AS: Seluruh Senjata Pemusnah Massal Korut Langgar Resolusi PBB

Rabu, 29 Mei 2019 - 11:21 WIB
AS: Seluruh Senjata...
AS: Seluruh Senjata Pemusnah Massal Korut Langgar Resolusi PBB
A A A
WASHINGTON - Seluruh program senjata pemusnah massal (WMD) Korea Utara (Korut) melanggar resolusi Dewan Keamanan (DK) PBB. Hal itu diungkapkan juru bicara Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (AS) saat ditanya tentang peluncuran rudal baru-baru ini oleh Pyongyang.

"Saya pikir seluruh program WMD Korea Utara, itu bertentangan dengan resolusi Dewan Keamanan PBB. Tetapi apa yang menjadi fokus AS di sini adalah dalam upaya untuk menegosiasikan akhir yang damai untuk program WMD Korea Utara," ujar juru bicara Departemen Luar Negeri AS Morgan Ortagus seperti dilansir dari Reuters, Rabu (29/5/2019).

Ortagus telah diminta untuk memperjelas posisi Departemen Luar Negeri AS setelah Presiden Donald Trump tampaknya bertentangan dengan penasihat keamanan nasionalnya, John Bolton, mengenai apakah peluncuran Korut bulan ini telah melanggar resolusi AS.

Bolton pada hari Sabtu mengatakan "tidak diragukan" bahwa peluncuran rudal tersebut telah melanggar resolusi PBB karena termasuk rudal balistik jarak pendek.

Ortagus mengatakan Departemen Luar Negeri belum memberikan penilaiannya secara terbuka apakah peluncuran itu melibatkan rudal balistik. Namun, Pentagon mengatakan pada 9 Mei bahwa peluncuran pada hari itu terdiri dari beberapa rudal balistik yang terbang lebih dari 300 km.

Selama kunjungan ke Jepang pada hari Senin, Trump menyinggung pandangan Bolton dan mengatakan dia tidak setuju.

"Orang-orang saya berpikir itu bisa menjadi pelanggaran. Saya melihatnya secara berbeda," kata Trump, seraya menambahkan bahwa pemimpin Korut Kim Jong-un mungkin ingin "mendapatkan perhatian."

Trump menekankan bahwa tidak ada uji coba nuklir, tidak ada rudal balistik, tidak ada rudal jarak jauh dan menambahkan bahwa suatu hari akan ada kesepakatan dengan Korut untuk mengakhiri program nuklirnya.

Ditanya apakah Menteri Luar Negeri Mike Pompeo setuju dengan Trump atau Bolton, Ortagus mengatakan: "Saya kira itu tidak hilang di antara kita bahwa peluncuran itu merupakan upaya untuk mengirim pesan kepada pemerintah."

Dia menambahkan bahwa AS ingin melanjutkan pembicaraan denuklirisasi dengan Korut. "Itu fokus kita di sini," ucapnya.

Setelah KTT kedua antara Kim Jong-un dan Trump berujung kegagalan pada tahun lalu, Korut menembakkan beberapa roket dan rudal bulan ini. Uji coba itu termasuk beberapa rudal kendali yang menurut para ahli dapat digunakan untuk menembus pertahanan Korea Selatan (Korsel) dan AS di wilayah tersebut.

Rudal-rudal itu terbang dengan lintasan yang rata dan lebih rendah, membuat beberapa pejabat di Korsel mempertanyakan apakah mereka harus dikategorikan sebagai "rudal balistik" dan karenanya merupakan pelanggaran terhadap resolusi PBB.

Korut dalam sebuah pernyataan pada hari Senin mengecam Bolton sebagai "lebih dari bodoh" dan mengatakan berhenti melakukan uji coba rudal berarti menyerahkan hak untuk membela diri. Korut juga mengatakan bahwa apa pun yang diluncurkan pasti akan terbang menggambar lintasan balistik.
(ian)
Berita Terkait
Disaksikan Kim Jong...
Disaksikan Kim Jong Un, Begini Dahsyatnya Kekuatan Artileri Militer Korea Utara
AS Tanggapi Santai Peluncuran...
AS Tanggapi Santai Peluncuran Rudal Balistik Korea Utara
AS Cs Kutuk Peluncuran...
AS Cs Kutuk Peluncuran Rudal Balistik Korea Utara
Korut Pamer Rudal Baru,...
Korut Pamer Rudal Baru, Korsel Desak Perundingan Damai
5 Rudal Korea Utara...
5 Rudal Korea Utara yang Ditakuti Amerika Serikat
Wapres AS akan ke Korsel,...
Wapres AS akan ke Korsel, Korut Tembakan Rudal Balistik
Berita Terkini
Deretan 66 Negara yang...
Deretan 66 Negara yang Memiliki UU Melarang LGBT
1 jam yang lalu
Mojtaba Janji Balas...
Mojtaba Janji Balas Dendam atas Darah Tak Bersalah Ayahnya
2 jam yang lalu
Pecahkan Rekor! 10 Juta...
Pecahkan Rekor! 10 Juta Orang Hadiri Upacara Pemakaman Khamenei
3 jam yang lalu
Mengapa Turki Jual Sistem...
Mengapa Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA? Ini Alasan Utamanya
4 jam yang lalu
Iran Akui Melakukan...
Iran Akui Melakukan Kesalahan Menembaki Kapal Tanker di Selat Hormuz
5 jam yang lalu
Ini Reaksi 9 Pemimpin...
Ini Reaksi 9 Pemimpin Negara NATO setelah Menerima Hadiah Pistol dari Erdogan
5 jam yang lalu
Infografis
3 Senjata Canggih Iran...
3 Senjata Canggih Iran yang Ciptakan Mimpi Buruk bagi AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved