Kemampuan Rudal Baru China Meningkat, Saingi Amerika

Jum'at, 26 April 2019 - 12:20 WIB
Kemampuan Rudal Baru...
Kemampuan Rudal Baru China Meningkat, Saingi Amerika
A A A
ZHUHAI - Presiden China Xi Jinping memperkuat pasukan rudalnya ke tingkat yang menjadi tantangan bagi kapal induk dan pangkalan militer Amerika Serikat (AS) di Asia. Selama ini kapal induk dan pangkalan militer itu menjadi tulang punggung pertahanan AS di kawasan Asia.

Sebagian besar rudal yang dimiliki China saat ini mampu menyaingi atau mengungguli kemampuan rudal AS. Rudal-rudal itu pun dapat menusuk payung pelindung AS terhadap aliansi regional Korea Selatan (Korsel), Jepang, dan Taiwan.

”China sekarang memiliki pasukan rudal balistik paling canggih di dunia dan memiliki kapasitas untuk melampaui sistem pertahanan yang kita kembangkan,” papar mantan kepala intelijen Angkatan Laut (AL) AS Kapten James Fanell kepada kantor berita Reuters.

China juga memiliki satu kelas rudal konvensional yang dapat menyerang kapal induk AS di laut dan berbagai pangkalan di Jepang atau bahkan Guam di Samudra Pasifik. Berdasarkan traktat era Perang Dingin antara AS dan Rusia, mereka tak diizinkan mengembangkan senjata jenis itu yang berbasis di darat, rudal balistik jarak menengah, dan rudal jelaj ah dengan jangkauan antara 500 dan 5.500 km.

Namun, China yang tak menandatangani traktat itu telah mengembangkan roketroket itu dalam jumlah yang banyak. Laporan khusus ini bagian dari serial Reuters berjudul The China Challenge yang men-jelaskan bagaimana Presiden Xi Jinping membentuk ulang dan meremajakan militer China, Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) dengan mengisinya dengan para pendukung setia dan memperkuat kemampuan rudal, angkatan laut, dan nuklir.

Dalam menghadapi konflik di laut, militer China menyatakan mereka kini memiliki cara membuat kapal induk AS tetap di teluk. ”Kita tak dapat mengalahkan AS di laut. Tapi kita memiliki rudal yang secara khusus menargetkan kapal induk untuk menghentikan mereka mendekati wilayah perairan kita jika terjadi konflik,” papar seorang purnawirawan kolonel PLA kepada Reuters.
(don)
Berita Terkait
Presiden Taiwan Terbang...
Presiden Taiwan Terbang ke Amerika Serikat, China Murka
Khawatir Agresivitas...
Khawatir Agresivitas China, Amerika Serikat Dekati Indonesia
Inilah Perbandingan...
Inilah Perbandingan Kekuatan Militer China vs Amerika Serikat
Dijegal Amerika Serikat,...
Dijegal Amerika Serikat, Mobil Listrik China Semakin Banting Harga
Media China Sindir Kerusuhan...
Media China Sindir Kerusuhan di Amerika Serikat
China Tuding Amerika...
China Tuding Amerika Serikat Kacaukan Semenanjung Korea
Berita Terkini
Dramatis, FSB Tangkap...
Dramatis, FSB Tangkap Pria Rusia atas Tuduhan Jadi Mata-mata Five Eyes
21 menit yang lalu
10 Stasiun Kereta Bawah...
10 Stasiun Kereta Bawah Tanah Terdalam di Dunia, Apa Dibangun untuk Perlindungan saat Perang Nuklir?
34 menit yang lalu
Pendarahan Hebat, Wanita...
Pendarahan Hebat, Wanita Palestina Kehilangan Janin karena Tentara Israel Menahan Ambulans
1 jam yang lalu
Akankah Strategi Houthi...
Akankah Strategi Houthi Meniru Kendali Iran atas Selat Hormuz di Laut Merah Bisa Berhasil?
1 jam yang lalu
Prancis Samakan AS dengan...
Prancis Samakan AS dengan Korut, Amerika Walkout dari Pertemuan DK PBB
1 jam yang lalu
Takut dengan Ancaman...
Takut dengan Ancaman Iran, Netanyahu Diam-diam Terbang ke AS Temui Trump
2 jam yang lalu
Infografis
Angkatan Darat Amerika...
Angkatan Darat Amerika Serikat Incar 'Pasukan Tua' Masuk Militer
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved