Trump Bilang Perombakan Sistem Kapal Induk AS Pilihan 'Salah'

Rabu, 29 Mei 2019 - 03:47 WIB
Trump Bilang Perombakan...
Trump Bilang Perombakan Sistem Kapal Induk AS Pilihan 'Salah'
A A A
TOKYO - Presiden Donald Trump mengkritik rencana perombakan beberapa kapal induk Amerika Serikat (AS) yang berbasis sistem uap menjadi sistem ketapel listrik. Menurutnya, perombakan sistem seperti itu merupakan pilihan "salah".

Kritik Trump disampaikan di hadapan para pelaut di atas kapal perang AS, USS Wasp, yang ditempatkan di Jepang.

Sistem uap pada kapal induk untuk meluncurkan jet-jet tempur di atasnya adalah sistem tradisional. Sedangkan sistem ketapel listrik merupakan sistem modern.

"Anda tahu, kata mereka—salah satu dari orang-orang itu berkata, 'Tidak, listriknya bekerja lebih cepat. Tetapi, Tuan, kami hanya bisa membawa pesawat ke sana setiap beberapa menit'," kata Trump, menurut sebuah transkrip dari Gedung Putih. "Jadi, sungguh, apa yang mereka lakukan salah."

"Saya pikir saya akan memesan," lanjut presiden. "Ketika kami membangun kapal induk baru, kami akan menggunakan uap. Saya hanya akan melakukan pemesanan; Kami akan menggunakan uap. Kami tidak perlu—kami tidak perlu kecepatan ekstra," papar Trump, seperti dikutip The Hill, Rabu (29/5/2019).

Trump menyoroti secara khusus pada pembengkakan biaya untuk proyek peningkatan sistem ketapel listrik, yang dia sebut telah mencapai USD900 juta.

"Uap bekerja selama sekitar 65 tahun dengan sempurna," kata Trump memuji sistem uap.

"Dan saya tidak akan memberi tahu Anda hal ini...tetapi itu berbiaya USD900 juta untuk ketapel listrik yang gila ini," ujar Trump.

Trump sudah lama mempersoalkan penggunaan sistem ketapel listrik oleh Angkatan Laut untuk meluncurkan pesawat tempur dari kapal induk.

Dalam sebuah wawancara dengan majalah TIME pada tahun 2017, dia berjanji bahwa sistem tersebut tidak akan beralih ke ketapel "digital" untuk meluncurkan pesawat.

"Kedengarannya buruk bagi saya. Digital. Mereka punya digital. Apa itu digital? Dan ini sangat rumit, Anda harus menjadi Albert Einstein untuk mengetahuinya. Dan saya berkata—dan sekarang mereka ingin membeli lebih banyak kapal induk. Saya berkata, 'Sistem apa yang akan Anda buat'— 'Tuan, kami tetap menggunakan digital'." papar Trump.

"Saya bilang, 'Tidak, tidak'. Anda akan sangat terkejut, biaya digital ratusan juta dolar lebih banyak dan itu tidak baik," katanya.
(mas)
Berita Terkait
Spesifikasi USS Ronald...
Spesifikasi USS Ronald Reagan, Kapal Induk Nuklir Amerika Serikat
Dari Kapal Induk hingga...
Dari Kapal Induk hingga Kapal Selam Nuklir, Segini Total Armada Tempur Amerika Serikat
Iran Bangun Kapal Induk...
Iran Bangun Kapal Induk Palsu Amerika Serikat untuk Diserang
Kapal Induk AS Senilai...
Kapal Induk AS Senilai Rp211 Triliun Tak Lagi Relevan dalam Perang Masa Depan, Berikut 5 Alasannya
Kapal Induk Nuklir Amerika...
Kapal Induk Nuklir Amerika Berlabuh di Singapura, Ada Apa?
Pertama dalam Sejarah...
Pertama dalam Sejarah AS, Perempuan Pimpin Kapal Induk Nuklir
Berita Terkini
Trump Marahi Netanyahu:...
Trump Marahi Netanyahu: 'Mengapa Harus Lakukan Serangan Sialan Itu?'
6 menit yang lalu
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
54 menit yang lalu
Pesawat Terjun Payung...
Pesawat Terjun Payung Jatuh di AS, 12 Orang Tewas
2 jam yang lalu
Misteri Freya, Model...
Misteri Freya, Model Erotis Ukraina yang Diduga Ledakkan Pipa Nord Stream Rusia
2 jam yang lalu
Eks PM Israel Serukan...
Eks PM Israel Serukan Netanyahu Digulingkan dengan Tongkat dan Batu
3 jam yang lalu
Militer Iran: AS dan...
Militer Iran: AS dan Israel Tak Punya Pilihan Selain Kalah dan Menyerah!
3 jam yang lalu
Infografis
Spesifikasi dan Daya...
Spesifikasi dan Daya Tempur Kapal Induk Pertama Indonesia Giuseppe Garibaldi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved