Eks Kepala AU India Klaim Jet Rafale Bisa Habisi 12 Unit F-16 Pakistan

Kamis, 14 Maret 2019 - 16:55 WIB
Eks Kepala AU India...
Eks Kepala AU India Klaim Jet Rafale Bisa Habisi 12 Unit F-16 Pakistan
A A A
NEW DELHI - Mantan Kepala Staf Angkatan Udara India (IAF), Marsekal Udara AY Tipnis mengklaim New Delhi bisa menghancurkan 12 jet tempur F-16 Pakistan selama pertempuran udara (dogffigt) bulan lalu jika memiliki armada jet tempur Rafale Prancis.

“Tujuan dari 24 jet Pakistan adalah untuk menyerang Srinagar, pangkalan Awantipora. Jika India memiliki Rafale pada saat itu, IAF akan menghancurkan setidaknya 12 dari mereka. Rafale akan meningkatkan moral IAF," kata Tipnis mengatakan pada pertemuan puncak keamanan New Delhi, hari Rabu, yang dilansir Sputnik, Kamis (14/3/2019).

Tipnis merujuk pada pertempuran udara 27 Februari yang pecah antara India dan Pakistan setelah serangan bom bunuh diri 14 Februari terhadap konvoi polisi paramiliter India yang menewaskan lebih dari 40 personel. Serangan bom itu memicu serangan udara India terhadap target teroris di Kashmir yang dikontrol Pakistan.

Selama pertempuran udara, IAF mengklaim menembak jatuh satu jet tempur F-16 Angkatan Udara Pakistan, tapi juga kehilangan sebuah pesawat tempur MiG-21 Bison.

Pernyataan Tipnis itu muncul di tengah klaim oleh para pemimpin oposisi India tentang korupsi besar-besaran dalam kesepakatan pembelian 36 jet tempur Rafale Prancis untuk IAF. Kesepakatan dengan nilai kontrak USD8,7 miliar itu ditandatangani pada tahun 2016.

Awal pekan ini, pemerintah India mengklaim bahwa bocoran dokumen yang berkaitan dengan kesepakatan Rafale, yang diterbitkan oleh surat kabar The Hindu, tidak hanya melanggar ketentuan perjanjian dengan vendor tetapi juga membahayakan keamanan nasional.

Pemerintah menuduh bahwa dokumen-dokumen yang dilampirkan dalam petisi peninjauan oleh penggugat dan kemudian diakses dan diterbitkan oleh media, termasuk The Hindu, berisi informasi sensitif, termasuk yang terkait dengan kemampuan tempur pesawat.

Sebelumnya, pengadilan mengeluarkan sertifikat eksonerasi kepada pemerintah dalam menanggapi beberapa petisi yang mencari penyelidikan yang diawasi pengadilan atas pembelian jet tempur Rafale. Petisi-petisi itu menuduh bahwa kontrak diberikan kepada Dassault Aviation dengan imbalan perjanjian untuk memberikan kontrak offset kepada pemain industri tertentu yang diduga disokong oleh Perdana Menteri Narendra Modi.

Perkembangan itu terjadi setelah Modi menuduh pihak oposisi menunda induksi jet tempur Rafale ke IAF dengan menciptakan kontroversi yang tidak perlu atas kesepakatan itu. Sementara itu, pemimpin oposisi Rahul Gandhi mengatakan Modi-lah yang telah menunda induksi untuk kepentingan rekan bisnis pribadinya.
(mas)
Berita Terkait
6 Jet Tempur Koleksi...
6 Jet Tempur Koleksi Pakistan, Salah Satunya Sukses Jatuhkan Jet India
Pernah Dipermalukan...
Pernah Dipermalukan Pakistan, Kenapa India Tetap Beli 114 Jet Tempur Rafale?
Jenderal Pakistan: Kami...
Jenderal Pakistan: Kami Mampu Hancurkan Lebih Banyak Lagi Jet Tempur India
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Pejabat Militer India Akui Kehilangan Jet Tempur dalam Perang Pakistan
Siapa Jaish-e Mohammed?...
Siapa Jaish-e Mohammed? Kelompok Pejuang Kashmir yang Diserang Jet Tempur India
Siapa Ayesha Farooq?...
Siapa Ayesha Farooq? Pilot Jet Tempur Perempuan Pertama Pakistan yang Jadi Pahlawan
Berita Terkini
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
3 jam yang lalu
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan...
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan dalam Negosiasi dengan AS, Termasuk Aset Senilai Rp214 Triliun
3 jam yang lalu
Dosen Ini Donorkan Organnya...
Dosen Ini Donorkan Organnya untuk Selamatkan 5 Orang, Staf RS Berbaris Beri Penghormatan Terakhir
3 jam yang lalu
Siapa Andy Burnham?...
Siapa Andy Burnham? Kandidat Kuat PM Inggris yang Suka Bermain Bola
4 jam yang lalu
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
4 jam yang lalu
Gelombang Panas Sengat...
Gelombang Panas Sengat Eropa, 18 Orang Tewas di Prancis
5 jam yang lalu
Infografis
AU Ukraina Tak Sengaja...
AU Ukraina Tak Sengaja Bocorkan Lokasi Jet Tempur F-16
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved