Guaido Kembali Tegaskan Dukung Opsi Militer AS Terhadap Venezuela

Rabu, 08 Mei 2019 - 06:14 WIB
Guaido Kembali Tegaskan...
Guaido Kembali Tegaskan Dukung Opsi Militer AS Terhadap Venezuela
A A A
CARACAS - Pemimpin oposisi Venezuela, Juan Guaido, kembali menegaskan menyambut baik opsi militer Amerika Serikat (AS) terhadap negara kaya minyak itu. Hal itu disampaikannya satu minggu usai seruannya agar militer melakukan kudeta terhadap Presiden Nicolas Maduro berujung kegagalan.

"Kami terbuka untuk opsi yang menawarkan biaya sosial yang rendah dan yang akan memberi kami kemampuan serta stabilitas untuk mengadakan pemilihan yang benar-benar bebas," kata Guaido kepada CBS News, Rabu (8/5/2019).

"Kami ingin yang terbaik untuk keluar dari konflik ini, dan jika ada opsi yang harus kami pertimbangkan dan alternatif, maka kami akan melakukannya," imbuhnya.

Tetapi tampaknya AS bukan satu-satunya pilihan Guaido. Seorang anggota tim Guaido mengatakan bahwa mereka juga berhubungan dengan para pejabat Rusia, yang dikonfirmasi Guaido. Ia mengatakan pembicaraan itu terjadi dalam kapasitas tidak resmi, dengan berbagai pejabat dari tingkat tinggi hingga rendah di pemerintah Moskow.

AS dan Rusia saling menuduh mencampuri krisis Venezuela. Pada hari Senin, berbicara dari Moskow, menteri luar negeri Venezuela mengatakan negaranya dapat memperluas jumlah spesialis Rusia di sana.

Para pembantu utama Presiden Trump mengatakan semua opsi - termasuk aksi militer - tetap ada di meja.

Guaido mengatakan kepada Diaz bahwa dia hanya memiliki satu tujuan: "Saya ingin pemilihan bebas sekarang, tanpa kediktatoran, agar anak-anak di Venezuela tidak kelaparan sampai mati."

Sebelumnya dukungan terhadap intervensi militer AS ini juga disuarakan Guaido pada akhir pekan lalu.

Baca juga: Tentara Loyal kepada Maduro, Guaido Sambut Baik Intervensi Militer AS

Krisis politik di Venezuela mencapai puncaknya saat Juan Guadio mengumumkan dirinya sebagai presiden sementera negara itu. Guadio menyebut terpilihnya kembali Nicolas Maduro sebagai presiden tidak sah. Presiden Nicolas Maduro menganggap deklarasi Guaido kudeta dan menyebutnya sebagai boneka AS.

Amerika Serikat, sejumlah negara Amerika Latim dan Kanada serta negara-negara Eropa mendukung Guaido. Namun Rusia, China, Turki, dan sejumlah negara lainya mendukung Presiden Nicolas Maduro dan meminta AS atau negara lain untuk tidak melakukan intervensi.
(ian)
Berita Terkait
Pakar HI: Penangkapan...
Pakar HI: Penangkapan Maduro Tidak Sesuai dengan Piagam PBB
Terancam Kudeta, Komunitas...
Terancam Kudeta, Komunitas Palestina di Venezuela Dukung Nicolas Maduro
Gagal Gulingkan Maduro,...
Gagal Gulingkan Maduro, 2 Mantan Tentara AS Divonis 20 Tahun Penjara
Maduro Ditangkap AS,...
Maduro Ditangkap AS, Siapa yang Akan Memimpin Venezuela?
Mahkamah Agung Inggris...
Mahkamah Agung Inggris Tolak Klaim Maduro Atas Emas Venezuela
Oposisi Venezuela Bersatu...
Oposisi Venezuela Bersatu Mendukung Edmundo Gonzalez untuk Menumbangkan Nicolas Maduro
Berita Terkini
Gerakan Protes Gen Z...
Gerakan Protes Gen Z Guncang Ibu Kota India: Aku Seekor Kecoak!
45 menit yang lalu
Hamas Ungkap Pertemuan...
Hamas Ungkap Pertemuan di Kairo Bahas Penerapan Gencatan Senjata Gaza
1 jam yang lalu
Ilmuwan Bikin Roti dengan...
Ilmuwan Bikin Roti dengan Ragi dari Kulit Mumi Berusia 5.300 Tahun
2 jam yang lalu
AS Pertimbangkan Gunakan...
AS Pertimbangkan Gunakan Aset Iran untuk Biaya Rekonstruksi Negara-negara Teluk
3 jam yang lalu
Israel Bunuh 3 Tentara...
Israel Bunuh 3 Tentara Lebanon, Presiden Aoun Murka
4 jam yang lalu
AS Curigai Zionis, Pentagon...
AS Curigai Zionis, Pentagon Naikkan Tingkat Ancaman Spionase Israel Jadi Kritis
5 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved