Miliarder AS Lunasi Utang Hampir 400 Wisudawan Sebesar Rp578,5 Miliar

Senin, 20 Mei 2019 - 10:31 WIB
Miliarder AS Lunasi...
Miliarder AS Lunasi Utang Hampir 400 Wisudawan Sebesar Rp578,5 Miliar
A A A
ATLANTA - Seorang miliarder yang tercatat sebagai salah satu orang terkaya di Amerika Serikat (AS) mengejutkan ratusan wisudawan ketika dia berjanji akan melunasi utang mereka. Orang kaya bernama Robert F. Smith ini janji membayar pinjaman hampir 400 wisudawan tahun 2019 dari Morehouse College, Atlanta.

Janji itu disampaikan dalam pidatonya hari Minggu di Morehouse College, di mana ia menerima gelar kehormatan. Pidatonya itu mengejutkan ratusan wisudawan.

Orang kaya berusia 56 tahun itu merupakan mantan insinyur kimia dan bankir investasi. Menurut majalah Forbes, dia tercatat sebagai orang terkaya ke-163 di Amerika tahun lalu.

Total utang para mahasiswa yang lulus itu sekitar USD40 juta atau lebih dari Rp578,5 miliar.

"Atas nama delapan generasi keluarga saya yang telah berada di negara ini, kami akan menaruh sedikit bahan bakar di bus Anda," katanya kepada para lulusan di perguruan tinggi swasta tersebut.

"Ini kelas saya, 2019. Dan keluarga saya membuat hibah untuk menghilangkan pinjaman mereka," ujarnya.

"Saya tahu kelas saya akan memastikan mereka membayar ini ke depan...dan mari kita pastikan setiap kelas memiliki kesempatan yang sama untuk maju karena kita cukup untuk menjaga komunitas kita sendiri," paparnya.

Tindakan kedermawanan Smith yang luar biasa disambut dengan tepuk tangan meriah dari para lulusan mahasiswa. Mereka tercengang, saling berpaling dan seolah tak percaya.

Miliarder itu juga menjanjikan hadiah USD1,5 juta untuk kampus. "Kami saling memandang seperti, 'Apakah dia serius?' Itu uang banyak," kata Robert James 21, salah seorang lulusan mahasiswa, kepada CNN, yang dikutip Senin (20/5/2019).

Jonathan Epps, 22, yang memiliki sekitar utang USD35.000 selama menjadi mahasiswa, menggambarkan janji sang miliarder itu sebagai "berkah luar biasa". Dia menyebut Smiht orang yang paling murah hati yang pernah dia lihat.

"Ini akan meresap seiring berjalannya waktu. Saya tahu ini fakta. Saya benar-benar tidak memiliki kata-kata. Itu membuat hari yang hebat menjadi jauh lebih baik," katanya.

Elijah Nesly Dormeus, 22, dari New York, adalah anak pertama dari sembilan orang anak yang lulus dari perguruan tinggi. Ayahnya meninggal ketika dia berusia lima tahun dan ibunya telah melakukan berbagai pekerjaan dengan upah minimum untuk memenuhi kebutuhannya dan saudara-saudaranya.

Selain utangnya sendiri USD90.000, dia mengatakan ibunya mengambil pinjaman untuk membantunya lulus kuliah.

"Semua pelayanannya, semua pemberiannya tidak sia-sia," katanya ketika ditanya apa arti hadiah Smith bagi keluarganya.

Smith, ayah tiga anak, adalah founder, chairman dan CEO perusahaan ekuitas swasta Vista Equity Partners, yang dia rintis pada tahun 2000.

Forbes memperkirakan kekayaan bersihnya sebesar USD5 miliar dan dia berada di urutan ke-480 dalam daftar miliarder dunia tahun 2018.

Media itu juga menamainya sebagai salah satu dari 100 pemikir bisnis terbesar di tahun 2017.

Setelah upacara wisuda, Smith mengatakan; "Di mana Anda tinggal tidak harus menentukan apakah Anda mendapatkan pendidikan. Ke mana Anda pergi ke sekolah tidak harus menentukan apakah Anda mendapatkan buku pelajaran."

"Kesempatan yang Anda akses harus ditentukan oleh keganasan kecerdasan Anda, keberanian dalam kreativitas Anda dan ketabahan yang memungkinkan Anda untuk mengatasi harapan yang tidak ditetapkan cukup tinggi."

Presiden Morehouse College David A. Thomas menyebut gerakan Smith sebagai "hadiah pembebasan". "Ketika Anda harus melunasi utang, pilihan tentang apa yang dapat Anda lakukan di dunia dibatasi," katanya kepada CNN.

"(Hadiah Smith) memberi mereka kebebasan untuk mengikuti impian mereka, hasrat mereka."
(mas)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
Warga China dan Rusia...
Warga China dan Rusia Berlomba Melahirkan Bayi di AS demi Status Kewarganegaraan
9 menit yang lalu
Perjanjian Damai Iran...
Perjanjian Damai Iran Jadi Kekalahan Paling Memalukan bagi AS, Ini 3 Alasannya
1 jam yang lalu
Setelah 4 Bulan Berperang,...
Setelah 4 Bulan Berperang, Ini 7 Hal yang Membuat Iran Lebih Kuat
3 jam yang lalu
Berlatih di Tijuana,...
Berlatih di Tijuana, Timnas Iran Dikawal 300 Pasukan Elite Meksiko
5 jam yang lalu
Jika Dicairkan, Aset...
Jika Dicairkan, Aset Beku Iran Jadi Oksigen Segar untuk Kebangkitan Ekonomi Iran
7 jam yang lalu
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
8 jam yang lalu
Infografis
Pete Hegseth, Menteri...
Pete Hegseth, Menteri Perang AS yang Dikenal Rasis, Radikal, dan Pemabuk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved