Kunjungi Iran, Shinzo Abe Coba Tengahi Ketegangan Teheran-Washington

Minggu, 09 Juni 2019 - 15:41 WIB
Kunjungi Iran, Shinzo...
Kunjungi Iran, Shinzo Abe Coba Tengahi Ketegangan Teheran-Washington
A A A
TOKYO - Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe dilaporkan akan melakukan kunjungan ke Iran pada pekan depan. Salah satu agenda Abe adalah mencoba meyakinkan Iran untuk menggelar pembicaraan dengan Amerika Serikat (AS), guna mencari solusi untuk mengakhiri ketegangan yang sedang terjadi.

Melansir Jiji Pers pada Minggu (9/6), Abe akan melakukan kunjungan ke Iran pada Rabu mendatang. Kunjungan itu akan menjadi kunjungan pertama yang dilakukan Perdana Menteri Jepang ke Iran dalam kurun waktu 41 tahun terakhir.

Seorang pejabat Kementerian Luar Negeri Jepang, yang berbicara dalam kondisi anonim mengatakan, Tokyo adalah satu-satunya pihak yang bisa menjadi penengah ketegangan ini. Hal ini, lanjut pejabat itu, karena Jepang memiliki hubungan yang sangat baik dengan kedua belah pihak.

"Jepang adalah satu-satunya negara yang dapat diajak bicara oleh kedua belah pihak," ucapnya dan mencatat bahwa Menteri Luar Negeri Iran, Mohammad Javad Zarif melakukan kunjungan mendadak ke Jepang pada pertengahan Mei, beberapa hari jelang kunjungan kenegaraan Donald Trump ke Tokyo.

Hubungan AS dan Iran sendiri kian hari kian memburuk memburuk. Hubungan keduanya semakin memburuk setelah Kementerian Keuangan AS memutuskan untuk menjatuhkan sanksi baru kepada Iran.

Sanksi baru ini menargetkan industri petrokimia Iran, termasuk Perusahaan Industri Petrokimia Teluk Persia (PGPIC), perusahaan petrokimia terbesar di negara itu.

PGIPC adalah penyokong utama Khatam al-Anbiya Konstruksi, yang merupakan cabang teknik Garda Revolusi Iran (IRGC), pasukan elit militer Iran yang bertanggung jawab atas rudal balistik negara itu dan program nuklir.

Iran menyebut apa yang dilakukan oleh Washington melanggar hukum internasional. "Langkah-langkah ini bertentangan dengan prinsip-prinsip hukum internasional dan komitmen internasional pemerintah AS," ucapjuru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Abbas Mousavi.
(esn)
Berita Terkait
Banyak Warga Tertimbun...
Banyak Warga Tertimbun Reruntuhan, Korban Tewas Akibat Gempa Jepang Terus Bertambah
Rekomendasi Tempat Wisata...
Rekomendasi Tempat Wisata di Jepang bagi Wisatawan Indonesia
Dahsyatnya Gempa Merobek...
Dahsyatnya Gempa 'Merobek' Jalanan di Anamizu Jepang
6 Fakta Unik Onigiri,...
6 Fakta Unik Onigiri, dari Makanan Jiwa hingga Simbol Terima Kasih
Pekerja Asing Jadi Ancaman,...
Pekerja Asing Jadi Ancaman, 3 Alasan Jepang Bentuk Satuan Tugas untuk Utamakan Warga Lokal
8 Kesalahpahaman tentang...
8 Kesalahpahaman tentang Jepang, dari Teknologi hingga Sushi
Berita Terkini
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz karena Israel Serang Lebanon
17 menit yang lalu
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
1 jam yang lalu
Israel Melakukan Segala...
Israel Melakukan Segala Cara untuk Menggagalkan Perundingan AS dan Iran
2 jam yang lalu
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
3 jam yang lalu
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
4 jam yang lalu
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
8 jam yang lalu
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved