Guru Perempuan AS Ditangkap karena Memerkosa Siswa 10 Tahun
Sabtu, 04 Mei 2019 - 07:23 WIB
Guru Perempuan AS Ditangkap karena Memerkosa Siswa 10 Tahun
A
A
A
BATON ROUGE - Seorang guru perempuan berusia 34 tahun di Amerika Serikat (AS) ditangkap polisi atas tuduhan memerkosa salah satu siswanya yang berusia 10 tahun. Skandal asusila itu terungkap setelah seorang administrator sekolah menghubungi polisi.
Deidre R. Smith, 34, ditangkap pada hari Selasa lalu atas laporan seorang administrator di Lake Charles Charter Academy di Louisiana, AS.
Petugas dari Kantor Sheriff Calcasieu Parish menangkap Smith atas tuduhan pemerkosaan tingkat pertama dan tindak pidana berat.
Kim Myers, seorang juru bicara kantor sheriff, mengatakan para penyelidik mengetahui bahwa Smith melakukan hubungan seksual dengan korban. Smith dibebaskan setelah membayar uang jaminan.
"Pada tanggal 30 April, Kantor Sheriff Calcasieu Parish menerima pengaduan dari seorang administrator di Lake Charles Charter Academy mengenai seorang guru, Deidre R. Smith, yang memiliki hubungan yang tidak pantas dengan salah seorang siswa 10 tahun," bunyi pernyataan kantor sherrif setempat.
"Selama penyelidikan awal, para detektif mengetahui bahwa Smith telah melakukan kontak yang tidak pantas dengan bocah itu sejak akhir tahun 2018. Juga diketahui bahwa Smith melakukan hubungan seksual dengan korban," lanjut pernyataan tersebut, seperti dikutip Daily Mirror, Jumat (3/5/2019).
Smith ditangkap dan dimasukkan ke Calcasieu Correctional Center (Pusat Lembaga Pemasyarakatan Calcasieu) dan didakwa melakukan pemerkosaan tingkat pertama; dan perilaku tidak senonoh dengan bocah. Dia kemudian dibebaskan pada hari yang sama dengan uang jaminan USD50.000 yang ditetapkan oleh Hakim Robert Wyatt.
"Kasus ini masih diselidiki dan kemungkinan akan ada penuntutan lebih banyak," imbuh pernyataan kantor sherrif.
Pihak Lake Charles Charter Academy telah merilis pernyataan yang mengonfirmasi ulah Smith. "Kami percaya ini adalah insiden yang terisolasi dan tidak ada siswa lain yang terlibat," bunyi pernyataan sekolah tersebut.
Presiden sekolah tersebut, Ulysses Gene Thibodeaux, mengatakan insiden diduga terjadi di luar kampus.
"Setelah tuduhan itu dilaporkan, sekolah segera mengambil langkah untuk menghubungi pihak berwenang yang sekarang melakukan penyelidikan. Investigasi belum lengkap dan sedang berlangsung," katanya.
Deidre R. Smith, 34, ditangkap pada hari Selasa lalu atas laporan seorang administrator di Lake Charles Charter Academy di Louisiana, AS.
Petugas dari Kantor Sheriff Calcasieu Parish menangkap Smith atas tuduhan pemerkosaan tingkat pertama dan tindak pidana berat.
Kim Myers, seorang juru bicara kantor sheriff, mengatakan para penyelidik mengetahui bahwa Smith melakukan hubungan seksual dengan korban. Smith dibebaskan setelah membayar uang jaminan.
"Pada tanggal 30 April, Kantor Sheriff Calcasieu Parish menerima pengaduan dari seorang administrator di Lake Charles Charter Academy mengenai seorang guru, Deidre R. Smith, yang memiliki hubungan yang tidak pantas dengan salah seorang siswa 10 tahun," bunyi pernyataan kantor sherrif setempat.
"Selama penyelidikan awal, para detektif mengetahui bahwa Smith telah melakukan kontak yang tidak pantas dengan bocah itu sejak akhir tahun 2018. Juga diketahui bahwa Smith melakukan hubungan seksual dengan korban," lanjut pernyataan tersebut, seperti dikutip Daily Mirror, Jumat (3/5/2019).
Smith ditangkap dan dimasukkan ke Calcasieu Correctional Center (Pusat Lembaga Pemasyarakatan Calcasieu) dan didakwa melakukan pemerkosaan tingkat pertama; dan perilaku tidak senonoh dengan bocah. Dia kemudian dibebaskan pada hari yang sama dengan uang jaminan USD50.000 yang ditetapkan oleh Hakim Robert Wyatt.
"Kasus ini masih diselidiki dan kemungkinan akan ada penuntutan lebih banyak," imbuh pernyataan kantor sherrif.
Pihak Lake Charles Charter Academy telah merilis pernyataan yang mengonfirmasi ulah Smith. "Kami percaya ini adalah insiden yang terisolasi dan tidak ada siswa lain yang terlibat," bunyi pernyataan sekolah tersebut.
Presiden sekolah tersebut, Ulysses Gene Thibodeaux, mengatakan insiden diduga terjadi di luar kampus.
"Setelah tuduhan itu dilaporkan, sekolah segera mengambil langkah untuk menghubungi pihak berwenang yang sekarang melakukan penyelidikan. Investigasi belum lengkap dan sedang berlangsung," katanya.
(mas)