AS: Target Teroris Selanjutnya Tempat Wisata Sri Lanka

Senin, 22 April 2019 - 13:33 WIB
AS: Target Teroris Selanjutnya...
AS: Target Teroris Selanjutnya Tempat Wisata Sri Lanka
A A A
WASHINGTON - Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (AS) dalam pembaruan travel advisory-nya memperingatkan bahwa kelompok teroris kemungkinan akan melanjutkan serangannya di Sri Lanka. Target yang diincar adalah tempat-tempat wisata.

Departemen tersebut meminta warga AS untuk berhati-hati setelah serangkaian pemboman terhadi pada Minggu Paskah yang menewaskan 290 orang. Delapan bom mengguncang tiga gereja, empat hotel dan sebuah rumah. Sedangkan bom kesembilan berhasil dijinakkan di sekitar Bandara Internasional Kolombo.

"Kelompok-kelompok teroris kemungkinan terus merencanakan serangan di Sri Lanka. Teroris dapat menyerang dengan sedikit atau tanpa peringatan, menargetkan lokasi wisata," bunyi peringatan departemen tersebut, seperti dikutip Russia Today, Senin (22/4/2019).

Selain lokasi wisata, target pontensial yang diincar kelompok teroris adalah tempat-tempat ramai seperti pusat transportasi, pasar dan pusat perbelanjaan, hotel, kelab, restoran dan tempat-tempat ibadah. Departemen tersebut meminta warga AS menjauhi taman, acara olah raga dan budaya.

Selain menewaskan 290 orang, serangkaian serangan bom juga menyebabkan sekitar 500 orang lainnya terluka.

Pemerintah Sri Lanka terus memburu mereka yang terkait dengan serangan itu. Meskipun tidak ada kelompok yang mengklaim bertanggung jawab atas kekejaman ini, pihak berwenang telah menahan setidaknya 24 tersangka sehubungan dengan penyelidikan.
(mas)
Berita Terkait
Amerika Serikat Tuding...
Amerika Serikat Tuding Rusia, Penyebab Kekacauan Sri Langka
Sri Lanka Mencekam,...
Sri Lanka Mencekam, Lautan Demonstran Serbu Kantor Perdana Menteri Sri Lanka
Sri Lanka Kacau Balau,...
Sri Lanka Kacau Balau, AS Salahkan Rusia
Perkuat Aliansi Lawan...
Perkuat Aliansi Lawan China, Pompeo Keliling Asia Termasuk Indonesia
Kapal Survei China Tiba...
Kapal Survei China Tiba di Sri Lanka, India dan AS Langsung Cemas
Mengapa Ukraina Sangat...
Mengapa Ukraina Sangat Menginginkan Bom Cluster Amerika Serikat?
Berita Terkini
Kelompok Garis Keras...
Kelompok Garis Keras Iran Klaim Akan Ada Kudeta, Akankah Mojtaba Tumbang?
46 menit yang lalu
Houthi Ancam Serang...
Houthi Ancam Serang Infrastruktur Minyak Saudi jika Perang Terus Berlanjut
2 jam yang lalu
PM Irak Pernah Ditawari...
PM Irak Pernah Ditawari Suap Rp3,5 Triliun, tapi Justru Bentuk Badan Pemberantasan Korupsi
3 jam yang lalu
Setelah 4 Bulan Tenang...
Setelah 4 Bulan Tenang dan Nyaman, Arab Saudi Kembali Dibombardir Iran
4 jam yang lalu
Iran Peringatkan Negara-negara...
Iran Peringatkan Negara-negara Penampung Pasukan AS Bersiap Hadapi Respons Setara
5 jam yang lalu
Tentara AS Terluka dalam...
Tentara AS Terluka dalam Serangan Iran di Yordania, Pentagon Belum Mengakui
6 jam yang lalu
Infografis
Pete Hegseth, Menteri...
Pete Hegseth, Menteri Perang AS yang Dikenal Rasis, Radikal, dan Pemabuk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved