Jenderal NATO Berharap Turki Batalkan Pembelian S-400 Rusia

Rabu, 03 April 2019 - 19:22 WIB
Jenderal NATO Berharap...
Jenderal NATO Berharap Turki Batalkan Pembelian S-400 Rusia
A A A
BRUSSELS - Jenderal Curtis Scaparrotti, Komandan Sekutu Tertinggi NATO dan kepala Komando Eropa-Amerika Serikat (AS), mendesak Turki untuk berubah pikiran mengenai kesepakatan pembelian sistem pertahanan udara S-400 dengan Rusia.

"Meskipun mereka sudah mengatakan, bahkan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan, bahwa S-400 adalah kesepakatan yang sudah dilakukan, saya pribadi tidak berpikir itu adalah kesepakatan yang sudah rampung," kata Scaparrotti, seperti dilansir Tass pada Rabu (3/4).

Dia mengatakan bahwa rencana pembelian sistem buatan Rusia oleh Ankara melampaui kerangka hubungan AS-Turki. Menurut Scaparrotti, S-400 itu akan berada di tengah-tengah sistem pertahanan rudal udara yang terintegrasi dengan NATO juga.

Scaparrotti percaya, mengoperasikan sistem buatan Rusia dalam jarak yang sangat dekat dengan jet tempur stealth F-35 buatan AS memberikan peluang besar untuk menganalisis pesawat dan kemampuan mereka.

"Saya tidak menyatakan bahwa Turki tidak bisa dipercaya, tetapi saya mengatakan bahwa Anda mengambil risiko lain dengan sistem Anda dengan apa yang mungkin merupakan teknologi kami yang paling sensitif," tukasnya.

Sebelumnya, AS memutuskan menghentikan semua pengiriman dan kerja sama dengan Turki dalam program jet tempur F-35, setelah Ankara bersikeras melakukan pembelian senjata dari Rusia.

Setelah berbulan-bulan diperingatkan, AS mengatakan keputusan Turki untuk membeli sistem pertahanan udara S-400 Rusia tidak sesuai dengan bagian yang tersisa dari program perang AS yang bersifat simbolik.

"Sampai mereka menghentikan pengiriman S-400, Amerika Serikat telah menangguhkan pengiriman dan kegiatan yang terkait dengan peningkatan kemampuan operasional F-35 Turki. Jika Turki membeli S-400, partisipasi mereka yang berkelanjutan dalam program F-35 berisiko," kata kepala juru bicara Pentagon Charles E. Summers Jr.
(esn)
Berita Terkait
Jerman Berikan Bantuan...
Jerman Berikan Bantuan Perang untuk Ukraina Sebesar 6,5 Trilyun Rupiah
Penampakan Pasukan Tempur...
Penampakan Pasukan Tempur NATO di Latihan Militer Iron Spear 2022
7.500 Pasukan Gabungan...
7.500 Pasukan Gabungan NATO Gelar Latihan Perang di Pangkalan Militer Jerman
PM Denmark: Bos NATO...
PM Denmark: Bos NATO Tak Punya Mandat Atas Nama Greenland untuk Negosiasi dengan Trump!
NATO Meradang Rusia...
NATO Meradang Rusia Tangguhkan Misi Diplomatik
Terungkap, NATO Sudah...
Terungkap, NATO Sudah Lama Merencanakan Perluasan Wilayah Dekat Rusia
Berita Terkini
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
52 menit yang lalu
Militer AS Tutupi Jumlah...
Militer AS Tutupi Jumlah Korban Luka dan Tewas, Malu karena Kalah Perang Iran?
1 jam yang lalu
China Perluas Pengaruh...
China Perluas Pengaruh di Kirgizstan, Warga Khawatir soal Kedaulatan
1 jam yang lalu
Korban Jiwa Militer...
Korban Jiwa Militer AS Berjatuhan, Trump: Iran Akan Bayar Berkali-kali Lipat!
1 jam yang lalu
Keluh dan Kesah Negosiator...
Keluh dan Kesah Negosiator Perang Iran Kerap Diancam Dibom AS dan Israel
1 jam yang lalu
Iran Nyatakan Perang...
Iran Nyatakan Perang Skala Penuh, Rudalnya Gempur Pangkalan AS di Kuwait
2 jam yang lalu
Infografis
Negara NATO Ini Klaim...
Negara NATO Ini Klaim akan Diinvasi Rusia dalam Beberapa Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved