Tersandung Skandal Video Seks Gay, Menteri Malaysia Ogah Cuti

Sabtu, 15 Juni 2019 - 17:27 WIB
Tersandung Skandal Video...
Tersandung Skandal Video Seks Gay, Menteri Malaysia Ogah Cuti
A A A
KUALA LUMPUR - Menteri Urusan Ekonomi Malaysia, Azmin Ali, menepis seruan sejumlah pihak tertentu agar ia mengambil cuti ketika pihak berwenang tengah menyelidiki video seks yang melibatkannya dengan pria lain.

Dia mengatakan akan terus menjalankan tugasnya sebagai menteri dan pemimpin Pakatan Harapan di tengah skandal yang membuat polisi menangkap Haziq Abdullah Abdul Aziz pada Jumat kemarin. Haziq mengklaim dia dan Azmin adalah pelaku dalam video yang menghebohkan negeri jiran itu.

Baca juga: Malaysia Dihebohkan Video Seks Gay yang Diduga Menteri

"Kita harus terus memberikan mandat kepada rakyat yang begitu besar (dan) belum pernah terjadi sebelumnya selama 60 tahun. Mereka menginginkan perubahan ini, dan mereka melakukannya dalam pemilihan terakhir," ujarnya.

"Saya tetap fokus bekerja sebagai Menteri Urusan Ekonomi," imbuhnya.

"Saya di sini untuk mendukung Perdana Menteri, dan kami akan terus bergerak maju untuk bekerja bagi rakyat," kata Azmin kepada wartawan setelah open house Hari Raya Idul Fitri di Bukit Antarabangsa, seperti dilansir dari The Straits Times, Sabtu (15/6/2019).

Pada hari Jumat, Otai Reformasi, sebuah kelompok aktivis hak-hak sipil, mendesak Azmin untuk mengambil cuti sambil menunggu pemeriksaan polisi terkait video tersebut.

Azmin mengatakan dia belum dipanggil oleh polisi. Namun, dia mengatakan ajudannya Muhammad Hilman Idham telah dimintai keterangan dan pemeriksaannya dilanjutkan awal pekan depan.

"Tidak (polisi belum menelepon saya)," ujarnya.

"Mereka telah memanggil sekretaris politik saya kemarin (14 Juni), dan saya diberi tahu bahwa mereka akan melanjutkan penyelidikan untuk mencatat pernyataannya pada hari Senin," katanya.

Azmin sekali lagi menolak skandal itu dan menyebutnya sebagai "politik comberan", dengan mengatakan akan menyerahkannya kepada pihak berwenang untuk menyelidiki dan mendesak agar tidak ada intervensi.

Pada Rabu lalu, Haziq mengklaim bahwa ia dan Azmin adalah pelaku dalam video tidak senonoh tersebut.

"Bagi saya, sejak hari pertama, itu adalah politik comberan, dan saya telah membuat pernyataan saya dengan jelas bahwa saya tidak akan memaafkan ini," tegasnya

"Tapi karena laporan itu ada, biarkan pihak berwenang melanjutkan penyelidikan dan tidak ada yang harus campur tangan dalam proses," katanya.

Azmin, yang merupakan anggota parlemen Gombak dan anggota parlemen Bukit Antarabangsa, mengatakan bahwa ia telah menerima curahan dukungan dari konstituennya setelah skandal itu terjadi.

"Kamu lihat, para pendukung saya, daerah pemilihan saya mengenal saya dengan sangat baik," ucapnya.

"Mereka bersama saya. Saya senang mengetahui bahwa banyak orang di luar sana, mereka maju dan menunjukkan dukungan mereka," sambungnya.

"Mereka datang ke rumah dan saya harus berterima kasih atas dukungannya," tukasnya.
(ian)
Berita Terkait
Berlakukan Lockdown,...
Berlakukan Lockdown, Begini Kondisi Terkini Malaysia
Perayaan HUT Malaysia...
Perayaan HUT Malaysia ke-65
Penampakan Banjir Parah...
Penampakan Banjir Parah yang Merendam Apartemen dan Rumah di Selangor Malaysia
Anwar Ibrahim, Dilantik...
Anwar Ibrahim, Dilantik sebagai Perdana Menteri Malaysia
Polri Cek Akun Penghina...
Polri Cek Akun Penghina Raja Malaysia
Malaysia Umumkan Pembubaran...
Malaysia Umumkan Pembubaran Parlemen, Gelar Pemilu Lebih Cepat
Berita Terkini
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
57 menit yang lalu
Israel Melakukan Segala...
Israel Melakukan Segala Cara untuk Menggagalkan Perundingan AS dan Iran
2 jam yang lalu
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
3 jam yang lalu
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
4 jam yang lalu
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
8 jam yang lalu
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
9 jam yang lalu
Infografis
19 Menteri Bergelar...
19 Menteri Bergelar S3, Prabowo Tagih Kepintarannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved