Trump Bantah Cekcok dengan Bolton dan Pompeo Soal Iran

Sabtu, 18 Mei 2019 - 09:32 WIB
Trump Bantah Cekcok...
Trump Bantah Cekcok dengan Bolton dan Pompeo Soal Iran
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, membantah terlibat perselisihan keras dengan penasihat kebijakan luar negerinya terkait Iran. Ia bahkan secara khusus memberikan pernyataan dukungan kepada penasihat keamanan nasional Gedung Putih John Bolton dan Menteri Luar Negeri Mike Pompeo.

Trump menyebut "omong kosong" laporan berita yang menyatakan ia merasa dongkol dengan para penasihatnya dan secara pribadi menyatakan keprihatinannya karena mereka berusaha mengarahkannya ke dalam perang dengan Iran.

Pejabat AS pada hari Kamis mengatakan bahwa Trump telah memberi tahu penasihatnya, termasuk penjabat Sekretaris Pertahanan Patrick Shanahan, bahwa ia tidak ingin terlibat perang dengan Iran.

Baca juga: Presiden Trump: Saya Harap AS Tak Perang dengan Iran

"Mereka (media berita) mengeluarkan pesan bahwa saya marah dengan orang-orang saya. Saya tidak marah dengan orang-orang saya. Saya membuat keputusan sendiri," kata Trump di Washington.

"Mike Pompeo melakukan pekerjaan dengan baik. Bolton melakukan pekerjaan dengan baik," imbuhnya seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (18/5/2019).

Trump selama kampanye presiden 2016 berjanji untuk menghindari konflik di luar negeri setelah apa yang ia pandang sebagai perang yang mahal di Afghanistan dan Irak.

Namun dia juga mengatakan akan melakukan apa yang diperlukan untuk melindungi kepentingan AS di luar negeri. Penempatan kelompok tempur kapal induk AS baru-baru ini telah meningkatkan ketegangan di wilayah Teluk dan mengipasi ketakutan akan konflik bersenjata.

Trump telah menyetujui sanksi terhadap Teheran yang bertujuan melumpuhkan ekonomi Iran dan memaksa para pemimpin Iran ke meja perundingan. Amerika Serikat ingin Iran menghentikan program-program rudal nuklir dan balistiknya serta menghentikan kegiatan-kegiatan lain yang diyakininya mendestabilisasi Timur Tengah.

Pompeo menjabarkan daftar panjang tuntutan terhadap Iran setahun yang lalu yang menurut para kritikus di dalam dan di luar Teheran menunjukkan dia mendorong perubahan rezim.

Sementara Bolton memiliki reputasi panjang sebagai hawkish yang percaya Amerika Serikat perlu bersikap keras terhadap Iran dan telah mendorong garis keras di dalam pemerintahan sejak bergabung dengan Gedung Putih lebih dari setahun yang lalu.

Sementara ia bersikap keras terhadap Iran, Trump mengatakan kepada wartawan pekan lalu bahwa ia terkadang harus "meredam" Bolton.

"Kami semua frustrasi dengan gagasan ini bahwa kami semakin meningkat, bahwa kami sedang mencari konflik," kata seorang pejabat senior pemerintah, yang tidak bersedia disebutkan namanya.

"Tidak ada yang bisa lebih jauh dari kebenaran. Kami mencari de-eskalasi," imbuhnya.

Pejabat itu ditanyai tentang gagasan Bolton dan Pompeo yang berusaha "menggiring" Trump ke jalur perang.

"Menggiring Trump ke jalan apa pun adalah strategi yang tidak berhasil. Ada banyak saksi untuk itu," kata pejabat itu.

Pejabat itu mengatakan pandangan Bolton tentang Iran didokumentasikan dengan baik.

"Ia tidak memiliki ilusi. Dia melayani presiden dan dia menerima pekerjaan ini karena dia percaya pada kebijakan presiden, dan dia melaksanakannya," ia menekankan.

Adapun pembukaan Trump ke Iran mencari pembicaraan langsung, tidak ada indikasi dari Iran bahwa mereka siap untuk berbicara.

"Belum. Kami sedang duduk di telepon," kata pejabat itu.

Intelijen AS menunjukkan terjadi peningkatan aktivitas di Iran atau proksinya yang disimpulkan oleh para pejabat AS sebagai ancaman terhadap sasaran Amerika di kawasan itu.
(ian)
Berita Terkait
DPR Amerika Serikat...
DPR Amerika Serikat Kembali Makzulkan Presiden Donald Trump
Elon Musk Bertekad Damaikan...
Elon Musk Bertekad Damaikan Iran dengan Amerika Serikat
Donald Trump Kampanye...
Donald Trump Kampanye Pilpres Tanpa Kenakan Masker
Amerika Serikat Darurat...
Amerika Serikat Darurat Ekonomi, Berdampak ke Indonesia?
Pendukung Donald Trump...
Pendukung Donald Trump Kembali Berunjuk Rasa di Arizona
Trump: Terlepas Orang...
Trump: Terlepas Orang Suka atau Tidak, Israel Sekutu Hebat Amerika Serikat
Berita Terkini
Rudal Iran Serang Hanggar...
Rudal Iran Serang Hanggar F-35 di Pangkalan Udara AS di Yordania, Kuwait dan Bahrain Waspada
39 menit yang lalu
China Luncurkan Alat...
China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan
1 jam yang lalu
Drone Iran Gempur Armada...
Drone Iran Gempur Armada Kelima AS di Bahrain
2 jam yang lalu
Suara Ledakan Terdengar...
Suara Ledakan Terdengar di Bandar Abbas dan Pulau Qeshm, Iran Segera Balas Serangan AS
3 jam yang lalu
Biksu Buddha di China...
Biksu Buddha di China Dilaporkan Ditahan usai Peringati Peristiwa Tiananmen
4 jam yang lalu
Trump Akui AS Balas...
Trump Akui AS Balas Penembakan Helikopter oleh Iran, Meski Awalnya Meremehkan
4 jam yang lalu
Infografis
10 Atlet Dengan Bayaran...
10 Atlet Dengan Bayaran Tertinggi 2026: Messi Dikalahkan Petinju Canelo Alvarez
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved