China: AS Bermain dengan Api di Taiwan

Jum'at, 31 Mei 2019 - 14:11 WIB
China: AS Bermain dengan...
China: AS Bermain dengan Api di Taiwan
A A A
BEIJING - China mengatakan Amerika Serikat (AS) bermain-main dengan api terkait dukungannya untuk pemerintah Taiwan yang berkuasa. Komentar itu meluncur jelang pertemuan antara Menteri Pertahanan China Wei Fenghe dan penjabat Menteri Pertahanan AS Patrick Shanahan.

Kedua negara, yang terkunci dalam perang dagang yang meningkat, juga berselisih soal serangkaian isu strategis, mulai dari Laut Cina Selatan yang disengketakan hingga Taiwan yang demokratis. China selama ini mengklaim Taiwan sebagai wilayahnya yang sensitif, bahkan akan diambil secara paksa jika diperlukan.

Wei dan Shanahan dijadwalkan akan menghadiri forum pertahanan tahunan Shangri-La di Singapura yang dimulai pada hari ini, Jumat (31/5/2019), di mana mereka berada diharapkan bertemu.

China sangat marah dengan patroli Angkatan Laut AS baru-baru ini di Selat Taiwan, undang-undang AS untuk mendukung Taiwan dan pertemuan antara kepala keamanan nasional Taiwan David Lee dengan penasihat keamanan nasional Gedung Putih John Bolton.

Berbicara pada jumpa pers bulanan reguler, juru bicara Kementerian Pertahanan China Wu Qian menggambarkan hubungan militer antara Beijing dan Washington umumnya baik.

Tetapi dia mengambil nada yang jauh lebih tegas ketika ditanya tentang dukungan AS untuk Taiwan, masalah yang telah lama digambarkan China sebagai yang paling sensitif dalam hubungan antara kedua negara.

"Baru-baru ini, pihak AS terus-menerus memainkan 'kartu Taiwan', berusaha sia-sia untuk 'menggunakan Taiwan untuk mengendalikan China'. Ini delusi," kata Wu.

"Serangkaian tindakan yang telah diambil pihak AS adalah bermain dengan api, secara serius merusak perkembangan hubungan militer antara China dan Amerika Serikat, dan secara serius merusak perdamaian dan stabilitas di daerah Selat Taiwan," imbuhnya seperti dikutip dari Reuters.

Sebelumnya pasukan udara, laut dan darat Taiwan melakukan latihan untuk mengusir pasukan penjajah pada hari Kamis, ketika menteri pertahanannya berjanji untuk mempertahankan pulau itu dari apa yang dilihatnya sebagai meningkatnya ancaman militer China.

Baca juga: Bersumpah Bela Diri dari Agresi China, Taiwan Gelar Latihan Militer

Washington tidak memiliki hubungan formal dengan Taipei, tetapi merupakan pendukung internasional terpenting dan pemasok utama senjata.

Seorang pejabat senior pertahanan AS mengatakan fakta bahwa Shanahan akan menghadiri dialog Shangri-la selama periode ketegangan dengan Iran adalah tanda bahwa Amerika Serikat berkomitmen terhadap kawasan dan sekutunya.

Selama pertemuan dengan Wei, Shanahan diperkirakan akan memunculkan komunikasi yang lebih baik antara kedua militer untuk menghindari risiko kesalahan perhitungan, kata pejabat AS itu.

Sementara Wei kemungkinan akan menangani sengketa perdagangan China-AS dan pendekatan pemerintahan Trump yang semakin keras ke Taiwan dan Laut Cina Selatan, negara-negara Asia akan mencari pesan yang menenangkan, menurut para pakar keamanan dan diplomat regional.

"Negara-negara kawasan akan mengharapkan jaminan bahwa niat China sebenarnya damai mengingat kekuatan militernya yang semakin besar," kata analis keamanan regional yang berbasis di Singapura Ian Storey.

Storey, dari ISEAS Yusof Ishak Institute di Singapura, mengatakan Wei juga harus berbicara dengan konstituen domestiknya, mengingat fakta bahwa pidato dan sesi tanya jawab yang jarang diharapkan akan ditampilkan secara jelas di China.

"Dalam lingkungan saat ini, mungkin mereka tidak ingin dia terlalu akomodatif. Dia dapat diduga menyalahkan AS karena meningkatnya ketegangan di Laut China Selatan dan tidak ada cara dia akan mengakui bahwa China adalah bagian dari masalah," tukasnya.
(ian)
Berita Terkait
Presiden Taiwan Terbang...
Presiden Taiwan Terbang ke Amerika Serikat, China Murka
Mengapa Amerika Serikat...
Mengapa Amerika Serikat Selalu Gunakan Standar Ganda dalam Urusan Taiwan?
Latar Belakang Konflik...
Latar Belakang Konflik China dan Taiwan serta Kepentingan Amerika Serikat di Baliknya
Latihan Militer China...
Latihan Militer China di Dekat Taiwan Bidik Penonton Amerika Serikat
Biodata Ketua DPR Amerika...
Biodata Ketua DPR Amerika Serikat Nancy Pelosi yang Bertandang ke Taiwan
Pelosi Tinggalkan Taiwan,...
Pelosi Tinggalkan Taiwan, Ketegangan dengan China Kian Memuncak
Berita Terkini
Timur Tengah Kembali...
Timur Tengah Kembali Membara! Serangan Drone Iran Menarget Militer AS
23 menit yang lalu
AS dan Iran Saling Serang,...
AS dan Iran Saling Serang, Jutaan Orang Hadiri Upacara Pemakaman Khamenei di Irak
1 jam yang lalu
Lebih dari 2 Juta Pelayat...
Lebih dari 2 Juta Pelayat Hadiri Prosesi Pemakaman Khamenei di Najaf Irak
1 jam yang lalu
Ini Pemicu Utama Serangan...
Ini Pemicu Utama Serangan AS ke Iran
2 jam yang lalu
Prosesi Pemakaman Khamenei...
Prosesi Pemakaman Khamenei Digelar di Irak, Drone Iran Gempur Pasukan AS di Bahrain
2 jam yang lalu
Iran Serang 85 Situs...
Iran Serang 85 Situs Militer AS di Bahrain dan Kuwait, Situasi Memanas Seiring Pemakaman Khamenei
4 jam yang lalu
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved