Tagihan Pajak Pribadinya, Berapa Besar?
3 jam yang lalu
Pilot Australia Terbangkan...
Pilot Australia Terbangkan 2 Buronan Paling Dicari ke Indonesia via Penerbangan Gelap
4 jam yang lalu
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
4 jam yang lalu
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
5 jam yang lalu
Infografis
Sistem Pertahanan S-400...
Sistem Pertahanan S-400 India Dihancurkan oleh Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved