Putin dan Kim Jong-un Bertemu Paruh Kedua April

Jum'at, 19 April 2019 - 02:58 WIB
Putin dan Kim Jong-un...
Putin dan Kim Jong-un Bertemu Paruh Kedua April
A A A
MOSKOW - Kremlin mengumumkan pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong-un akan melakukan perjalanan ke Rusia akhir bulan ini untuk bertemu Presiden Vladimir Putin. Kedua pemimpin akan melakukan pembicaraan pada paruh kedua April.

Dalam sebuah pernyataan hari Kamis, Kremlin mengatakan Kim Jong-un akan berkunjung ke Rusia atas undangan Putin. Tak ada rincian soal isu pembicaraan dalam pertemuan kedua pemimpin yang akan tercatat sebagai pertemuan pertama.

Surat kabar Rusia, Izvestia mengutip sumber diplomatik mengatakan pembicaraan antara Putin dan Kim Jong-un kemungkinan akan diadakan di kota Vladivostok, Rusia timur jauh, sebelum Putin terbang ke pertemuan puncak di China pada 26-27 April 2019.

Seorang pejabat Korea Utara, Kim Chang Son, telah melakukan perjalanan ke Vladivostok minggu ini. Dia pada hari Rabu terlihat memeriksa stasiun kereta kota dan melakukan pemeriksaan keamanan.

Pengumuman Kremlin muncul beberapa jam setelah Kementerian Luar Negeri Korut mengecam Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Michael Pompeo yang dianggap bertindak gegabah. Kementerian itu menyerukan agar Pompeo dicoret dari perundingan antara pejabat Washington dan Pyongyang terkait krisis nuklir Korut.

Pyongyang juga mengaku telah melakukan uji coba senjata pertamanya sejak pertemuan puncak terakhir antara Presiden AS Donald Trump dan Kim Jong-un di Vietnam pada Februari lalu. Pertemuan itu berakhir dengan kegagalan karena tidak ada kesepakatan apa pun yang dibuat terkait denuklirisasi Semenanjung Korea.

Uji coba senjata itu dipimpin langsung oleh Kim Jong-un. Senjata yang diuji tembak diklaim sebagai senjata kendali taktis tipe baru.

"Keuntungan dari senjata ini adalah mode khusus untuk membimbing penerbangan dan muatan hulu ledak yang kuat," tulis media pemerintah Korea Utara, KCNA, dalam laporannya.

Kim Jong-un menggambarkan pengembangan senjata itu sebagai salah satu yang sangat penting dalam meningkatkan kekuatan tempur Tentara Rakyat. Uji tembak senjata itu berlangsung hari Rabu, namun baru dilaporkan hari Kamis.

"Tes hari Rabu dilakukan dalam berbagai mode penembakan pada target yang berbeda dan Kim memandu uji tembak," lanjut laporan tersebut.
(mas)
Berita Terkait
Donald Trump Angkat...
Donald Trump Angkat Bicara Soal Kondisi Kim Jong-un
Kim Jong Un Pulang ke...
Kim Jong Un Pulang ke Korea Utara Pakai Kereta Usai Bertemu Putin
Vladimir Putin: Rusia...
Vladimir Putin: Rusia Dukung Korea Utara Melawan Barat yang Khianat dan Berbahaya
Tiba di Rusia, Kim Jong...
Tiba di Rusia, Kim Jong Un Disambut Barisan Kehormatan Militer
Adik Kim Jong-un: AS...
Adik Kim Jong-un: AS Harus Akui Korea Utara sebagai Negara Nuklir
Kim Jong Un Dikabarkan...
Kim Jong Un Dikabarkan Jumpa Putin di Vladivostok, Ini Situasi Terkini
Berita Terkini
Satria Kumbara, Eks...
Satria Kumbara, Eks Marinir TNI AL yang Jadi Tentara Bayaran Rusia, Dikabarkan Tewas
28 menit yang lalu
Teror Drone Ukraina...
Teror Drone Ukraina Kian Efektif, 8 Warga Rusia Tewas
1 jam yang lalu
Kelompok Garis Keras...
Kelompok Garis Keras Iran Klaim Akan Ada Kudeta, Akankah Mojtaba Tumbang?
2 jam yang lalu
Houthi Ancam Serang...
Houthi Ancam Serang Infrastruktur Minyak Saudi jika Perang Terus Berlanjut
3 jam yang lalu
PM Irak Pernah Ditawari...
PM Irak Pernah Ditawari Suap Rp3,5 Triliun, tapi Justru Bentuk Badan Pemberantasan Korupsi
4 jam yang lalu
Setelah 4 Bulan Tenang...
Setelah 4 Bulan Tenang dan Nyaman, Arab Saudi Kembali Dibombardir Iran
5 jam yang lalu
Infografis
Korut Gelar Latihan...
Korut Gelar Latihan Serangan Balik Nuklir Dipantau Kim Jong-un
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved