Sri Lanka Peringatkan Kemungkinan Adanya Serangan Bom Susulan

Kamis, 25 April 2019 - 22:24 WIB
Sri Lanka Peringatkan...
Sri Lanka Peringatkan Kemungkinan Adanya Serangan Bom Susulan
A A A
KOLOMBO - Pemerintah Sri Lanka dilaporkan mengeluarkan peringatan akan kemungkinan adanya serangan bom susulan. Hal itu diungkapkan oleh Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) melalui akun Twitternya.

"Pemerintah Sri Lanka melaporkan kemungkinan adanya serangan susulan yang menargetkan tempat-tempat ibadah. Hindari daerah-daerah itu selama akhir pekan, mulai besok 26 April hingga Minggu 28 April. Tetap waspada dan hindari kerumunan besar," bunyi tweet Kedutaan Besar AS seperti dikutip dari CBS News, Kamis (25/4/2019).

Seorang Pastor Katolik senior mengatakan kepada AFP bahwa semua layanan publik ditangguhkan dan semua gereja ditutup atas saran pasukan keamanan. Meski begitu, layanan pribadi untuk penguburan masih akan dilakukan.

Sementara itu menteri pemerintah untuk urusan agama Muslim, Abdul Haleem Mohamed Hasheem, meminta umat Islam di negara itu untuk menghindari masjid pada hari Jumat.

"Sebagai tanda solidaritas dengan Komunitas Katolik dan unjuk rasa menentang tindakan biadab dari para teroris yang kejam, saya menghimbau saudara-saudara Muslim saya menghindari berkumpul untuk sholat berjamaah besok (Jumat), tetapi untuk salat di rumah, bagi perdamaian dan keamanan Tanah Air kita," katanya dalam sebuah surat yang didistribusikan melalui kelompok-kelompok komunitas Muslim.

Perkembangan terbaru menyebutkan pihak kepolisian setempat meminta bantuan publik untuk menangkap dua tersangka lain. Keduanya adalah seorang pria dan wanita muda. Foto keduanya diunggah ke akun Twitter kepolisian Sri Lanka.

Pasukan keamanan menangkap 16 tersangka sehubungan dengan serangan itu dalam operasi penangkapan terbaru. Polisi sejauh ini telah menangkap 75 orang. Mereka juga menyita granat, pedang dan senjata lainnya di Ibu Kota Kolombo ketika pemerintah menghadapi tekanan yang meningkat terkait kegagalannya untuk bertindak atas peringatan intelijen tentang kemungkinan pemboman.
(ian)
Berita Terkait
Sri Lanka Mencekam,...
Sri Lanka Mencekam, Lautan Demonstran Serbu Kantor Perdana Menteri Sri Lanka
Ranil Wickremesinghe...
Ranil Wickremesinghe Duduki Kursi Presiden Sri Lanka yang Baru
Rumahnya Diserbu Ratusan...
Rumahnya Diserbu Ratusan Ribu Pendemo yang Marah, Presiden Sri Lanka Kabur
Pengunjuk Rasa Bobol...
Pengunjuk Rasa Bobol Istana Presiden dan PM Sri Lanka
Jelajahi Keindahan Sejarah...
Jelajahi Keindahan Sejarah dan Budaya Sri Lanka, Perjalanan Istimewa dengan Nuansa Mewah
Ranil Wickeremesinghe...
Ranil Wickeremesinghe Terpilih menjadi Presiden Sri Lanka
Berita Terkini
Barisan Nasional Menang...
Barisan Nasional Menang Besar di Pemilu Johor, Koalisi PM Anwar Ibrahim Terancam?
21 menit yang lalu
Ditutup-tutupi selama...
Ditutup-tutupi selama 1 Bulan, 2 Pilot China Tewas saat Latihan Perang
1 jam yang lalu
Secara Strategis, Pakar...
Secara Strategis, Pakar Militer Ini Yakin Iran Lebih Unggul Dibandingkan AS
2 jam yang lalu
Mantan Emir Qatar Sheikh...
Mantan Emir Qatar Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani Wafat pada Usia 74 Tahun
3 jam yang lalu
Iran Bombardir Pangkalan...
Iran Bombardir Pangkalan AS di Yordania, Kuwait, Bahrain, dan Oman
4 jam yang lalu
Bak Film Spionase, Mata-mata...
Bak Film Spionase, Mata-mata Italia Berkhianat dan Jual Rahasia NATO kepada Rusia
5 jam yang lalu
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved