India Menjawab Tuduhan Pakistan Siapkan Agresi Baru

Senin, 08 April 2019 - 10:29 WIB
India Menjawab Tuduhan...
India Menjawab Tuduhan Pakistan Siapkan Agresi Baru
A A A
NEW DELHI - Pemerintah India menjawab tuduhan Pakistan bahwa militer New Delhi menyiapkan agresi baru yang akan berlangsung antara 16 dan 20 April mendatang. New Delhi mengatakan tuduhan itu tidak masuk akal dan membangkitkan histeria perang.

Jawaban New Delhi disampaikan juru bicara Kementerian Luar Negeri Raveesh Kumar. "India menolak pernyataan Menteri Luar Negeri Pakistan yang tidak bertanggung jawab dan tidak masuk akal dengan tujuan yang jelas untuk membangkitkan histeria perang di wilayah tersebut," katanya, dikutip The Indian Express, Senin (8/4/2019).

"Gimmick publik ini tampaknya merupakan seruan kepada para teroris yang berbasis di Pakistan untuk melakukan serangan teror di India," lanjut dia.

"India memiliki hak untuk merespons dengan tegas terhadap serangan teroris lintas-perbatasan," imbuh Kumar. (Baca: Pakistan Tuduh India Persiapkan Serangan Baru )

Seperti diberitakan sebelumnya, Pakistan pada hari Minggu menuduh India sedang merencanakan agresi baru antara 16 dan 20 April. Islamabad memperingatkan New Delhi atas risiko terhadap setiap kesalahan yang diperbuat.

Tuduhan Pakistan disampaikan Menteri Luar Negeri Pakistan Shah Mahmood Qureshi dalam konferensi pers. "Pemerintah Pakistan memiliki (informasi) intelijen yang dapat dipercaya bahwa India sedang menyusun rencana baru," katanya.

"Sebuah insiden baru bisa dilakukan...dan tujuannya adalah untuk membenarkan tindakan ofensif mereka (India) terhadap Pakistan dan untuk meningkatkan tekanan diplomatik terhadap Islamabad," kata Qureshi.

“Jika itu terjadi, Anda bisa membayangkan dampak dari kejadian itu pada perdamaian dan stabilitas kawasan. Menurut informasi kami, tindakan tersebut dapat dilakukan antara 16 dan 20 April," lanjut Qureshi, seraya menambahkan bahwa Pakistan sedang bersiap untuk merespons.

Ketegangan kedua negara meningkat tajam setelah India melakukan serangan udara terhadap situs yang dianggap sebagai kamp kelompok militan Jaish-e-Mohammed di Pakistan pada 26 Februari 2019. Serangan itu dilancarkan beberapa hari setelah serangan teroris pada 14 Februari terhadap personel polisi paramiliter India (CRPF) di Pulwama Pada 27 Februari yang menewaskan lebih dari 40 personel.
(mas)
Berita Terkait
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Pejabat Militer India Akui Kehilangan Jet Tempur dalam Perang Pakistan
4 Alasan Jatuhnya Rafale...
4 Alasan Jatuhnya Rafale Hancurkan Citra Militer India
6 Jet Tempur Koleksi...
6 Jet Tempur Koleksi Pakistan, Salah Satunya Sukses Jatuhkan Jet India
Mampu Lumpuhkan Militer...
Mampu Lumpuhkan Militer India, Jet Tempur JF-17 Thunder Laris Manis di Pasaran
Jenderal Pakistan: Kami...
Jenderal Pakistan: Kami Mampu Hancurkan Lebih Banyak Lagi Jet Tempur India
Siapa Jaish-e Mohammed?...
Siapa Jaish-e Mohammed? Kelompok Pejuang Kashmir yang Diserang Jet Tempur India
Berita Terkini
Serangan Israel ke Lebanon...
Serangan Israel ke Lebanon Bisa Gagalkan Perdamaian AS dan Iran, Ini 3 Alasannya
1 jam yang lalu
4 Alasan Iran Mampu...
4 Alasan Iran Mampu Memberikan Pukulan Telak ke Amerika Serikat dan Israel
2 jam yang lalu
Mengapa Kekejaman Israel...
Mengapa Kekejaman Israel di Lebanon Bisa Picu Pembalasan dari Iran?
4 jam yang lalu
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
5 jam yang lalu
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
9 jam yang lalu
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
9 jam yang lalu
Infografis
IRGC Siapkan Jebakan...
IRGC Siapkan Jebakan Maut untuk Armada Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved