Islamofobia Meningkat di Inggris Pasca Teror Selandia Baru

Selasa, 26 Maret 2019 - 01:42 WIB
Islamofobia Meningkat...
Islamofobia Meningkat di Inggris Pasca Teror Selandia Baru
A A A
LONDON - Tell Mama, sebuah LSM yang mendokumentasikan insiden Islamofobia di Inggris mengatakan, kejahatan berbasis kebencian terhadap Muslim telah melonjak di seluruh Inggris, setelah serangan teror Selandia Baru.

Dalam sebuah laporan yang dirilis pekan lalu, Tell Mama mengatakan bahwa kejahatan kebencian anti-Muslim meningkat 593 persen di Inggris dalam pekan pertama, setelah penembakan di Christchurch di mana 50 jemaah Muslim tewas oleh seorang teroris sayap kanan.

"Ini menunjukkan bahwa beberapa orang melihat Muslim sebagai permainan adil untuk kebencian dan sekarang jelas bahwa kita memiliki ideologi kebencian yang berkelanjutan dan terus-menerus yang berfokus pada Muslim," kata Iman Atta, direktur Tell Mama.

“Muslim di Selandia Baru terbunuh dan Muslim Inggris merasakan kemarahan orang-orang fanatik. Itu jahat," sambungnya, seperti dilansir Anadolu Agency pada Selasa (26/3).

Menurut kelompok pemantau itu, 95 insiden dilaporkan antara 15 Maret, hari serangan Selandia Baru, dan 21 Maret. Sekitar 85 insiden, 89 persen dari total, secara langsung merujuk pada serangan Selandia Baru dan menampilkan gerakan yang menirukan senjata api ditembakan kepada Muslim.

Muslim di London utara, Southampton dan Oxford telah melaporkan pelecehan verbal yang diarahkan kepada mereka, termasuk gerakan intimidasi yang meliputi gerakan senjata dan suara-suara peluru. Dalam insiden pelecehan verbal lainnya, umat Islam diberi tahu bahwa "Anda harus ditembak" dan bahwa "Muslim harus mati".

Mayoritas serangan dilakukan secara langsung daripada online dan menurut Tell Mama, pelaku yang melakukan serangan ini percaya bahwa mereka tidak akan ditangkap dan karena keberanian serangan tersebut, mereka tidak khawatir tentang konsekuensi dari apa yang telah mereka lakukan.
(esn)
Berita Terkait
Belajar Bahasa Inggris...
Belajar Bahasa Inggris Sambil Mancing di Kampung Inggris Sawangan
Kerajaan Inggris Resmi...
Kerajaan Inggris Resmi Deklarasikan Charles III sebagai Penguasa Inggris
PM Inggris Rishi Sunak...
PM Inggris Rishi Sunak Disebut Tidak Tersentuh
Otoritas Italia Perketat...
Otoritas Italia Perketat Prokes Fans Inggris Jelang Laga Ukraina vs Inggris
Kampung Inggris Kediri...
Kampung Inggris Kediri Sabet Dua Rekor MURI
Prabowo Bertemu PM Inggris...
Prabowo Bertemu PM Inggris Keir Starmer, Bahas Peningkatan Kerja Sama Indonesia-Inggris
Berita Terkini
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
26 menit yang lalu
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
55 menit yang lalu
Waspada! AS Rencanakan...
Waspada! AS Rencanakan Perang yang Lebih Luas dengan Iran
1 jam yang lalu
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
4 jam yang lalu
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
5 jam yang lalu
Khalil al-Hayya Jadi...
Khalil al-Hayya Jadi Pemimpin Hamas, Perjuangan Gaza Makin Konfrontatif atau Pragmatis?
5 jam yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved