Rusia Dukung RI untuk Bahas Isu Palestina di DK PBB
Rabu, 10 April 2019 - 17:29 WIB
Rusia Dukung RI untuk Bahas Isu Palestina di DK PBB
A
A
A
Rusia menyatakan mendukung penuh Indonesia untuk membawa isu Palestina dalam pembahasan di Dewan Keamanan (DK) PBB. Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Lyudmila Vorobieva menuturkan, ada interaksi yang cukup antara Rusia dan Indonesia di DK PBB.
Berbicara saat menggelar pertemuan dengan awak media di kediamannya di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, dia mengatakan, posisi Rusia soal Palestina kurang lebih sama dengan posisi Indonesia.
"Rusia dan Indonesia memiliki posisi yang hampir sama dalam masalah Palestina. Kami sangat mendukung bahwa Indonesia membawa masalah ini menjadi perhatian DK PBB dan komunitas internasional pada umumnya. Karena terkadang perhatian dialihkan ke hal-hal lain, seperti Libya dan Suriah," kata Vorobieva.
"Masalah ini telah bersama kami selama beberapa dekade. Kami sangat menghargai upaya Indonesia dan kami mendukung semua upaya untuk menyelesaikan masalah ini," sambungnya pada Rabu (10/4).
Namun, Vobieva memiliki keraguan bahwa isu mengenai Palestina akan selesai dalam waktu dekat. Tapi, dia kembali menegaskan bahwa Rusia mendukung Indonesia untuk terus membawa isu ini, untuk mengingatkan dunia internasional bahwa masalah Palestina masih belum selesai hingga saat ini.
"Kami akan berkonsultasi satu sama lain dan posisi kami sangat dekat. Mungkin Rusia dan Indonesia dapat melakukan sesuatu bersama mengenai penanganan masalah ini, tapi ini akan membutuhkan waktu," imbuhnya.
Isu mengenai Palestina sendiri memang menjadi salah satu fokus Indonesia di DK PBB. Isu ini juga menjadi salah satu prioritas saat Indonesia menjabat sebagai Presiden DK PBB pada bulan Mei mendatang.
Berbicara saat menggelar pertemuan dengan awak media di kediamannya di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, dia mengatakan, posisi Rusia soal Palestina kurang lebih sama dengan posisi Indonesia.
"Rusia dan Indonesia memiliki posisi yang hampir sama dalam masalah Palestina. Kami sangat mendukung bahwa Indonesia membawa masalah ini menjadi perhatian DK PBB dan komunitas internasional pada umumnya. Karena terkadang perhatian dialihkan ke hal-hal lain, seperti Libya dan Suriah," kata Vorobieva.
"Masalah ini telah bersama kami selama beberapa dekade. Kami sangat menghargai upaya Indonesia dan kami mendukung semua upaya untuk menyelesaikan masalah ini," sambungnya pada Rabu (10/4).
Namun, Vobieva memiliki keraguan bahwa isu mengenai Palestina akan selesai dalam waktu dekat. Tapi, dia kembali menegaskan bahwa Rusia mendukung Indonesia untuk terus membawa isu ini, untuk mengingatkan dunia internasional bahwa masalah Palestina masih belum selesai hingga saat ini.
"Kami akan berkonsultasi satu sama lain dan posisi kami sangat dekat. Mungkin Rusia dan Indonesia dapat melakukan sesuatu bersama mengenai penanganan masalah ini, tapi ini akan membutuhkan waktu," imbuhnya.
Isu mengenai Palestina sendiri memang menjadi salah satu fokus Indonesia di DK PBB. Isu ini juga menjadi salah satu prioritas saat Indonesia menjabat sebagai Presiden DK PBB pada bulan Mei mendatang.
(esn)