Bantu Danai Garda Revolusi Iran, AS Sanksi 25 Orang dan Entitas

Rabu, 27 Maret 2019 - 01:41 WIB
Bantu Danai Garda Revolusi...
Bantu Danai Garda Revolusi Iran, AS Sanksi 25 Orang dan Entitas
A A A
WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) memberlakukan sanksi baru terhadap jaringan perusahaan dan orang-orang di Iran, Turki dan Uni Emirat Arab (UEA) yang dituduh membantu mengumpulkan miliaran dolar untuk mendanai operasi Garda Revolusi Iran.

Departemen Keuangan AS memasukkan daftar hitam 25 orang dan organisasi, termasuk sejumlah perusahaan terdepan yang berbasis di tiga negara, yang bekerja atas nama Garda Pengawal Revolusi Islam (IRGC) Iran dan kementerian pertahanan Iran untuk mengumpulkan uang bagi kegiatan mereka.

Departemen Keuangan AS mengatakan dalam sebuah pernyataan institusi yang ditargetkan termasuk bank dan lembaga keuangan lainnya seperti Ansar Bank, Atlas Exchange, Iranian Atlas Company.

"Kami mengekspos jaringan penghindaran sanksi luas yang didirikan oleh rezim Iran untuk menghindari sanksi Amerika," utusan khusus AS untuk Iran, Brian Hook, mengatakan kepada wartawan.

"Dengan tindakan ini hari ini kami meningkatkan tekanan kami lebih jauh pada rezim Iran," imbuhnya seperti dilansir dari Reuters, Rabu (27/3/2019).

Hook menggambarkan Ansar sebagai "bankir" Garda Revolusi dan operasinya di luar negeri yang dijalankan oleh Quds Force. Ia mengatakan bank membayar gaji karyawan Pasukan IRGC-Quds dan pejuang asing Iran di Suriah.

"Mereka menciptakan perusahaan depan untuk mengakses sistem keuangan AS sendiri," kata Hook, menambahkan bahwa Teheran merasakan tekanan dari sanksi AS dan menciptakan jaringan untuk mencari cara mengatasi pembatasan.

Ia mengatakan perusahaan-perusahaan front Ansar telah mengumpulkan USD800 juta selama satu setengah tahun terakhir untuk membeli kendaraan militer dan untuk mendanai operasi Pasukan IRGC dan Quds.

Selain itu, Hook mengatakan AS memberikan sanksi kepada kementerian pertahanan Iran untuk dukungannya bagi terorisme dan memberikan dukungan logistik kepada Pengawal Revolusi.

Seorang pejabat AS mengatakan sanksi itu tidak terkait dengan pelabelan kelompok Departemen Luar Negeri AS sebagai apa yang disebut organisasi teroris asing, yang dikenal sebagai FTO. Kementerian pertahanan masuk daftar hitam pada 2007 karena perannya dalam senjata proliferasi pemusnah massal, tambah Hook.

"Kami sekarang memperluas otoritas kami terhadap kementerian pertahanan Iran untuk dukungannya terhadap terorisme," kata Hook kepada wartawan di Departemen Luar Negeri.

Sanksi itu adalah bagian dari kampanye Washington untuk menekan Teheran untuk merundingkan rencana komprehensif guna mengakhiri program nuklir dan misilnya.

Presiden Donald Trump menarik AS dari perjanjian nuklir 2015 antara Teheran dan enam kekuatan dunia tahun lalu. Sejak mengabaikan perjanjian itu, Amerika Serikat telah memberlakukan serangkaian sanksi baru yang bertujuan mencekik pendanaan Iran, terutama dari minyak.

IRGC sejauh ini merupakan organisasi keamanan paling kuat Iran dan memiliki kendali atas taruhan besar ekonomi Iran dan pengaruh besar dalam sistem politiknya.
(ian)
Berita Terkait
Mengapa Amerika Serikat...
Mengapa Amerika Serikat Memblokade Pelabuhan Iran?
Amerika Serikat Blacklist...
Amerika Serikat Blacklist Menteri Dalam Negeri Iran
SMURP Aksi Solidaritas...
SMURP Aksi Solidaritas di Monas, Serukan Boikot Produk Terafiliasi Israel dan AS
Iran Akan Pertimbangkan...
Iran Akan Pertimbangkan Negosiasi Langsung dengan Amerika Serikat
Seberapa Penting Timur...
Seberapa Penting Timur Tengah bagi Amerika Serikat?
Presiden Iran Ebrahim...
Presiden Iran Ebrahim Raisi Tiba di AS, Demonstran Bikin Tiang Gantungan
Berita Terkini
Eks Jenderal AS Sarankan...
Eks Jenderal AS Sarankan Amerika Rebut Pulau Kharg yang Jadi Jantung Ekonomi Minyak Iran
27 menit yang lalu
Mengapa Iran Tak Serang...
Mengapa Iran Tak Serang Arab Saudi dalam Membalas Serangan AS? Ini Jawabannya
1 jam yang lalu
Kebakaran Mengerikan...
Kebakaran Mengerikan Melanda Pub Bangkok, 27 Orang Tewas, 22 Kritis
1 jam yang lalu
Israel Syok Senator...
Israel Syok Senator AS Pro-Zionis Lindsey Graham Mendadak Meninggal
2 jam yang lalu
Persaingan Memanas,...
Persaingan Memanas, China Membangun Replika Kapal Perang AS untuk Latihan Tembak Rudal
3 jam yang lalu
Iran Serang 5 Negara...
Iran Serang 5 Negara Arab karena Jadi Pangkalan Militer AS
3 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved