UE Tolak Akui Dewan Militer sebagai Pemerintah Sementara Sudan

Rabu, 17 April 2019 - 14:40 WIB
UE Tolak Akui Dewan...
UE Tolak Akui Dewan Militer sebagai Pemerintah Sementara Sudan
A A A
BRUSSELS - Menteri Luar Negeri Uni Eropa (UE), Federica Mogherini mengatakan, tidak akan mengakui legitimasi Dewan Militer Transisi di Sudan. Dewan Militer Transisi adalah pemerintah sementara Sudan, yang dibentuk setelah militer melengserkan Omar al-Bashir.

"Selama masa transisi tidak dikelola oleh warga sipil, UE tidak akan mengakui legitimasi Dewan Militer Transisi," kata Mogherini pada sesi pleno Parlemen Eropa tentang situasi di Sudan.

Mogherini mengatakan, pembentukan pemerintah militer di Sudan telah mengambil beberapa niat baik, termasuk mengubah kepala Dewan Militer Transisi, pengunduran diri kepala Layanan Nasional dan Keamanan, serta membebaskan beberapa tahanan politik.

"Langkah-langkah ini telah mengisyaratkan bahwa mungkin ada ruang untuk negosiasi," sambungnya dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Anadolu Agency pada Rabu (17/4).

Dia menambahkan bahwa UE mendukung seruan Uni Afrika untuk penyerahan kekuasaan kepada otoritas transisi yang dipimpin sipil dalam 15 hari ke depan.

Sebelumnya, oposisi Sudan, yang tergabung dalam "Freedom and Change Alliance" mendesak Dewan Militer, untuk memindahkan kekuasaan kepada pemerintah sipil. Aliansi ini menyatukan Asosiasi Profesional Sudan, Aliansi Pasukan Konsensus Nasional, Pasukan Panggilan Sudan, dan kelompok serikat buruh oposisi.

Lebih lanjut, aliansi mendesak kepemimpinan militer baru untuk membatalkan keputusan yang dibuat oleh Dewan Militer sebelumnya mengenai penangguhan konstitusi dan pengenaan keadaan darurat dan jam malam. Aliansi itu kemudian mendesak para demonstran untuk melanjutkan aksi duduk mereka di depan markas besar militer.
(esn)
Berita Terkait
Uni Eropa Jamin Semua...
Uni Eropa Jamin Semua Vaksin Boleh Digunakan
Lawan Disinformasi,...
Lawan Disinformasi, Uni Eropa Bentuk Kementerian Kebenaran
Uni Eropa Kini Tak Lagi...
Uni Eropa Kini Tak Lagi Relevan di Pangung Geopolitik, Ini 3 Alasannya
Kacaukan Logistik Pasukan...
Kacaukan Logistik Pasukan Rusia, Ukraina Rusak Jembatan di Wilayah Selatan
Presiden Jokowi di KTT...
Presiden Jokowi di KTT ASEAN - Uni Eropa
Duta Besar Uni Eropa...
Duta Besar Uni Eropa Denis Chaibi Jadi Dosen Tamu di UKI
Berita Terkini
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
22 menit yang lalu
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Dicopot dari Jabatannya atas Tuduhan Pelecehan Seksual Bermotif Politik
1 jam yang lalu
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa Evakuasi 80.000 Orang di Prancis dan Spanyol
2 jam yang lalu
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
3 jam yang lalu
Pasukan Koalisi Pimpinan...
Pasukan Koalisi Pimpinan Arab Saudi Serang Wilayah Houthi Yaman
4 jam yang lalu
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
12 jam yang lalu
Infografis
Angkatan Darat Amerika...
Angkatan Darat Amerika Serikat Incar 'Pasukan Tua' Masuk Militer
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved