Intelijen Kirim Peringatan 10 Hari sebelum Bom-bom Guncang Sri Lanka

Senin, 22 April 2019 - 08:14 WIB
Intelijen Kirim Peringatan...
Intelijen Kirim Peringatan 10 Hari sebelum Bom-bom Guncang Sri Lanka
A A A
KOLOMBO - Intelijen Sri Lanka ternyata sudah mengirim peringatan terkait kemungkinan adanya serangan teroris sepuluh hari sebelum delapan bom mengguncang tiga gereja, empat hotel dan sebuah rumah. Namun, otoritas keamanan gagal bertindak.

Sejauh ini sudah 207 orang tewas dalam serangan delapan bom di berbagai gereja dan hotel. Sebanyak 13 orang telah ditangkap polisi. Belum ada pihak atau kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan mengerikan tersebut.

Bom-bom yang menargetkan tiga gereja meledak saat ibadah Paskah berlangsung hari Minggu. Sejumlah warga asing asal Amerika Serikat dan Inggris berada di antara korban tewas. Kementerian Luar Negeri Indonesia menyatakan belum ada informasi terkait kemungkinan adanya warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban.

Surat peringatan dari intelijen sudah dikirim pada 11 April. Dalam suratnya, intelijen Sri Lanka mengeluarkan peringatan nasional tentang kemungkinan serangan bom bunuh diri yang direncanakan terhadap Gereja Katolik dan Komisi Tinggi India di Kolombo. Menurut surat tersebut, serangan teroris kemungkinan akan dilancarkan organisasi Islam garis keras bernama National Thowheed Jamath.

Menteri Telekomunikasi Harin Fernando merilis surat peringatan intelijen itu di Twitter. "Beberapa petugas intelijen mengetahui kejadian ini. Karena itu ada penundaan dalam tindakan. Apa yang ayah saya dengar juga dari seorang perwira intelijen. Tindakan serius perlu diambil mengapa peringatan ini diabaikan. Saya berada di Badulla tadi malam," tulis Fernando di akun Twitter-nya, @fernandoharin yang dikutip Senin (22/4/2019).

Perdana Menteri Ranil Wickremesinghe mengakui adanya peringatan intelijen tersebut. "Kita juga harus melihat mengapa tindakan pencegahan yang memadai tidak dilakukan," katanya.

Polisi mengatakan 13 tersangka telah ditangkap sehubungan dengan rentetan pemboman tersebut. Menurut Wickremesinghe para tersangka adalah warga lokal. "Tetapi para penyelidik akan memeriksa apakah para penyerang memiliki hubungan di luar negeri," katanya.
(mas)
Berita Terkait
Sri Lanka Mencekam,...
Sri Lanka Mencekam, Lautan Demonstran Serbu Kantor Perdana Menteri Sri Lanka
Ranil Wickremesinghe...
Ranil Wickremesinghe Duduki Kursi Presiden Sri Lanka yang Baru
Rumahnya Diserbu Ratusan...
Rumahnya Diserbu Ratusan Ribu Pendemo yang Marah, Presiden Sri Lanka Kabur
Pengunjuk Rasa Bobol...
Pengunjuk Rasa Bobol Istana Presiden dan PM Sri Lanka
Jelajahi Keindahan Sejarah...
Jelajahi Keindahan Sejarah dan Budaya Sri Lanka, Perjalanan Istimewa dengan Nuansa Mewah
Ranil Wickeremesinghe...
Ranil Wickeremesinghe Terpilih menjadi Presiden Sri Lanka
Berita Terkini
Israel Bombardir Markas...
Israel Bombardir Markas Besar Hizbullah di Beirut
18 menit yang lalu
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
1 jam yang lalu
6 Tradisi Teraneh di...
6 Tradisi Teraneh di Dunia, Salah Satunya Makan Abu Orang Mati
1 jam yang lalu
Mendagri Pakistan Sampaikan...
Mendagri Pakistan Sampaikan Surat Khusus untuk Mojtaba Khamenei
2 jam yang lalu
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
3 jam yang lalu
Dunia Tahu Israel Memiliki...
Dunia Tahu Israel Memiliki Senjata Nuklir, tapi Kenapa Diam Saja?
3 jam yang lalu
Infografis
6 Cara Memperpanjang...
6 Cara Memperpanjang Umur dalam 10 Menit, Lakukan Tiap Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved