Trump: Akan Sangat Mengecewakan Jika Korut Bangun Kembali Situs Rudal
Kamis, 07 Maret 2019 - 23:18 WIB
Trump: Akan Sangat Mengecewakan Jika Korut Bangun Kembali Situs Rudal
A
A
A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump angkat bicara mengenai kabar bahwa Korea Utara (Korut) membangun kembali sebagian dari situs peluncuran rudal yang sudah dibongkar.
Berbicara kepada awak media di Gedung Putih, Trump menuturkan, ia akan sangat kecewa dengan pemimpin Korut, Kim Jong-un jika benar ia memutuskan untuk membangun kembali situs peluncuran roket jarak jauh Sohae di kota Tongchang-ri.
"Saya akan sangat kecewa jika itu terjadi. Ini adalah laporan yang sangat awal. Kami akan menjadi pihak pertama yang menutupnya, tapi saya akan sangat-sangat kecewa dengan Kim Jong-un," kata Trump, seperti dilansir Sputnik pada Kamis (7/3).
Sebelumnya diwartakan, 38 North, kelompok pemantau Korea Utara yang berbasis di Washington, mengatakan gambar satelit menunjukkan struktur pada landasan peluncuran rudal di situs peluncuran Tongchang-ri atau Sohae telah dibangun kembali antara 16 Februari dan 2 Maret.
Kantor berita Korea Selatan (Korsel), Yonhap, mengatakan bahwa Badan Intelijen Nasional (NIS) Korsel memberi pengarahan kepada anggota parlemen bahwa pekerjaan oleh rezim Kim Jong-un itu sedang berlangsung dan melibatkan penggantian atap dan pintu di fasilitas tersebut.
Pusat Studi Strategis dan Internasional (CSIS) juga menyimpulkan bahwa Korea Utara mengejar pembangunan kembali situs itu dengan cepat. "Aktivitas terbukti di stan uji engine vertikal dan struktur transfer roket yang dipasang di rel peluncuran," bunyi laporan CSIS.
Berbicara kepada awak media di Gedung Putih, Trump menuturkan, ia akan sangat kecewa dengan pemimpin Korut, Kim Jong-un jika benar ia memutuskan untuk membangun kembali situs peluncuran roket jarak jauh Sohae di kota Tongchang-ri.
"Saya akan sangat kecewa jika itu terjadi. Ini adalah laporan yang sangat awal. Kami akan menjadi pihak pertama yang menutupnya, tapi saya akan sangat-sangat kecewa dengan Kim Jong-un," kata Trump, seperti dilansir Sputnik pada Kamis (7/3).
Sebelumnya diwartakan, 38 North, kelompok pemantau Korea Utara yang berbasis di Washington, mengatakan gambar satelit menunjukkan struktur pada landasan peluncuran rudal di situs peluncuran Tongchang-ri atau Sohae telah dibangun kembali antara 16 Februari dan 2 Maret.
Kantor berita Korea Selatan (Korsel), Yonhap, mengatakan bahwa Badan Intelijen Nasional (NIS) Korsel memberi pengarahan kepada anggota parlemen bahwa pekerjaan oleh rezim Kim Jong-un itu sedang berlangsung dan melibatkan penggantian atap dan pintu di fasilitas tersebut.
Pusat Studi Strategis dan Internasional (CSIS) juga menyimpulkan bahwa Korea Utara mengejar pembangunan kembali situs itu dengan cepat. "Aktivitas terbukti di stan uji engine vertikal dan struktur transfer roket yang dipasang di rel peluncuran," bunyi laporan CSIS.
(esn)