Dua Kapal Perang AS Masuki Teluk Persia di Tengah Ketegangan dengan Iran

Jum'at, 17 Mei 2019 - 17:29 WIB
Dua Kapal Perang AS...
Dua Kapal Perang AS Masuki Teluk Persia di Tengah Ketegangan dengan Iran
A A A
MUSKAT - Dua kapal perang Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) uang dipersenjatai dengan rudal jelajah Tomahawk telah memasuki Teluk Persia dengan sebuah kapal induk tempur yang siaga di lepas pantai Oman. Kedatangan dua kapal itu seiring tuduhan Teheran berencana untuk menyerang kepentingan AS yang dilontarkan Washington.

US Naval Institute (USNI) melaporkan kapal perusak berpeluru kendali USS Gonzalez dan USS McFaul transit di Selat Hormuz pada Kamis sore.

"Pelayaran mereka berjalan tanpa tantangan atau 'pelecehan' dari Korps Garda Revolusi Islam, meskipun ketegangan mendidih antara Teheran dan Washington," sumber-sumber publikasi pertahanan mencatat seperti disitir dari Russia Today, Jumat (17/5/2019).

Kedua kapal perusak itu sekarang dekat dengan kapal perang Amerika lainnya di wilayah yang dikirim Washington awal bulan ini untuk mengatasi apa yang disebut AS peningkatan kesiapan Iran untuk melakukan operasi ofensif terhadap pasukan AS dan kepentingannya. Hingga kini belum ada bukti yang ditawarkan untuk mendukung klaim itu.

Kelompok tempur USS Abraham Lincoln, dengan pembom strategis di atas kapal, bersiap di lepas pantai Oman, sementara kapal serbu amfibi USS Kearsarge berada di lepas pantai Emirat Arab pada hari Kamis, USNI melaporkan. Pembom B-52 juga telah memulai operasi udara mereka dari pangkalan AS di Qatar saat Washington terus mengumpulkan pasukannya.

Baca juga: 'Kirim Pesan' ke Iran, Bomber AS Jalankan Misi Pertama di Teluk Persia

Sementara AS terus bersikeras bahwa mereka tidak ingin perang dengan Iran, pada hari Rabu, Departemen Luar Negeri memerintahkan evakuasi personel yang tidak penting dari kedutaan AS di Baghdad dan konsulat di Erbil. Menurut USNI news, jika AS akan melancarkan serangan militer dari laut, itu akan lebih baik dilakukan dari luar Teluk Persia untuk menjaga angkatan laut Amerika jauh dari jangkauan rudal anti-kapal Iran.

Baca juga: AS Perintahkan Staf di Irak untuk Segera Hengkang

Teheran, yang menyebut perang AS sebagai "perang psikologis," mengatakan Iran siap untuk membela diri terhadap segala tindakan agresi tetapi tidak menganggap perang dengan AS dan sekutunya sebagai pilihan.

"Kami tidak tertarik dengan meningkatnya ketegangan di wilayah kami, karena jika terjadi kesalahan, semua orang akan kehilangan, termasuk Iran, termasuk AS, termasuk semua negara di kawasan itu," ujar Duta Besar Iran untuk PBB Majid Takht-e Ravanchi kepada Amerika National Public Radio.
(ian)
Berita Terkait
Mengapa Amerika Serikat...
Mengapa Amerika Serikat Memblokade Pelabuhan Iran?
Amerika Serikat Blacklist...
Amerika Serikat Blacklist Menteri Dalam Negeri Iran
SMURP Aksi Solidaritas...
SMURP Aksi Solidaritas di Monas, Serukan Boikot Produk Terafiliasi Israel dan AS
Iran Akan Pertimbangkan...
Iran Akan Pertimbangkan Negosiasi Langsung dengan Amerika Serikat
Seberapa Penting Timur...
Seberapa Penting Timur Tengah bagi Amerika Serikat?
Presiden Iran Ebrahim...
Presiden Iran Ebrahim Raisi Tiba di AS, Demonstran Bikin Tiang Gantungan
Berita Terkini
4 Alasan Mojataba Ingin...
4 Alasan Mojataba Ingin Balas Dendam Kematian Ayahnya, Ingin Mewujudkan Kemenangan Total
8 menit yang lalu
Ukraina Tidak Akan Produksi...
Ukraina Tidak Akan Produksi Rudal Patriot meski Trump Beri Lisensi, Ini 3 Alasannya
1 jam yang lalu
8 Fakta Menarik tentang...
8 Fakta Menarik tentang Norwegia, Negara Paling Bahagia dan Matahari Tak Terbenam di Musim Panas
2 jam yang lalu
Deretan 66 Negara yang...
Deretan 66 Negara yang Memiliki UU Melarang LGBT
6 jam yang lalu
Mojtaba Janji Balas...
Mojtaba Janji Balas Dendam atas Darah Tak Bersalah Ayahnya
7 jam yang lalu
Pecahkan Rekor! 10 Juta...
Pecahkan Rekor! 10 Juta Orang Hadiri Upacara Pemakaman Khamenei
8 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved